Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan

Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan
DCJPT 38


__ADS_3

Tanpa Ratu sadari, Raja, Haikal, Ara dan mama Kia sudah berada di dalam ruangan musik, dan tak lama di susul oleh Pandu, Aldi dan Widya yang penasaran setelah Kia mengecet Pandu saat mendengar kalau Anak nya ingin bernyanyi lagi ciptaan nya sendiri.


Raja dan Ratu memang mengikuti jejak Kia yang bisa bernyanyi, namun Ratu yang lebih begitu unggul, kalau Raja hanya sekali kali mau mengeluar kan suara nya, walau pun sekali bernyanyi semua orang yang mendengar nya bakalan tercengang.


Hingga papa Pandu langsung membuat ruangan khusuh musik di rumah besar Atmaja, agar anak anak dan keponakan nya bisa mengembang kan bakat nya.


Semua nya berdiri menunggu Ratu menyanyi kan lirik demi lirik lagu yang di ciptakan Ratu sendiri.


 


La...lala....lala...La...lala..La Laa


Kembang berkembang


Berkembang kan cinta ini


Yang telah lama menduduki


Dan bertahta di dalam sanubari


Ohhh..dapat kah bersemi


Tanpa menjalin kasih


Ohhh..dapat kah bersemi


tanpa menjalin kasih


Hanya bahasa cinta dari hati ke hati


Tak pernah terucap kan kata kata cinta


Tapi sinar matanya membuka rahasia


Terasa terasa sungguh sangat terasa


Jika berjumpa muka dan bertutur sapa


Sungguh menyenangkan dan ingin lebih lama 


Aduhai bahagia walau cinta rahasia


Kembang berkembang


Berkembang kan cinta ini


Yang telah lama menduduki


Dan bertahta di dalam sanubari


Andra yang mendengar lirik lagu yang di naynyi kan Ratu langsung menyungging kan senyuman nya sambil menatap ke arah Haikal.


Sementara semua orang yang ada di ruangan musik mendadak mematung mendengar lirik lagu yang di nyanyi kan Ratu, kecuali Ara, dia tersenyum sambil memangku wajah nya di kedua tangan nya sambil membayang kan diri nya dan Azmi berada di taman bunga sambil berdansa.


Haikal sendiri yang mendengar lirik lagu yang di nyanyi kan Ratu entah kenapa merasa lagu ini di tuju kan untuk diri nya, jantung nya langsung mendadak bergetar begitu hebat, apa lagi saat ANdra tersenyum sambil melihat ke arah nya sambil memain kan gitar nya.


Mungkin kan adik juga mempunyai perasaan seperti ku, dan tadi dia pergi begitu saja saat mengerjakan tugas sekolah nya karena aku bercanda dengan Sabrina,batin Haikal yang terus menatap punggung Ratu.


Kita lanjut ke lagu nya ya readers.


Tak pernah terucap kan kata kata cinta

__ADS_1


Tapi sinar matanya membuka rahasia


Terasa terasa sungguh sangat terasa


Jika berjumpa muka dan bertutur sapa


Sungguh menyenangkan dan ingin lebih lama 


Aduhai bahagia walau cinta rahasia


Kembang berkembang


Berkembang kan cinta ini


Yang telah lama menduduki


Dan bertahta di dalam sanubari


Ohhh..dapat kah bersemi


tanpa menjalin kasih


Hanya bahasa cinta dari hati ke hati


Hanya bahasa cinta.....


Hooooooo


Dari....hati ke hati.....


Semua yang mendengar Ratu menyelesai kan lagu nya langsung bertepuk tangan, kecuali Haikal tentu nya.


Prook...proook...prook


Ratu sendiri yang mendegar suara tepuk tangan untuk nya mendadak terkejut apa lagi setelah mendapat pelukan dari kakak tersayang nya Ara.


Semua nya mendekati Ratu, kecuali Haikal dan Raja, Andra sendiri langsung menghampiri Haikal yang masih terdiam sambil memandangi Ratu yang di beri ucapan pada yang lain nya.


" Sebaik nya kau berbicara pada adik Kal, bisa saja diam nya tad sore di sebab kan karna kamu, dan kamu bisa mencerna dari lagu yang baru saja dia nyanyi kan" ucap Raja langsung menepuk bahu Haikal.


Haikal hanya memandang Raja sebenar kemudian kembali menatap Ratu yang di peluk oleh mama Kia. Ratu yang menghadap ke arah pintu keluar langsung melihat Haikal yang juga menatap diri nya.


