Perfect Paradise

Perfect Paradise
Bab. 50


__ADS_3

Setelah tadarus dan sholat subuh selesai, Airy segera bersiap diri mandi, dan berganti pakaian, ada drama juga di saat itu.


"Airy, pakai lah kebaya ini, udah Ami siapin loh, ini Tante Ceasy yang buatin khusus buat kamu, dia nggak bisa pulang soalnya." Pinta Aisyah.


"No!" jawab Airy.


"Kalau gitu make up ya?" tanya Leah.


"No!" jawab Airy.


"Airy!" kata Aisyah.


"Ami, Uti, hufft. Pesantren masih di selimuti duka, aku cuma mau pakai syar'i putih, dan hanya bedak bayi saja ya. Soal cantik atau enggaknya, jangan di tanya Ok. Aku sudah cantik sejak dalam kandungan, no komen, terima kasih!" Airy kekeh dengan pendiriannya, ia tidak sempat memikirkan riasan jika sedang dalam berduka seperti itu. Apa boleh buat, semua menurut saja dengan apa yang di katakan Airy.


Seluruh keluarga sedang berkumpul di masjid pesantren, tempat melaksanakan ijab qobul antara Adam dan Airy. Disana juga Adam sudah bersiap-siap, bahkan sudah duduk di depan meja yang sudah di siapkan untuk melaksanakan ijab qobul itu.


Terlihat Raihan dan Raditya juga ada di samping Adam, dibelakangnya ada Ruchan, Rifky, Keny, Akbar dan juga Syakir yang siap menyaksikan, tuan putri nakal mereka menikah.

__ADS_1


Untuk mempersingkat waktu, Airy segera masuk ke masjid, dan duduk di sebelah kiri bagian masjid yang sudah di beri pembatas (kelambu putih) di tengah-tengah masjid.


Jantung Airy berdetak sangat cepat, ia belum pernah merasakan hal itu sebelumnya, tanganya terus saja mengepal dan gemetar. Ia takut, jika Sari melakukan hal bodoh yang akan membuat masalah di hari pernikahannya.


"Kak, are you ok?" tanya Aminah.


"Ora ok, wes menengeo, aku merasa ada yang ganjal di hati, Minah," jawab Airy.


"Bismillah hirrohmanirrohim, semoga Allah melancarkan acara ijab qobul kalian Airy," bisik Balqis, serta ada Fatim juga disampingnya.


"Hey tante-tanteku yang gaul, aku takut. Takut nanti pas jadi suami istri, kita sekamar dong, geli tau." Bisik Airy.


"Siapa ya? Lupa aku, eh kalau ndak salah Adam Maulana Malik deh, umur 25 hahaha, ingat aku, pinter aku ini," ucap Airy tertawa-tawa sendiri, walaupun tertawa dengan lirih.


Balqis dan Fatim tertawa mendengar ucapan nglantur Airy. Bagaimana tidak tertawa, gugupnya Airy itu adalah suatu yang langka di keluarganya. Tidak hanya Aminah dan Mayshita saja putri pesantren yang lain, masih ada Mawar adiknya Falih, dan juga anak dari Syakir dan Balqis, yang kini berada di Singapura bersama sang Kakek dan Nenek, yakni bernama Sarah.


Ijab qobul dimulai, sebelum itu, beberapa sambitan juga di mulai. Semua orang menyanjung Adam dan Airy, karena pernikahan mereka sangat sederhana, tetapi sangat terkesan karena kesederhanaannya.

__ADS_1


Di belakang, sudah ada Sari yang sudah siap memberikan kejutan untuk Adam dan Airy. Apakah kejutan itu?.


Penghulu.


"Bismillahirrohmanirrohim, Ankahtuka Wazawwajtuka makhtubataka Airy Calista Putri Handika binti Rifky Pratama, Alal mahri seperangkat alat sholat dan uang tunai 1juta rupiah Hallan"


Adam.


"Qobiltu nikaha Airy Calista Putri Handika binti Rifky Pratama Wa Tazwijaha Alal Mahri Madzkur Wa Radhiitu Bihi, Wallahu Waliya Taufiq"


"Bagaiman para saksi?" Tanya Penghulu.


SAH !!!


"Alhamdulillahirobbil 'alamin Allahumma Inni As'aluka Min Khairia Wa Khairi Ma Jabaltaha ‘Alaihi. Wa A'udzubika Min Syarriha Wa Syarii Ma Jabaltaha ‘Alaihi"


Dalam hati Airy "keren kali namaku ini hahaha."😂

__ADS_1


Terima kasih para hadirin semua, akhirnya putri kita yang paling nakal sejak kecil ini, menikah juga😭😭. Sudah dewasa dia, kecil-kecil sudah berani menikah, semoga segera berubah sifatnya ya, amin. Kasihan dong Adamnya.


__ADS_2