Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan

Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan
Bab 100


__ADS_3

" Jadi orang jangan kepedean sekali, siapa juga yang liatin kamu, mata saya lebih baik saya tutup dari pada harus menatap wanita yang suka membuat onar seperti kamu" ucap Aldi melanjut kan ucapan nya yang menggantung tadi di dekat telinga Widya.


Setelah itu Aldi pergi meninggal kan Widya tanpa merasa bersalah dan tersenyum sedikit di bibir nya.


Sedang kan Widya yang mendengar ucapan Aldi merasa sangat marah, Dia langsung menatap punggung Aldi yang pergi meninggal kan nya.


" Kamuuuu..." saat Widya ingin memaki Aldi yang sudah meninggal kan nya, Firman datang menghampri Widya.


" Wid kamu kenapa? kakak perhati kan kamu sedang marah, kamu marah sama siapa? tanya Firman melihat sekeliling Widya, tapi Firman tidak melihat siapa pun disana.


" Aku tidak sedang marah kok kak, kakak bicara apaan sih" sahut Widya sedikit gugup.


Firman hanya melihat tingkah Widya sedikit aneh, Dia pun lalu mengajak Widya untuk pulang karena hari sudah malam.


" yasudah ayo kakak antar kamu pulang, sudah malam soal nya, takut nya buk Fatimah mengantuk menunggu kita pulang karena sudah larut malam" Ajak Firman yang langsung di ajawab dengan anggu kan kepala nya.


Mereka pun langsung menemui keluarga ATmaja untuk pamit pulang, Aldi menatap Widya karena sudah mau pulang, rasa nya ingin sekali Ia mengantar WIdya pulang, namun Ia urung kan karena tidak mau membuat yang lain nya curiga.


Setelah Firman dan Widya pulang, acara pun tak lama berahkir, karena sudah malam, keluarga Atmaja bermalam di hotel tempat acara di adakan, Pandu tidak tega melihat istri dan keluarga nya yang terlihat lelah, Ia pun langsung menyaran kan agar menginap di hotel saja.


Pandu menyuruh Kia istri nya untuk masuk diluan ke kamar mereka di lantai paling atas, Pandu meminta kakak nya untuk mengantar kan istri nya ke kamar nya, sekalian kakak nya juga mau istirahat sambil mengendong Qiara yang sudah tertidur, sementara Pandu dan masih ada yang di urus.


Papa Ridwan dan mama Dewi sudah dari dati istirahat di kamar hotel karena sudah kelelahan, makslum sudah tua, jadi gampang sekali lelah.


Saat Anita dan Kia berjalan ingin masuk ke dalam lift menuju lantai atas, tiba tiba ada seorang lelaki yang membekap mulut Kia dengan sapu tangan yang sudah di campur oleh obat bius, Kia yang awal nya berontak langsung pingsan, sedang kan Anita yang melihat nya berusaha untuk menolong Kia tapi sudah di pukul dari belakang, Ahkir nya Anita pingsan di depan lift, sedang kan Qiara yang terbangun karena mendengar keributan menangis dengan kencang, karena takut orang melihat, ahkir nya orang yang mau menculik Kia kembali memukul pindak Qiara hingga pingsan.

__ADS_1


Kia yang sudah tidak sadar kan diri di  bawak keluar ke luar dari dalam hotel, Pandu, Aldi dan Bima yang sudah selesai menyelesai kan urusan mereka langsung pergi ke arah lift untuk segera istirahat berhubung hari sudah semakin larut, tapi langkah mereka terhenti begitu melihat Anita dan Qiara pingsan di depan lift.


Mereka langsung berlari menghampri Anita, Bima langsung memeluk Anita yang sudah tak sadar kan diri, sedang kan Pandu dan Aldi menggendong Qiara dan langsung membawa mereka msuk ke dalam lift menuju kamar mereka. setelah sudah di dalam kamar, dengan telaten Pandu dan Buma memberi kan minyak angin di hidung Anita, mama dan papa juga sudah berda di dalam kamar Anita.


