
Hari yang di tunggu tunggu Aldi dan Widya ahkir nya tiba juga, Widya yang sedang di make up oleh Mua artis begitu senang.
Di lain tempat, Kia sedang mengancing batik yang sedang melekat di tubuh suami nya.
" Kamu tampan banget Mas pakai batik ini, Kia gak rela kamu di pandang wanita lain di sana" ucap Kia sedikit cemberut.
Pandu yang mendengat ucapan istri nya tertawa lucu.
" Sayang bukan nya dari dulu suami kamu ini slalu di pandangi oleh wanita di luar sana, malah di kagumi lagi" sahut Pandu sengaja menjahili istro nya.
Kia yang mendengar ucapan suami nya langsung mengerucut kan bibir nya dan pergi meninggal kan Pandu ke meja rias nya, Pandu yang melihat nya semakin tertawa karna gemes melihat istri nya yang cemburu.
Kia berjalan ke arah meja rias nya dan memulai memakai make up tipis di wajah nya, walau pun tipis dan natural, membuat wajah Kia begitu cantik dan manis, Pandu yang melihat kecantikan istri nya langsung memeluk nya dari belakang sambil mengelus perut istri nya yang sudah membuncit dan merasakan tendangan dari calon anak nya.
" Jangan terlalu cantik sayang, Mas juga gak rela kalai lamu di pandangi para pria di luar sana" ucap Pandu.
" Kamu ini ada ada aja Mas, mana ada yang mau sama wanita hamil kayak Kia" sahut Kia sambil memakai hijab nya.
" Kamu jangan salah sayang, walau pun kamu sedang hamil, tapi kecantikan kamu tidak berkurang sekali pun, malah bertambah" ucap Pandu memberi tahu.
Kia hanya menggeleng kan kepala nua saja, Pandu dan Kia sudah selesai, mereka berdua begitu tampan dan cantik, Pandu yang memakai setelan batik yang senada dengan bawahan yang di pakai Kia, dan Kia memakai atasan yang begitu cantik dengan payet di baju nya.
Pandu dan Kia langsung turun ke bawah untuk bergabung dengan yang lain nya, semua mata melihat mereka begitu takjub.
" Waah..wahh siapa yang ada acara, siapa yang terlihat keren, aku jadi sedikit minder ni" ucap Aldi dan di sambut tawa yang lain nya.
" Kak Aldi gak kalah tampan kok dari Mas Pandu" ucap Kia.
Pandu yang mendengar perkataan istri nya yang mengatakan kalau Aldi tampan pun langsung memasang wajah dingin nya, semua yang ada di sana hanya bisa menggeleng kan kepala melihat tingkah Pandu yang bucin para pada Kia.
Karena semua nya sudah siap, mereka pun langsung pergi ke panti dimana acara lamaran di adakan, Pandu membantu Kia masuk ke dalam mobil, Pandu dan Kia satu mobil dengan Aldi, dengan di supirin mang Madi, dan Aldi duduk di sebelah Mang Madi.
__ADS_1
Sedang kan Mama Dewi dan papa Ridwan di mobil lain dengan di supirin supir pribadi papa Ridwan.
Anita, Bima dan Ara di mobio mereka dan Bima sendiri yang bawa mobil nya, karena selesai acar mereka langsung pulang ke rumah mereka sendiri.
Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 45 menit, rombongan keluarga Aldi sudah tiba di panti tempat di adakan acara.
Satu persatu keluarga Atmaja turun dari mobil, Firman dan orang Tua nya menyambut keluarga Atmaja dengan senyuman di wajah nya.
" Selamat datang tuan Ridwan Atmaja, senang sekali bisa bertemu langsung dengan orang nomor satu di negara kita ini" ucap pak Satrio yang merupakan papa Firman dan papa angkat Widya.
" Ahk pak Satrio bisa saja terlalu berlebihan, padahal pak satrio juga tak kalah hebat dari saya" sahut Papa Ridwan dan di sambut tawa dengan yang lain.
