Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan

Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan
DCJPT 119


__ADS_3

Sebuah mobil berhenti tepat di depan toko kue yang sudah hangus terbakar, dari dalam seoarang wanita melihatnya begitu tidak sanggup hingga mata nya kembali berkaca kaca.


Raja yang sudah membuka pintu mobil buat Cahaya terheran karena istrinya tak kunjung turun juga.


" Sayang, kamu baik baik saja kan?' tanya Raja berada di hadapan Cahaya.


Cahaya pun langsung menjawab dengan gelengan kepala, Raja mengulur kan tangannya agar Cahaya mudah untuk keluar dari mobil.


Begitu keluar Cahaya langsung berdiri diam mematung melihat bangunan toko kue dia yang juga bertahun tahun ia rintis kini sudah seperti rongsokan tak berbentuk.


" Sabar sayang, semua akan eperti sedia kala" ucap Raja dengan memeluk Cahaya dari samping.


Cahaya tidak menjawab, ia melihat sekeliling toko kue nya, ternyata seluruh karyawan nya berada di sana, dan juga Arti yang juga sudah berada di sana.


dengan langkah yang berat, Cahaya berjalan mendekati Arti dan juga seleruh karyawannya.


" Arti" panggil Cahaya dengan suara bergetar karena menahan tangis.


Arti yang mendengar di panggil pun langsung menoleh dan melihat Cahaya sudah berada di sampingnya.

__ADS_1


Dengan cepat Arti langsung memeluk Cahaya dan menangis lah kedua nya dengan saling memeluk.


" Sabar Ya, ini pasti tidak akan lama, semua nya pasti seperti sedia kala, apa lagi ada Raja bersama mu saat ini" ucap Arti yang di jawab Cahaya dengan menganggukkan kepalanya.


Dengan perlahan Cahaya melepaskan pelukannya dan melihat seluruh karyawannya yang juga sedih melihat bos nya yang begitu baik pada mereka.


" Maaf ya, karena ada musibah ini, kalian tidak bisa bekerja dulu, tapi tenang saja, gaji kalian tidak akan saya potong, dan kalian akan bekerja kembali setelah ini semua di perbaiki" ucap Cahaya pada seluruh karyawanya.


" Iya bu, makasi karena tidak memecat kami dan masih mau memberi kami gaji full, semoga ibu selalu bahagia" ucap salah satu karyawan Cahaya.


Cahaya menjawab nya dengan tersenyum ramah dan menganggukkan kepalanya.


" Siap bos" ucap Arti yang menbuat semua nya tertawa.


Raja pun juga ikut tersenyum kecil melihat istrinya yang sudah bisa tersenyum kembali.


" Sayang sekarang waktunya kita ke kantor polisi" ucap Raja dan langsun di jawab anggukan kepala oleh Cahaya.


" Saya pergi dulu, nanti Arti akan memberi tahu kalian kalau kalain sudah bisa kembali bekerja, dan kamu Ar, segera lagi ke kantor cabang, kalau kamu malas, maka aku akan mengurangi gaji kamu nanti" ucap Cahaya yang lagi lagi membuat semua nya tertawa.

__ADS_1


Setelah pamit, Cahaya langsung pergi meninggalkan toko kue nya dan menuju kantor polisi.


Setibanya di kantor polisi, Cahaya sudah meliat papa Pandu, Om Aldi dan juga Haikal dan juga Andra.


" kamu sudah tidak apa apa kan Nak?" tanya Papa Pandu pada menantunya.


" Aya sudah gak apa apa kok Pa" sahut Cahaya.


Papa Pandu pun tersenyum kecil, " Yasudah ayo kita masuk, agar kamu bisa tahu siapa dalang yang sudah menyebabkan toko kue kamu terbakar" ajak papa Pandu yang langsung membuat Cahaya menganggukkan kepalanya.


Mereka semua langsung masuk ke dalam untuk melihat siapa yang sudah membakar tok kue milik Cahaya, Raja begitu posesif pada Cahaya, dengan memeluk pinggang Cahaya saat berjalan masuk ke dalam kantor polisi, karena Raja tidak mau sampai Cahaya d lirik oleh para polisi.


Haikal dan Andra yang melihat kelakuan sepupunya hanya bisa menggelengkan kepala karena begitu posesifnya pada Cahaya.


Saat pintu di buka oleh polisi yang menjaga, Semua nya pada masuk dan Cahaya lah yang paling terahkir, begitu melihat siapa yang ada di dalam, jantung Cahaya langsung berdetak kencang.


Deg.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2