
Mas Pandu kamu dimana? panggil Kia karna tidak melihat Pandu suami nya.
"Mas di sini sayang, ayok ikut Mas sayang" ucap Pandu lagi.
Kia yang melihat Pandu di ujung sinar yang sangat terang pun berlari ke arah Pandu.
Kia berlari sekencang kencang nya menuju sinar yang begitu menderang, saat langkah Kia sudah mendekati sinar yang terang, Kia melihat sebuah pintu yang sangat besar, Kia pun melangkah kan kaki nya masuk ke dalam pintu besar dan tersebut.
Di saat Kia memasuki pintu besar tersebut, bersamaan dengan Kia mengerak kan jari tangan nya sedikit.
Pandu yang saat itu sedang menggenggam tangan Kia terkejut karena merasakan pergerakan yang di rasa kan di genggaman tangan nya.
Pandu pun langsung melihat wajah Kia.
"Sayaang" panggil Pandu.
Kia mendengar panggilan dari suami nya mencoba untuk membuka mata nya secara perlahan.
Pandu yang melihat pergerakan mata Kia pun menunggu sampai Kia membuka mata nya dengan sempurna.
Kia sudah berhasil membuka mata nya dengan sempurna, di lirik nya ke arah kanan dimana suami nya sedang berdiri di samping nya sambil tersenyum senang dan menitik kan air mata nya.
" Maa..as" panggil Kia terbata bata.
" Mas di sini sayang, alhamdulillah ya Allah, engkau sudah mengambul kan doa hamba" ucap Pandu langsung mencium kening Kia lembut.
Kia yang mendengar ucapan suami nya sedikit bingung, Kia memperhati kan dimana Dia berada.
Pandu langsung menghubungi Ricki memberi tahu kalau Kia sudah sadar dari koma nya.
"Ric segera ke ruangan Kia sekarang" ucap Pandu dari telpon genggam nya.
Belum lagi Ricki menjawab, Pandu sudah memutus kan sambungan telpon nya, Ricki yang pun begitu gedek dengan kelakuan sahabat nya itu.
"Dasar teman laknat, belum juga aku jawab main matikan aja ini telpon" ucap Ricki berbicara sendiri.
Kia yang melihat sekililing tau kalau sekarang Dia ada di rumah sakit pun langsung bertanya pada suami nya.
"Mas apa yang terjadi, kenapa Kia sampai di rumah sakit dan di infus lagi" tanya Kia pada suami nya yang masih memandang Kia dengan slalu mengucap syukur.
Pandu yang mendapat pertanyaan dari istri nya hanya tersenyum, Pandu belum mau mencerita kan apa yang terjadi pada Kia sekarang, Pandu gak mau Kia drop kembali, pasal nya Kia baru saja sadar dari koma nya yang sudah 4 hari tertidur karena koma.
Kia yang tidak mendapat jawaban dari Kia pun ingin bertanya kembali, tapi terdengar suara pintu di ketuk dari luar.
__ADS_1
Tok...tok...tok..
Pandu lupa kalau pintu kamar rawat Kia masih di kunci, Dia pun segera beranjak dari atas dari tempat duduk nya untuk membuka pintu.
"Sebentar ya sayang, Mas buka pintu dulu" ucap Pandu dan langsung di jawab dengan anggukan oleh Kia.
Pandu berjalan ke arah pintu dan membuka kunci kamar nya, setelah pintu terbuka nongol lha Ricki dari arah luar pintu.
"Kenapa pakek di kunci segala sih?" tanya Ricki.
"Tadi aku lagi sholat, aku gak mau Kia kenapa kenapa saat aku lagi di kamar mandi, takut nya ada orang masuk dan mencelakai istri ku lagi" jawab Pandh santai.
Ricki hanya mengangguk kan kepala nya, Ricki pun langsung berjalan ke arah tempat tidur Kia, begitu terkejut nya Kia saat melihat mata Kia sudah bisa terbuka dan tersenyum ke arah Ricki.
"Alhamdulillah kamu sudah sadar Kia" ucap Ricki.
