
Ya Allah berikan lah mukjizat mu pada istri dan calon anak saya, tunjukkan lah kekuasaan mu ya Allah, agar janin yang ada di dalam rahim istri saya bisa bertahan sampai waktunya ia lahir ke dunia ya Allah, Aamiin.
Raja berdoa di dalam hati dan melihat wajah istrinya yang sudah mengeluarkan keringat dan menutup matanya.
" Ini suara detak jantung janin yang ada di kandungan nona Cahaya, janin nya begitu sehat, bahkan dia begitu aktif dan berat tubuhnya.... " ucap dokter Puspa menggantung pembicaraannya.
Cahaya langsung membuka matanya saat mendengar ucapan dokter Puspa.
" Bagaimana dengan bobot calon anak saya, apa ada perkembangan dan bisa di pertahan kan?" tanya Raja dengan suara tegasnya.
Cahaya mencekram pegangan tangan Raja, jantung nya berdetak begitu cepat, bahkan dada nya sesak duluan sebelum mendengar jawaban dokter Puspa dengan pertanyaan suaminya.
" Ini sebuah keajaiban yang luar biasa tuan, nona" ucap dokter yang membuat Raja dan Cahaya langsung saling pandang.
"Tuan Raja bisa melihat ini, ini adalah berat calon bayi tuan, dan ini adalah miom yang diderita oleh nona Cahaya" sambung sang dokter dan menunjuk kan ke arah layar komputer dan memberikan tanda garis putus putus agar Raja bisa lebih mengerti.
" Berat calon bayi nona Cahaya saat ini sudah mencapai 800 gram dan tinggi nya mencapai 24 cm, sedang kan miomnya saat ini berat nya 440 gram dan tinggi nya hanya 7 cm saja, itu berarti miom nya kalah dari bayi yang ada di dalam kandungan nona Cahaya, kalau seperti ini terus bahkan nona Cahaya bisa juga melahirkan secara normal, apabila berat miom nya semakin kecil nantinya" lanjut sang dokter.
Cahaya yang mendengar nya terdiam sesaat, ia masih belum percaya dengan apa yang di dengarnya, sedang kan Raja langsung mengucap syukur karena doa doa nya di ijabah oleh Allah.
__ADS_1
" Kamu dengar kan sayang, kalau mukjizat Allah itu ada, calon bayi kita sehat, dan dia bisa mengalahkan saingan yang ada di kandungan kamu" ucap Raja tepat di telinganya Cahaya.
Cahaya hanya mampu menjawab dengan menganggukan kepalanya dia begitu tak jumpa dengan kuasa Allah, air mata kebahagian sudah mengalir keluar dari ujung mata Cahaya.
Terima kasih ya Allah, sungguh ini kabar yang luar biasa, engkau kabulkan doa doa hamba selama ini, ucap Cahaya dari dalam hati mengucap syukur.
"Bahkan janin yang tuan dan nona begitu sehat, dan aktif bisa kita lihat di sini bersama sam, hanya saja Nona Cahaya harus banyak banyak minum air putih ya mulai saat ini, karena kandungan ketuban nya saat ini begitu sedikit, dan juga plasenta nya juga tidak begitu maksimal, untuk saat ini hanya itu saja nona Cahaya, semua nya sehat dan bagus" ucap sang dokter memberi tahu.
Kini Cahaya sudah kembali duduk di depan meja dokter Pupsa.
" Ini benar benar keajaiban tuan, nona, banyak yang mengalami hal seperti nona Cahaya, tapi hampir 70 persen semua nya harus di angkat, tapi ini di luar kuasa kita, bahkan bulan lalu saja masih jauh dari berat miom nya" ucap sang dokter yang lagi lagi membuat Raja dan Cahaya berucap syukur.
" Biasanya kalau bayinya yang menang seeperti ini sebelum melahirkan pun miom yang ada di kandungan nona Cahaya bisa hilang sendiri, atau ada juga kasus saat melahirkan nanti dia juga ikut keluar dengan sang bayi" jawab dokter yang membuat Cahaya langsung memeluk Raja karena begitu bahagia.
"Apa nanti istri saya bisa hamil lagi setelah melahirkan dok?" tanya Raja kembali yang membuat Cahaya langsung memukul bahu Raja karena malu mendengar nya.
" Aii apaan sih, ini saja belum lahir, uda cerita anak kedua saja" ucap Cahaya.
Dokter yang mendengar nya hanya bisa tersenyum, " Tentu saja bisa tuan, hanya saja kita pakai jarak ya, kan kasian kalau anak nya masih kecil nona Cahaya kembali hamil" ucap sang dokter dan membuat Cahaya langsung menatap wajah Raja.
__ADS_1
" Kamu dengar itu Aii, pakai jarak" ucap Cahaya yang membuat Raja hanya menganggukan kepala nya.
" Tapi kalau main main buat adik nya nanti kan bisa sayang" ucap Raja sengaja berbisik di telinga Cahaya yang langsung membuat Cahaya membulatkan matanya.
Lagi lagi sang dokter hanya tersenyum melihat kelakuan tuan dan nona pemilik rumah sakit tempat dirinya bekerja saat ini.
Kini Cahaya dan Raja sudah tidak mengkhawatir kan tentang kondisi sang janin, saat ini dia hanya perlu hati hati dan makan dan minum vitamin yang banyak agar calon bayi nya bisa semakin sehat saat lahir nanti.
Beda dengan pasangan Cahaya dan Raja, beda lagi Arti yang begitu kesal saat melihat wajah Yusuf.
Arti masih sering teringat saat mengantar kue pesanan Yusuf malam itu, padahal malam itu sudah lewat berbulan bulan, tapi tetap saja rasa kesal nya masih berasa sampai akhir ini, apalagi kalau sudah bertemu dengan Yusuf langsung, yang ada Arti semakin kesal melihatnya.
Bersambung.
Next kita ke Arti dan Yusuf ya😊😊
jangan lupa untuk selalu dukungan dari readers tercinta 🙏🙏
Terima kasih.
__ADS_1