Perfect Paradise

Perfect Paradise
Bab. 54


__ADS_3

"Sudah?" tanya Sari menelfon seseorang.


Sari mendekati Airy.


"Pernikahanmu sungguh indah ya,calonĀ  mertua maninggal, kamu tidak ada sedikitpun memasang wajah sedih, malah bahagia karena baru menikah, hemm!" bisik Sari.


"Mbak Sari! Bisa nggak omongan Mbak ini di jaga!" Tegur Rindi.


"Udah lah, ngapain juga debat sama orang yang otaknya kosong kek dia, katanya tebel agama, jaga lisan an jaga perasaan saja nggak mampu!" Ucap Airy.


Melihat perseteruan Sari dan Airy, Ustadzah Ifa menghampirinya, dan melerai perseturuan mereka. Kesempatan itu di gunakan Sari untuk mempermalukan Airy. Mulutnya sudah gatal ingin mempermalukannya di depan semua orang, tanpa berfikir bahwa keluarga Airy juga masih ada disana.


"Assallamu'alaikum, kalian lagi apa?" tanya Ustadzah Ifa.


"Wa'alaikum sallam Ustdazah, kita lagi ngobrolin sesuatu kok, dan beberapa berbagi ilmu." jawab Sari.

__ADS_1


"Assallamu'alaikum waromatullahi wabbarokatuh semua, kali ini pengantin baru kita, Airy Calista ingin berbagi ilmu agama dengan kita semua, benarkan Airy?" Tanya Sari.


Leah, Aisyah, Fatim dan Balqis memperhatikan pengumuman Sari juga, mereka tidak heran dengan orang seperti Sari itu. Dimasa lalu ada Linda dan Umi Desi yang membuat sulit hidup Leah, di kehidupan Aisyah juga ada beberapa orang jahat dari keluarga Rifky dan senior kampus dan Dokter seniornya. Lalu di kehidupan Fatim dan Akbar juga ada Dokter Dara yang mengganggunya, begitupun di antara Syakir dan Balqis, ada Febri di tengah-tengah mereka.


"Kali ini siapa yang mencari masalah lebih dulu?" tanya Aisyah.


"Halah, palimg juga maslaah orang ketiga yang ditolak cinta, biasa itu." Jawab Leah.


"Tapi kan Airy kita tahan banting, biarkan saja, biar Airy yang menyelesaikan masalahnya sendiri, kita lihat saja, kalau memang masalahnya rumit, baru kita bertindak." sahut Fatim.


Sari akan memberikan pertanyaan yang sulit untuk Airy, karena setahu Sari, Airy ini masih bocah yang belum faham betul tentang agama. Sebelum itu, Sari memberi pertanyaan kepada Airy yang mudah terlebih dahulu.


"Monggo!" Jawab Airy.


"Pertanyaan pertama, bolehkah seseorang sholat dirumahnya dengan memakai baju tidur seperti piyama, sarung, celana panjang dan sebagainya? Maksudku, untuk sholat Qiyaumul Lail?" Tanya Sari.

__ADS_1


"Bismillahirohmanirrohim, aku jawab ya Ustadzah Sari. Jawabannya adalah, segala pakaian yang suci dan menutup aurat diperbolehkan untuk dipakai ketika sholat, meskipun itu pakaian tidur. Karena sholat tidak disyaratkan memkai pakaian khusus, yang diharuskan hanyalah pakaian yang suci, halal dan menutup aurat. Dan saya harap, kalian semua tau jenis-jenis najis dan syarat syahnya sholat." Jelas Airy.


Ustadzah Ifa membenarkan pernyataan Airy tersebut, begitu juga dengan pendapat Aisyah, jawabannya mungkin kurang jelas bagi Sari, tapi memang cara Airy lah yang mengambil cara sederhana untuk menjawabnya.


"Pertanyaan selanjutnya, bisa ditanyakan oleh saudari Zahra, dia muridku paling cerdas. Ayo Zahra, bertanyalah!" Kata Sari.


"Dalem Ustadzah, Assallamua'alaikum waromatullahi wabbarokatuh," salam Zahra.


"Wa'alaikum sallam waromatullahi wabbarokatuh."


"Apa perbedaaan Fiqih dan Ushul Fiqih Mbak Airy?" Tanya Zahra.


"Begini pun kamu tidak mengetahuiannya Zahra? Kita masuk pesantren di tahun yang sama loh, kamu sengaja hah?" Rindi mulai kesal.


Ini hanya cara untuk memperlambat pertemuan Airy dengan Adam, karena memang Sari telah merencanakan sesuatu kepada Airy.

__ADS_1


"Rindi! Jangan gitu ah, kan banyak juga santri disini yang masih baru dan awam sepertiku, biarkan aku jawab sesuai dengan sepengetahuanku" Jawab Airy.


Fiqih adalah furu' atau cabang dari ushul fiqih. Fiqih membahas hukumperilaku mukallaf sedangkan ushul fiqih membahas tata cara menetapkan hukum perilaku mukallaf.


__ADS_2