Tanpa terasa air mata Ratu jatuh saat melihat Haikal dan Haikal bisa melihat Ratu sedang menangis, hati nya mendadak sakit saat melihat wanita yang begitu di cintai nya mengeluar kan air mata karena diri nya.


Tanpa mereka sadari, dari tadi Widya melihat tatapan mata putra nya dan juga keponakan.


Ada apa dengan Haikal dan Ratu, apa mereka saling mencintai?, batin Widya.


Semua satu persatu telah pergi meninggal kan ruangan musik, tinggal lah Ratu sendiri di dalam ruangan itu, Ratu menutup penutup piano nya, dan saat ingin berbalik, Ratu terkejut saat melihat Haikal berdiri di belakang nya sambil melipat tangan nya di dada.


" Kakak...ngapain di situ?" tanya Ratu sedikit memberi kan senyuman nya.


Ratu berfikir mungkin dia diam tadi salah, karena menurut nya kalau Haikal dan Sabrina saling mencinta, maka diri nya akan ikhlas, walau pun sakit, itu lah menurut nya.


Haikal tidak menjawab, ia mendekati Ratu kemudian langsung memeluk Ratu dengan erat, Ratu sendiri yang mendapat pelukan mendadak dari kakak sepupu nya mendadak terkejut.


" Kakak ada apa?" tanya Ratu tanpa membalas pelukan Haikal.


" Kata kan kalau yang kakak lihat ini benar?" ucap Haikal yang masih betah memeluk Ratu sambil menghirup aroma tubuh Ratu yang wangi nya seperti bayi, karena Ratu walau pun sudah besar masih memakai minya kayu putih, sehingga ia harum seperti bayi, waalau pun Ratu tetap memakai perawatan tubuh lain nya seperti lotion.


" Kata kan apa?" tanya Ratu yang tak paham maksud Haikal.

__ADS_1


Haikal langsung melepas kan pelukan nya, dan melihat wajah Ratu, di tangkup nya wajah cantik Ratu.


" Kata kan kalau apa yang kakak rasa kan selama ini sama dengan kamu dik" ucap Haikal menatap Ratu begitu dalam.


Glek


Ratu tercekat, begitu susah rasa nya untuk menelan saliva ya nya saat di tatap Haikal seperti itu.


" Haii kenapa diam? kata kan kalau perasaan mu selama ini sama seperti perasaan kakak ke kamu Dik" ucap Haikal lagi.


Deg


Jantung Ratu mendadak mau copot, ada rona bahagia dari wajah nya, namu Ratu berusaha menahan ya agar Haikal tidak melihat nya.


" Maksud kakak apan sih,Adik gak ngerti" ucap Ratu yang langsung mendorong Haikal dan berjalan ke luar ruangan musik.


" Kata kan kalau adik juga mencintai kakak" ucap Haikal yang berhasil membuat Ratu memberhenti kan langkah nya.


Wajah nya memerah, jantung nya mendadak mau loncat, dia tidak menjawab, melain kan melanjut kan langkah nya dengan senyuman yang begitu mengembang di wajah nya.


Haikal yang tidak mengetahui senyuman Ratu langsung mengusap wajah nya berfikir kalau Ratu tidakada perasaan apa apa pada nya, sedang kan dari balik pintu Andra melihat itu semua, dia senang cinta sepupu dan adik sepupu nya tidak bertepuk sebelah tangan.


Andra langsung meninggal kan ruangan musik menuju kamar nya, dan tanpa mereka sadari juga, ternyata Widya dari tadi mendengar kan semua perkatan putra nya, Widya menutup mulut nya merasa terkejut.


Ada rasa senang di diri Widya melihat putra nya merasa kan jatuh cinta, tapi ada rasa sedih juga di diri Widya, kenapa harus Ratu, adik sepupu nya sendiri.


Wdiya sebenar nya tidak mempermasalah kan kalau Haikal dan Ratu menjalin hubungan, namun bagaimana keluarga Atmaja sendiri, fikir nya.


 


Bersambung.


Part ini khusus buat Ratu dan Haikal ya readers tercinta.


Di part selanjut nya author buat untuk kisah Raja dan Aya yang bakal lebih romantis.


Tunggu terus ya readres tercinta.


dan jangan lupa untuk dukungan nya.


Terima kasih banyak.


Love You.


 


 


 


 


 


 


 


 


 

__ADS_1


 


__ADS_2