Perfect Paradise

Perfect Paradise
Bab. 159


__ADS_3

Sampai di rumah Mita,


"Hansel, aku mau pulang." Ucap Pearl senang ketika Raihan menjemput nya.


"Oke, kita pulang. Pamit dulu dengan paman dan bibi," pinta Raihan.


Mereka pamit pulang, sebelum pulang, Raihan membawa Pearl untuk berbelanja terlebih dahulu. Karena kebutuhan rumah sudah mulai menipis.


"Hansel, dimana Ayah dan Ibu?" tanya Pearl.


"Ah mereka sedang pergi jauh, apakah kau merindukan mereka?" Jawab Raihan.


"Oh, apakah mereka melakukan perjalanan bisnis? Mengapa mereka meninggalkanku Hansel?" Imbuh Pearl.


"Mungkin mereka. sangat sibuk, sudah ya. Kau bersamaku sekarang, jadi jangan bersedih lagi, oke?" Raihan mencoba merahasiakan terlebih dahulu dengan keadaan itu.


Di Jogja, setelah menerima telfon dari Raihan, Clara langsung bergerak mencari tahun tentang keluarga angkat keponakan nya itu. Ian terlihat sangat lelah, karena baru kembali dari Swiss, dimana ia dulu bekerja sebagai pengacara.


"Ada apa sayang? Terlihat lelah begitu, aku buat kamu teh hangat dulu ya," Kata Keny.


"Kenapa sih, masalah keluarga Aisyah itu nggak kelar-kelar. Satu beres, numbuh baru lagi," keluh Clara.

__ADS_1


"Hus, jangan ngomong gitu ah. Yang namanya ujian itu, setiap orang pasti akan menemuinya. Ada apa sih? Bawa-bawa Almarhumah Aisyah pula!" Tutur Keny.


"Ayah angkat Raihan meninggal, Ibunya kabur. Terus sekarang dia ditinggali adik SL berusia 5 tahun. Dan, Raihan ini bingung harus bagaimana. Takutnya malah dia nggak fokus, sayang." Jelas Clara.


Bukan Clara mengeluh tentang tak mau di mintai tolong. Tapi, keluarga ini sering di landa masalah, yang sangat berat. Clara merasa iba, bagaimana pun juga, Aisyah adalah adiknya. Aisyah juga yang membujuk Sandy, untuk memasukkannya ke keluarga Handika. Aisyah juga yang telah memberikan harapan hidup Clara kembali, ketika ia sakit parah dulu.


"Aku hanya sedih, Aisyah meninggal begitu saja. Dia juga merawat anak kita selama 3 tahun, di saat kita ada masalah dulu. Lalu, apakah aku harus diam saja melihat tengah kesulitan di sana? Tapi aku baru pulang dari Swiss, sayang. Jerman itu sangat jauh." Papar Clara.


Namun, Clara melakukanya tak sendirian, ia mengajak Rifky dan Syakir pergi ke Jerman. Untuk mengurus semua nya. Ketika mengetahui hal itu, Rifky cukup kaget, cobaan Raihan belajar di negri orang begitu berat.


"Bagaimana mau mengadopsi Pearl, ternyata dia masih memiliki seorang ibu yang sedang koma," Ujar Clara.


"Apa?" Kata Rifky dan Syakir bersamaan.


"Kok makin ribet ya," sahut Syakir.


"Berasa muda lagi ini, ngurus beginian. Haha Allahu ya Karim," imbuhnya.


"Ini, mau nggak mau. Raihan harus tetap di sana. Sampai Ibu kandung Pearl sadar, gitu kan?" Kata Rifky menggosok-gosok keningnya.


"Bener! Kasihan anakmu Bray! Hahaha," tawa Clara.

__ADS_1


Malah Raihan belum selesai, beralih ke Adam dan Airy yang makin hari makin lengket saja. Sebagai ibu hamil, Airy tidak mau di manja, tetapi suaminya lah yang selalu nge manjanya.


"Lucu ya, gerakkan ya cepet gini. Makin nggak sabar nunggu dia keluar, terus memanggilku Abi." Ucap Adam mengusap-usap perut Airy.


"Sabar, 2 bulan lebih dikit lagi, udah nggak sabar aku. Pengen ngajak dia nangkring di pohon, leha-leha manja sambil makan rambutan hahaha," celetuk Airy.


"Ih, kalau manjat-manjat, nanti Mas nggak bisa ikutan dong. Kamu kan tau sendiri, Mas nggak bisa manjat," lirih Adam.


"Belajar dong, biar nanti kita bisa buat rumah pohon, tapi jangan sampai Sari tau. Kalau dia tahu, ambyar semuanya!" Seru Airy.


Tak lupa, setiap usai sholat, Adam selalu melakukan Surah Yusuf dan Surah Maryam.


"Emm bisa jelaskan Pak Ustad, kenapa harus Surah Yusuf dan Surah Maryam? Biar dedek kita makin jelas," tanya Airy.


"Dalam banyak riwayat disebutkan bahwa kerupawanan Nabi Yusuf membuatnya dikagumi dan masyhur di masanya. Karenanya, membaca Surah Yusuf saat hamil dipercaya membuat bayi yang dikandung bisa serupawan dan memiliki akhlak mulia layaknya Nabi Yusuf AS." Jelas Adam.


"Amin Allahumma Amin. Lalu, Surah Maryam? " Lanjutnya.


"Surah ini salah satunya diyakini merupakan doa bagi ibu hamil agar dimudahkan dalam proses persalinan. Selain itu, di dalam Surah Maryam juga terdapat doa agar anak kelak bisa berbakti kepada orang tuanya, sayangku!" Jelas Adam lagi.


Hari demi hari berlalu, kehamilan Airy semakin dekat dengan persalinannya. Masalah yang Raihan alami juga pun belum selesai, masih menunggu Ibu kandung dari Pearl sadar dari koma nya. Namun, meskipun begitu, tidak pernah mengganggu belajarnya saat di Jerman sana. Raihan malah semakin rajin, karena Rifky menyewa pengasuh untuk Pearl ketika Raihan ke kampus. Hubungan Raihan dan Mita juga kian dekat, Raihan hanya menganggap hubungan mereka tak lebih dari kata persahabatan, sebaliknya dengan Mita yang menganggap kedekatan mereka adalah hal baik yang akan menjadi masa depannya.

__ADS_1


Jodoh Raihan akan muncul ketika Raihan mulai bekerja nanti, jadi jangan sedih dulu saat Mita dekat dengan Raihan.


__ADS_2