Anita mengerjab ngerjab kan mata nya sudah sadar, Bima yang melihat istri nya sudah sadar langsung memeluk nya merasa khawatir.


" Sayang kamu sudah sadar, apa yang terjadi? kenapa kamu dan Ara bisa pingsan di depan Lift dan dimana Kia?" tanya Bima begitu melihat istri nya sudah membuka mata dengan sempurna.


Anita yang mndengar nama Kia langsung tersadar dan menetes kan air mata nya, tak lama Aldi masuk dengan napas tersengal sengal karena habis berlari.


" Nduuu, Kia" ucap Aldi terpotong ketika melihat Anita sudah sadar.


" Aku sudah mengecek CCTV, ternyata Kia di culik, dan kak Anita dan Qiara di pukul dengan penculik karena berusaha menolong Kia" sambung Aldi lagi.


Pandu yang mendengar istri nya di culik langsung mengepal kan tangan nya kuat, ia merasa dada nya sesak, ia memikir kan istri nya dan juga bayi yang ada di dalam perut istri nya yang baru memasuki tiga bulan.


Mama Dewi yang mendengar menantu nya di culik sudah menagis, Anita merasa bersalah kerna tidak bisa melindungi adik ipar nya, sedang kan papa Ridwan langsung menghubungi polisi untuk segera mencari dimana keadaan menantu nya.


" Pandu maaf kan kakak kerna tida bisa melindungi Kia" ucap Anita sabil menangis menutup wajah nya.


Pandu yang mendengar perkataan kakak nya langsung memeluk Anita dan mengusap kepala kakak nya dengan lembut.


" Sudah lha kak, ini semua bukan salah kakak, kakak jangan merasa bersalah seperti ini" sahut pandu.


" Iya sayang, Kia pasti di lindungi sama Allah, kita cari Kia bersama sama" ucap Bima membujuk istri nya agar tidak terus merasa bersalah.

__ADS_1


Sementara Di dalam mobil, Kia belum sadar kan diri, Dia di bawak oleh penculik ke daerah yang sangat jauh dari kota, mobil yang di kendarai penculik masuk ke dalam hutan yang sudah jauh dari ibu kota.


Di dalam perjalanan ponsel salah satu penculik berdering, di lihat nya siapa yang menelpon, dengan senyuman mengembang di bibir nya, penculik tersebut langsung mengangkat sambungan tersebut.


" hallo Bos, target sudah bersama kami, dan kita sudah berada di jalan untuk membawa target ke tempat yang sudah Bos kata kan" ucap Penculik tersebut pada orang di sebrang telpon.


" Bagus, segera singkir kan wanita itu setelah sampai di tempat yang sudah aku sebut kan, bunuh anak dalam kandungan nya terlebih dahulu, dan jangan lupa kirim vidio kepada sumi nya setelah kalian melakukan nya" sahut seseorang dari sebrang telpon.


" Baik lha bos, segera kami laksana kan" ucap penculik dengan senyuman di wajah nya, sedang kan yng di sebrang telpon langsung memati kan sambungan telpon nya dan tersenyum licik.


" Kita lihat saja keluarga Atmaja, sampai kapan pun aku akan membuat kalian tida bisa tersenyum lagi, setelah mendapat kan kiriman Vidio nantik" ucap nya dengan penuh dendam.


Bersambung........


Dear readers 🙏🙏🙏


Maaf baru bisa Up sekarang, karena ada kesibukan di dunia nyata Author.


selanjut nya Author tetap nulis lagi dan tetap terus dukung Author ya plisss 🙏🙏


Dengan Like, vote yang banyak dan beri Author tips ya Pliss 😊😊😊


jangan lupa kasih rate dan komen yang positif biar author makin semangat buat nulis nya 💪💪


Terima kasih banyak

__ADS_1


❤❤❤ all untuk pembaca Dokter Cantik jodohnya Presdir Tampan.


__ADS_2