
Sampai di rumah, Adam mendapat dikejutkan dengan berita yang mengejutkan. Perkebunan dan empang milik Adam dijahili oleh orang jahil. Semua ikannya mati dan sudah mengambang, serta mengeluarkan bau yang sangat pekat. Kemudian perkebunan mereka dan tanamannya semua mati, dari kasus ini memang ada unsur kesengajaan ada yang merusak tanaman milik Adam. Karena rusaknya sangat rapi, seperti sengaja ditebas.
"Innalillahi, Ya Allah, ada saja cobaannya." Adam merasa hampa.
"Sabar Mas, masih ada tabungan kan? Kita mulai semuannya dari awal ya, Istighfar," Airy mencoba meredakan kegelisahan dihati Adam.
"Tidak semudah itu Airy, tabungan itu untuk masa depan anak kita nanti. Coba nanti Mas pikirkan lagi ya, kamu istirahat dulu dirumah. Jangan fikirkan hal lain lagi ya, Mas mau lihat kondisi empang dulu. Assalamu'alaikum!" Adam berpamitan seraya mengecup kening Airy.
Kali ini bukan ujian perasaan cintanya. Tetapi, mereka diuji di ekonominya. Apakah Airy dan Adam akan tetap bertahan?
Sementara Adam pergi ke empang dan perkebunan, Airy sedang membuat tugas kuliah yang ia tinggalkan. Saat ia sedang sibuk dengan laptopnya, seseorang datang kerumah dan mengucapkan salam. Bagi Airy, suaranya tidak terasa asing, siapakah dia?
"Assalamu'alaikum," salam lelaki itu. Benar! tamunya adalah seorang lelaki.
__ADS_1
"Wa'alaikumsalam, sekedap (tunggu sebentar)." jawab Airy bergegas membukakan pintunya.
Lelaki itu membelakangi Airy, ketika Airy menyapanya, lelaki itu membalikkan badan dan tersenyum dengannya. Airy terkejut, orang yang 9 tahun lalu ia temui di Singapura kini berdiri di depannya.
"Siapa?" tanya Airy.
"Oh, Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh, ini benar istrinya Adam kan?" tanya lelaki itu kembali.
"Kak Ale?" Airy mengenalinya.
"Ale? Kamu mengenaliku? Aku Hafiz, kakaknya Adam," ucap Hafiz.
"Sembilan tahun lalu, di Singapura, ada seorang anak kecil perempuan berhijab hitam yang menaruh cumi-cumi hidup di tas pinggang kepada seorang pemuda. Lalu anak kecil itu di paksa oleh Papa nya untuk meminta maaf, tapi malah kabur dan menyumpahimu agar menjadi perjaka tua. Kak Ale ingat?" jelas Airy dengan memalingkan wajahnya.
__ADS_1
Hafiz mulai mengingatnya. Tentu saja hal itu dibenarkan oleh Hafiz, pertemuan pertama mereka di Singapura, saat itu Airy menghadiri pernikahan Syakir dan Balqis. Tetapi pertemuan itu hanya singkat karena Airy langsung kabur, namun Airy sempat melihat wajah dan nama Hafiz, dengan sebutan Ale.
"Oh, jadi kamu anak kecil itu? Masya Allah, kamu sudah dewasa ya haha," Ucap Hafiz tertawa.
"Ada apa Kak Ale datang kemari? Jika ada pesan untuk Mas Adam, biar nanti aku sampaikan saja." tanya Airy masih memalingkan wajahnya.
"Istri Adam ini lucu banget sih, nilai plus buat jaga pandangannya. Tapi saat kecil dia tidak seperti itu, bahkan pernah menyumpahiku menjadi perjaka tua. Dan itu menjadi kenyataan, Masya Allah." kata Hafiz dalam hati.
"Em, ya sudah kalau memang Adam tidak ada dirumah. Nanti aku kembali lagi disini, Adik Ipar! Assalamu'alaikum." Hafiz pun pamit.
"Wa'alaikumsalam warohmatullahi wabarokatuh, Hati-hati Kak." jawab Airy.
Airy segera masuk ke rumah, mengunci pintu dan lari ke dalam kamar. Ia sangat malu saat memanggilnya dengan nama Ale, Airy pun menutupi wajahnya menggunakan bantal. Ia segera menelfon Adam untuk memberitahukan bahwa Kakak nya sudah pulang dan ingin bertemu dengannya.
__ADS_1
Apakah Hafiz akan menyukai Airy? Apakah akan ada sesuatu dihubungan Airy dan Adam?
Cobaan pernikahan telah dimulai, tiada rumah tangga yang jalannya hanya lurus adem ayem saja. Pasti suatu saat, akan ada krikil yang membuat perjalanan rumah tangga seseorang akan sedikit mengguncang.