" Gimana kabar nya Ndu?" sambut papa Satrio pada Pandu.
" Alhamdulillah baik om" sahut Pandu.
Mereka pun langsung di persilah kan masuk ke dalam, Widya yang mendengar kalau Aldi sudah datang langsung gugup.
Kia yang mencari cari dimana keberadaan Widya pun meminta izin pada suami nya untuk menemui Widya.
" Iya boleh sayang, tapi sebentar aja ya, Mas gak mau kamu di lirik sama pria lain" ucap Pandu dan langsung di balasan senyuman pada Kia.
Kia pun langsung bertanya pada anak panti yang berada di sana untuk menanyakan dimana Widya berada, setelah mengetahui keberadaan Widya, Kia langsung melangkah ke kamar tempat Widya berada sekarang.
Tok...tok..tok
" Masuk" ucap Widya dari dalam.
Kia pun langsung membuka pintu, Kia begitu terkejut melihat Widya yang begitu cantik dengan gaun yang melakay di tubuh nya, dan make up yang natural.
" subhanallah Wid, kamu cantik banget, pasti kak Aldi pangling liat kamu" ucap Kia.
__ADS_1
Widya hanya tersenyum mendengar ucapan Kia.
" Aku gugup Kia" ucap Widya sambil memegang tangan Kia.
"Santai aja Wid, pasti acara nya lancar, oia Rika datang kan?" sahut Kia menenang kan Widya sekaligus menanyakan sahabat nya Rika datang atau tidak.
" Semalam aku udah paksa Rika buat hadir, dan aku bilang akan marah kalau dia tidak hadir" sahut Widya memberi tahu pada Kia.
" syukur lha, mudah mudahan dia datang dan segera move on, aku yakin dia pasti mendapat kan jodoh yang terbaik" ucap Widya.
" Amiiiin" sahut Widya mengaminin.
Acara pun di mulai, pihak keluarga dari Widya menanyakan maksud kedatangan keluarga Aldi ke panti sekarang, dan keluarga Aldi pun menjelas kan kalau meu meminang salah satu anak panti di sini.
Karena banyak nya wanita di panti ini, pihak keluarga Widya pun menanyakan siapa nama nya pada keluarga Aldi.
" Sebelum nya mohon maaf pak, di panti ini banyak sekali wanita, siapa kira kira yang di maksud dengan nak Aldi, biar bisa kita panggil kan wanita itu" ucap pihak keluarga Widya.
" Dia wanita cantik yang bernama Widya Riasti" sahut Aldi dengan lantang.
" Baik lha kita panggil kan yang nama nya Widya dulu ya, benar gak dia yang di maksud nak Aldi" ucap pihak keluarga Widya lagi.
Widya pun di panggil untuk keluar, Kebetulan Kia yang menemani Widya keluar dari kamar, semua mata memandang dua wanita cantik yang keluar dari dalam dengan tatapan mempesona, tarmasuk juru bicara dari keluarga Widya.
" Wah..wahh yang keluar ada dua wanita cantik nak Aldi, saya juga juga gemetaran ngeliat dua bidadari keluar, kira kira yang mana yang di maksud dengan nak Aldi, yang pakai hijab pink atau silver" ucap juru bicara dari keluarga Widya.
" Yang pakai hijab pink pak, kalau yanh kalau pakai hijab silver itu istri saya" bukan Aldi yang menjawab, tapi Pandu, pandu tidak suka istri nya di pandang oleh juru bicara dari keluarga Widya.
Semua yang ada di sana tertawa melihat kecemburuan Pandu, sedang kan Aldi hanya Menggeleng kan kepala nya melihat tingkah bos nya.
Bersambung.....
__ADS_1
Jangan lupa dukungan nya ya, like,komen dan vote yang banyak, agar bisa dapat rangking novel author.
I Love You More 😊😊❤❤