
Aldi duduk di samping Pandu sambil melihat sekeliling kafe mencari sesuatu. sedang kan Rika yang duduk di depan Kia mencuri curi pandang ke arah Aldi.
Kemana dia kok gak kelihatan, apa dia gak ada di sini, bagus lha jadi aku bisa tenang nantik saat makan, gumam Aldi.
" Assalamualaikum, maaf ya agak lama nunggu nya, tadi Widy sempat cek di dapur chef dulu" ucap Widya yang datang dari arah belakang.
Kia dan Rika tersenyum dengan kedatangan Widya, Pandu hanya melihat sebentar kemudian kembali melihat ponsel nya, sedang kan Aldi sedikit terkejut dan sedikit gugup mendengar suara Widya.
Widya langsung duduk di samping Rika, begitu melihat siapa yang di depan nya, Widya juga sama terkejut nya dengan Aldi.
Deg...Deg...Deg...
Jantung Widya dan Aldi sama sama berdetak saat mata Aldi dan Widya saling bertatapan.
*Jantung ku, oh ya ampun, kenapa setiap melihat Pak Aldi selalu seperti ini, apa benar aku sudah jatuh cinta pada nya, gumam Widya.
Kenapa setiap melihay dia jantung seperti lari maraton gini sih, apa iya aku jatuh cinta sama dia, gumam Aldi*.
Mereka masih saling tatap, Rika memperhati kan Aldi dan Widya secara bergantian, Kia sedang melihat menu apa yang mau dia makan.
" Mas Kia mau makan steak ya, minum nya milkseak coklat, sama pisang coklat keju ya" ucap Kia pada Pandu dan berhasil mengaget kan Aldi dan widya.
" Iya sayang, kamu pesan aja yang kamu mau, Mas malah senang kamu banyak makan nya, biar calon anak kita sehat" sahut Pandu membelai lembut kepala Kia.
" Udaa mau pada pesan ya, sebentar ya biar aku panggilin weitres nya dulu" ucap Widya seedikit gugup.
Widya pun langsung memanggil salah satu weitres, semua pada pesan makanan yang mau di makan, entah kenapa makanan yang di pesan Aldi dan Widya bisa sama, tapi mereka tidak menyadari nya.
" Ciee makanan yang kalian bisa kompak gitu sih" ucap Kia saat makanan yang mereka pesan sudah datang.
" Haahk" sahut Widya terkejut dan melihat menu makanan yang di pesan Aldi.
Rika masih memperhati kan tingkah Widya dan Aldi yang masih saling curi curi pandang, Sedang kan Kia dan Pandu hanya asik mengusili Aldi dan Widya saja.
" Hanya kebetulan aja kok Kia" sahut Widya dan langsung memakan makanan nya.
Kenapa Pak Aldi dan widya sering curi curi pandang ya, apa Widya juga juga ada rasa sama Pak aldi, gumam Rika yang memperhati kan kedua nya.
Setelah mereka selesai makan, Kia melihat sekeliling kafe Widya, ada yang membuat beda di mata Kia kali ini.
" Wid sejak kapan di kafe kamu ada tempat musik nya, kemarin kemarin kayak nya gak ada tuh?" tanya Kia.
" Ohh itu, iya itu baru Kia, buat menghibur pengunjung yang lagi makan saja, biar santai dan makin menikamati" sahut Widya menjelas kan.
" Keren dong Wid, tapi kok sekarang belum ada yang nyanyi?" ucap rika menimpali.
" Belum dapat penyanyi yang mau nyanyi saat siang hari Ka, ada nya malam doang dan itu pun masih freelance karna gak bisa setiap hari" sambung Widya lagi.
" Yaudah kenapa gak kamu aja dulu yang nyanyi buat kita kita dan pengunjung di sini, kan suara kamu bagus Wid, kayak Kia" suruh Rika antusius.
" Apaaa, gak lha masak aku sih, malu aku sama kalian" sahut Widya terkejut.
" Lho kok malu sih, kamu kan uda sering nyumbang lagu kalau lagi ada acara kampus, ayo lha Wid, anggap ajja kamu menghibur pengunjung sebagai pemilik kafe ini" suruh Kia juga dengan antusius.
