
Sudah terakhir ujian saja, tinggal tiga hari lagi pernikahan Airy dengan Adam. Karena sibuk dengan sekolahnya, Airy dan Raihan belum sempat bertemu menanyakan hal yang dimaksut oleh Rindi.
Di empang, Adam duduk sambil melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur'an. Datanglah Airy yang saat itu memberikan sebuah buku dan pena untuknya.
"Assallamu'alaikum!" salam Airy sambil memberikan buku dan pena itu.
"Wa'alaikum sallam warrohmatullahi wabbarokatuh, ada apa? Buat apa ini?" tanya Adam.
"Tulis, ada rahasia apa lagi yang nggak aku ketahui, ah bukan nggak tau, tapi yang belum aku ketahui. Aku acungi jempol Ustad adalah lelaki yang anteng, pendiam dan tegas. Tapi dulu? Aku mana tau? Tiga hari lagi pernikahan kita, jika memang belum ada cinta diantara kita, setidaknya harus ada kejujuran di antara kita!" Tegas Airy.
"Aku tidak mau membangun tumah tangga berlandaskan kebohongan, walaupun itu masa lalu, aku juga harus tau. Aku tunggu jawaban kertas itu setelah sholat isyak, Assallamu'alaikum Ustadku yang penuh misteri." Airy berjalan sambil bersenandung meninggalkan Adam.
"Aku sudah tidak ada rahasia lagi Airy, masa laluku hanya dulu memiliki hubungan dengan Sari, kenakalanku, dan rahasia Sari yang belum aku ketahui, dan itu hanya diketahui Raihan dan Rindi." gumam Adam.
__ADS_1
Adam memejamkan matanya, rahasia yang diketahui Raihan dan Rindi pun dirinya juga tidak tahu, dan ingin tahu. Tetapi, enatah kenapa Raihan merahasiakan hal itu.
Karena tidak ingin salah dalam menjelaskan, dibuku yang Airy berikan, ia menuliskan untuk bertemu dengan Airy di depan Ustadzah Ifa. Karena bagaimanapun juga, Ustadzah Ifa lah wali Airy di pesantren, dan ia juga harus menjadi saksi, jika Adam berkata jujur, dan tidak ada lagi kebohongan.
Di sisi lain, Raihan tidak sengaja bertemu dengan Sari. Sari masih menaruh dendam kepada Raihan, tentang kejadian 3 tahun lalu, saat Raihan kelas 3 Mts.
"Assallamu'alaikum Raihan, kakaknya Airy, hemm ternyata!" sapa Sari.
"Wa'alaikum sallam warrohmatullahi wabbarokatuh, ku fikir dengan Mbak Sari nyantri di pondok pesantren yang besar, Mbak Sari akan berubah, ternyata masih sama, bak serigala berbulu domba!" kata Raihan.
"Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang serupa, maka barang siapa memaafkan dan berbuat baik maka pahalanya atas (tanggungan) Allah. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang zalim. (Q.S Asy-Syura ayat 40)"
"Jangan sok pintar kamu Raihan, aku tidak main-main dengan semua ini, adikmu aka.........." Sebelum Sari bisa meneruskan ancamannya, Raihan sudah mencekik leher Sari dengan sangat kuat.
__ADS_1
Orang pendiam, jika sekali di senggol dengan orang yang disayangnya, ia bisa berubah menjadi iblis dengan upaya bisa melindungi orang terdayangnya itu.
"Raihan, lepaskan aku, sakit!" rintih Sari.
"Selama ini aku diam, karena aku tidak ingin menaruh dendam akan Bela padamu, tapi jika kau sentuh adikku, jangan kan orang tuamu yang memiliki banyak harta, memasukkanmu dalam penjara saja aku mampu!" Raihan melepaskan tangannya.
"Sakit kamu Han! Assallamu'alaikum!" Sari langsung berlari menjauh.
"Astaghfirullah hal'adzim Ya Allah, maafkan lah hambamu ini, hamba lepas kendali saat Mbak Sari menyebut nama Airy. Ini sudah bahaya buat Airy, aku harus minta bantuan kepada Tante Clara," Raihan terus saja mengelus-elus dadanya.
Bukti kejahatan Sari sudah Raihan kumpulkan, bahkan ketika Raihan mengatakan kejujuran itu kepada Ustad Zainal, Ustad Zainal mendukungnya. Tinggal menunggu bukti yang Rindi punya.
"Kenapa tidak setelah kematian Bela kau ungkapkan Raihan? Di pesantren ini juga menegakkan keadilan, jika kamu tidak tegas, bagaimana bisa pesantren akan membantu masalahmu, dan Bela.... Astaghfirullah hal'adzim" Ustad Zainal merasa terpukul.
__ADS_1
Bela adalah adik sepupu dari Ustad Zainal dan Adam, yang meninggal karena kelelahan, di diagnosa oleh Dokter, dan lebih janggalnya, saat santriwati memandikam jenazahnya, terdapat memar di badan Bela, dan itu sangat banyak luka memarnya. Tetapi pada saat itu, semua dibungkam oleh Sari. Keluarga Sari ini pintar sekali mencari muka di deoan Kyai Besar dan Ustad Zainal, sehingga mereka bisa gampang di tipu dari pada Raihan.