Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan

Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan
Bab 149


__ADS_3

Kia dan Ricki saling tatap dan kembali menatap Widya penuh tanda tanya, Widya yang di tatap pun hanya mengangkat bahu nya tidak tahu, dan kembali melirik Rika, Sedang kan Rika yang di liatin ketiga sahabat nya langsung menatap heran.


" Kalian kenapa? kok liatin aku nya kayak gitu?" tanya Rika penasaran.


" Kamu lagi dekat sama cowok ya Ka?" tanya balik Riki dan di angguki Kia, sedang kan Widya hanya senyum saja.


" Dekat sama siapa? jangan ngaco deh kak Ricki" sahut Rika sedikit sebal.


Sedang kan Kia dan yang lain nya hanya tersenyum sambil menggeleng kan kepala saja.


Aku berharap kamu bisa berjodoh dengan kak Firman Ka, bukan aku tidak mendukung kamu dengan kak Reza, tapi kak Reza itu suka ganti ganti pasangan dari dulu, jadi aku takut kamu kecewa ke depan nya, bati Widya sambil melihat ke arah Rika.


" Yasudah kalau gitu kita visit dulu ya, uda waktu nya visit soal nya" ucap Kia dan di angguki kepala oleh yang lain nya.


Kia visit ke ruangan ruangan dari kelas III sampai kelas VIP, Kia sudah menjadi Dokter favorit di rumah sakit keluarga atmaja, karena keramahan dan kelembutan nya, sehingga hampir rata pasien mau di periksa dengan Kia.


Saat Kia memeriksa di lantai 5 tepat nya di ruangan VIP, Kia memeriksa pasien laki laki yang mungkin usia nya sebaya dengan suami nya.


" Selamat pagi pak Wisnu, gimana kondisi nya sekarang, kira kira apa yang di keluh kan Pak?" Tanya Kia.


Pasien yang bernama Wisnu langsung menatap Kia tanpa berkedip melihay kecantikan Kia dan kelembutan suara Kia.


Kia yang tidak mendapat jawaban dari pasien yang ada di hadapan nya langsung menatap suster yang bersama dengan Kia visit.


" Maaf Pak, Dokter Kia sedang berbicara pada bapak" ucap suster tersebut dan langsung mengangget kan pasien yang bernama Wisnu.


" ehh...maaf maaf Dok, saya jadi kelamun" ucap Wisnu.


Kia hanya tersenyum saja kemudian kembali bertanya apa keluhan pasien nya sekarang.


" Jadi keluhan yang bapak rasa kan sekarang apa?" tanya Kia.


" saya cuma merasa bagian tengkuk saya masih sedikit kebas Dok, dan tangan tangan saya juga sedikit kebas" sahut Wisnu.


Kia yang mendengar nya hanya mengangguk kan kepala saja tanpa menjawab.


" Sus tolong saya lihat hasil laporan periksa darah bapak Wisnu kemarin" ucap Kia pada suster yang menemani Kia visit.


" Ini Dok" suster tersebut langsung memberi kan nya.


Kia pun langsung membaca hasil lab nya dengan teliti agar tidak terjadi kesalahan.

__ADS_1


" Pak, di sini kolestrol bapak tinggi sekali, untuk saat ini dan ke depan nya tolong di jaga pola makan nya ya pak, kurangi makan yang berminyak dan junkfood ya pak" ucap Kia memberi tahu.


Wisnu yang dari tadi hanya memperhatikan Kia saat berbicara hanya bisa mengangguk kan kepala nya saja, saat sudah memberi tahu pada pasien nya, Kia langsung pamit mau keluar.


" Kalau begitu saya permisi ya Pak, semoga cepat sembuh" ucap Kia dan ingin keluar.


Tapi saat mau keluar, pintu ruangab itu terbuka, masuk lha satu orang lelaki dan wanita paruh baya.


Kia hanya tersenyum melihat orang baru masuk, dan dia pun langsung pamit untuk keluar.


" Permisi Pak, Bu" ucap Kia dan di angguki kepala dan tersenyum pada Kia.


Sementara di tempat lain, Firman yang sedang di kampus sedikit tidak konsen karena entah kenapa dia slalu memikir kan Rika saja.