Kia yang bingung dengan ucapan Ricki pun mengkerut kan kening nya bingung, pasal nya dia tidak mengerti dengan ucapan suami dan sahabat nya itu.
Kia berfikir kenapa semua mengucap syukur saat melihay Kia, apa yang sebenar nya terjadi pada diri nya.
Kia memang belum mengingat diri nya kenapa, yang Kia ingat terahkir kali dia sedang berdansa dengan suami nya pada saat malam resepsi pernikahan mereka.
Ricki yang melihat Kia bingung langsung melirik Pandu, Pandu yang mengerti dengan tatapan Ricki langsung menggeleng kan kepala nya untuk jangan di tanya lagi yang membuat Kia berfikir lebih dalam.
" Biar kakak periksa kamu dulu ya" ucap Ricki.
Kia hanya diam saja tak menjawab, setelah selesai di periksa Ricki pun langsung memberi tahu pada Pandu.
" Kia sudah tidak kenapa napa Ndu, tinggal masa pemulihan saja" ucap Ricki.
Pandh menganggu kan kepala nya senang, Dia langsung menatap istri nya dengan lembut.
"Sebaik nya Kia makan dulu agar bisa langsung minum obat, nantik biar aku bilang sama perawat yang sedang berjaga" ucap Ricki lagi.
Pandu dan Kia hanya mengangguk kan kepala nya.
Pada saat Kia mau bangkit untuk mengambil minum, Kia merasa kan sakit di daerah punggung nya luar biasa.
"Aawww" ucap Kia.
Pandu dan Ricki yang mendengar langsung melihat Kia terkejut.
"Sayang kamu kenapa? apa ada yang sakit?" tanya Pandu khawatir karna wajah Kia pucat sekali.
__ADS_1
"Punggung belakang Kia nyeri Mas" ucap Kia meringis
Ricki langsung menyuruh Kia sedikit menyamping, Ricki melihat luka bekas jahitan Kia yang masih sedikit basah.
"Luka Kia gak apa apa kan Ric? tanya Pandu dengan wajah khawatir masih menggenggam tangan Kia.
"Gak apa apa kok Ndu, mungkin karena Kia tadi bergerak, dia tidak tau kalau ada luka di balik punggung nya" sahut Ricki menjelas kan.
Ricki pun mengambil bantal di lemari yang ada di dalam kamar Kia, Dia menggajal bantal di balik punggung Kia, agar Kia tidak susah saat tidur dan bergerak.
"Sudah..Jangan banyak bergerak dulu ya Kia, takut nya luka kamu makin lama kering nya, nantik setelah makan langsung diminum obat nya, biar luka cepat kering" ucap Ricki memberi tahu.
"Emang pungggung Kia kenapa Mas, kok bisa luka?" tanya Kia pada suami nya.
" Iya sayang, ada luka sedikit semalam saat kita sedang berdansa, kamu gak usah ingat ingat yang gak penting ya, dan gak perlu khawatir, luka kamu pasti segera sembuh sayang" jawab Pandu dan mencium lembut kening istri nya.
Ricki yang melihat Pandu mencium kening Kia pun mengalih kan pandangan nya ke arah pintu.
" Yaelah, ternoda mata ku melihat keromantisan kalian" ucap Ricki sebel.
Pandu dan Kia hanya tertawa melihat wajah Ricki yang sebel.
Kia yang merasa begitu haus langsung memanggil suami nya.
"Mass" panggil Kia lembut.
"Kenapa sayang, Apa masih terasa Sakit" tanya Pandu.
"Enggak Mas, Kia cuma Haus" sahut Kia.
Ricki yang mendengar Kia haus pun langsung melihat Pandu yang sedang mengambil air di atas nakas sebelah tempat tidur Kia.
"Jadi dari tadi kamu belum kasih Kia minum Ndu?" Tanya Ricki.
Pandu yang sedang memberi kan minum pada istri nya hanya menganggu kan kepala tersenyum nyengir.
" Dasar suami gak peka loe" ucap Ricki.
Pandu tertawa bersamaan saat mendengar perkataan Ricki.
Sedang kan Ricki hanya menggeleng kan kepala nya.
Bersambung....
__ADS_1