Aldi melihat Widya jadi malu malu saat di suruh nyanyi hanya sekedar melirik saja, sedang kan Pandu tersenyum melihat Widya yang jadi salah tingkah karna di suruh nyanyi oleh istri dan sahabat nya.
__ADS_1
" Ayo dong Wid, dari pada nganggur tuh gak ada yang nyanyi, buruan" ucap Kia lagi.
" Oke..okee aku bakalan nyanyi ini" sahut Widya.
" Yeeeey, gitu dong" ucap Kia dan Rika berbarengan.
Saat Widya mau beranjak dari tempat duduk nya, Widya melirik ke arah Aldi sejenak, dan tanpa di duga ternyata Aldi juga melirik Widya sehingga mata mereka saling bertatap sejenak.
Pandu dan Kia yang melihat tatapan mata Aldi dan Kia hanya tersenyum saja, sedang kan Rika yang awal nya tersenyum langsung menghenti kan senyuman nya ketika melihat Aldi dan widya saling tatap.
Widya berjalan ke arah panggung, Saat sudah sampai, Widya langsung mengambil mik yang ada di atas panggung.
" Selamat siang semua nya, saya di sini ingin menyumbang kan suara saya yang tidak seberapa ini, untuk sedikit menghibur kalian semua" ucap Widya sambil tersenyum.
"Lagu ini saya nyanyi kan khusus buat pengunjung yang ada di meja nomor tujuh" sambung Widya lagi.
Musik pun mulai berbunyi dengan merdu, Kia yang sudah tau lagu nya langsung tersenyum dan menyender kan kepala nya di bahu suami nya.
*Saat pertama ku mengenal mu
Ku rasa sesuatu yang berbeda
Ku ingin mendekati
Tapi ku takut kau menjauh
Semakin lama rasa ini terpendam
Semakin aku ingin mendekati mu
Dari kejauhan ku melihat mu
Ku berharap kau pun merasa kan
Iman dan takwa mu yang meluluh kan
Kekasih idaman yang ku harap kan
Semoga cinta ini menjadi nyata
Reff
Ana uhibbuka fillah
Ku mencintai mu karna Allah
Jika dia yang terbaik untuk ku
Dekat kan lha hati kami ya Allah
Ana uhibbuka fillah
Ku mencintai mu karna Allah
Jika dia yang terbaik untuk ku
__ADS_1
Dekat kan hati kami ya Allah
Intro*...
Aldi yang mendengar nyanyian Widya merasa kalau lagu itu di berikan pada diri nya, jantung Aldi berdetak begitu cepat, apa lagi saat bernyanyi Aldi tau kalau Widya juga sekilas melirik ke arah Aldi.
Lagi inii....kenapa seperti di tujukan padaku, apa dia juga punya rasa sama seperti aku, gumam Aldi terus menatap Widya yang ada di atas panggung.
(Masuk lagi setelah intro)
Semakin lama rasa ini terpendam
Semakin aku ingin mendekati mu
Dari kejauhan ku melihat mu
Ku berharap kau pun merasa kan
Iman dan takwa mu yang meluluh kan
Kekasih idaman yang ku harap kan
Semoga cinta ini menjadi nyata
Reff
Ana uhibbuka fillah
Ku mencintai mu karna Allah
Jika dia yang terbaik untuk ku
Dekat kan lha hati kami ya Allah
Ana uhibbuka fillah
Ku mencintai mu karna Allah
Jika dia yang terbaik untuk ku
Dekat kan hati kami ya Allah
Tepuk tangan begitu bergemuruh setelah Widya selesai bernyanyi,semua pengunjung ternyata menyukai suara Widya.
Widya sudah kembali di meja nya, dia begitu gugup ketika melihat Aldi menatap nya begitu dalam,Rika memperhati kan tatapan mata Aldi pada Widya.
" Waah keren kamu Wid, tapi kamu nyanyi lagu buat siapa Wid?" tanya Pandu sambil melirik Aldi.
Bersambung......
**Jangan lupa untuk dukung novel author terus ya, dengan Like,Komen dan Vote yang banyak plisss 🙏🙏
Karna dukungan kalian lha yang buat Author semangat buat nulis nya.
Dan Author ucap kan terimah kasih banyak yang sudah memberi kan vote pada novel Author, semoga kalian semua di berikan rezeki yang melimpah, Aamin.
__ADS_1
❤❤❤❤ all buat pembaca Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan**.