Alhasil karena tidak konsen untuk ngajar, Firman pun izin untuk ngajar hari ini dan pergi ke kantor sahabat nya.


Saat sudah tiba di kantor Pandu, Firman langsung masuk tanpa bertanya pada resepsionis, karena semua karyawan Pandu sudah mengetahui kalau Firman adalah sahabat dari Bos mereka.


Tok..tok..tok


Firman mengetuk pintu ruangan Aldi.


Firman pun langsung masuk dan duduk di sofa yang ada di ruangan Aldi.


Aldi yang melihay wajah sahabat nya kusut langsung bertanya ada apa.


" Kamu kenapa? muka kok kusut amat" tanya Aldi.


" Pusing aku Al, entah kenapa aku mikirin Rika terus karna kejadian semalam saat di mall" sahut Firman memberi tahu.


" Kalau memang ada rasa di hati ungkapin saja lha Man, ajak ta'aruf, aku yakin dia pasti mau" ucap Aldi memberi tahu.


" Aku gak tau perasaan aku sama dia sekarang gimana Al, tapi semalam saat aku liat dia sedih, hati ku juga sakit" sahut Firman dengan wajah sedikit senduh.


Aldi yang mendengar nya hanya tersenyum saja, tidak menanggapi ucapan sahabat nya.


" Aku mau keruangan Pandu, kamu mau ikut atau mau di sini saja meratapi nasib mu" ucap Aldi sambil terkekeh.


Firman yang mendengar nya sontak langsung kesel dengan ucapan Aldi, tapi Firman mengikuti Aldi ke ruangan Pandu.


Aldi masuk ke ruangan Pandu, tapi sebelum itu tak lupa Aldi mengetuk pintu Pandu.

__ADS_1


" Ndu ini semua laporan dari proyek pembanguna rumah elit yang ada di daerah Kesawan" ucap Aldi meletak kan berkas berkas itu di meja Pandu.


" Dan untuk meeting dengan Cakrawala Group di tunda karena CEO dari Cakrawala Group saat ini sedang sakit, dan sekarang di rawat di rumah sakit milik keluarga Atmaja.


" Yasudah nanti kalau ada waktu kita jenguk pak Wisnu sekalian jemput Kia pulang" ucap Pandu dan di angguki oleh Aldi.


Pandu melihat Firman sedang duduk di ruangab nya dengan tampang lesu.


" kenapa dia?"tanya Pandu pada Aldi.


" Biasa..lagi galau" sahut Aldi sambil terkekeh mengejek Firman.


" Galau, emang dia lagi dekat dengan siapa?" tanya Pandu penasaran.


" Sama sahabat nya Kia" sahut Aldi dan di angguki kepala oleh Pandu tanda mengerti.


" Segera lha kamu halal kan, biat diri mu gak terus terusan galau" ucap Pandu semakin meledeki Firman.


" Masalah nya aku gak tau perasaan ku pada nya itu apa, cinta atau hanya kagum" ucap Firman memberi tahu pada kedua sahabat nya.


" Kamu tanya kan sama hati mu, gimana perasaan mu dengan dia, kalau kamu memang merasa ada hati dengan nya, segera lha kamu halal kan, dan aku yakin Rika pasti mau kalau kamu memang serius" ucap Aldi memberi saran.


" Tapi Reza punya hati sama Rika, dan seperti nya dia juga serius dengan Rika" ucap Firman menundukan kan kepala nya.


" Sekarang inti nya kamu yakin kan saja hati mu, kalau kamu memang cinta sama dia, Aku yakin Kia mau membantu mu untuk menyatukan mu dengan dia" ucao Pandu sambil menepuk bahu Firman.


" sudah jangan galau lagi, kayak bukan Firman yang aku kenal" ucap Aldi menyemangati sahabat nya.


Bersambung...


Jangan lupa untuk slalu dukung karya Author ya Readers tercinta semua nya.


Dengan Like,Komen dan Vote yang banyak plissss


dukungan kalian membuat Author makin semngat buat nulis.


Jangan lupa beri hadiah juga ya readers yang semua 😊😊


Salam sayang author untuk readers tercinta.


I Love You More 😊😊

__ADS_1


__ADS_2