Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan

Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan
Bab 276


__ADS_3

Iren masih terdiam mendengar perkataan Kia, semua kata kata yang di ucap kan Kia masih terngiang ngiang di telinga nya.


" Iren...percaya lah, dendam mu tidak akan membuat kamu bahagian, walau pun kamu berhasil membunuh kami semua, walau pun kamu berhasil melenyap kan kami, tapi kamu tetap merasa kosong, kamu merasa sendiri setelah itu" ucap Kia lagi.


Iren menatap Kia, melihat wajah Kia yang lembut membuat Iren merasa tersentuh.


" Aku bisa menyuruh mas Pandu untuk menjemput mama mu di pulau sana, tapi kamu juga harus berjanji untuk bertaubat Ren, dan untuk masalah hati mu, aku yakin suatu saat ada laki laki yang benar benar mencintai mu dengan tulus, dan untuk harta mu, semua itu bisa di cari dengan cara yang halal, aku bisa membantu mu Ren" lanjut Kia.


Entah kenapa semua kata kata Kia membuat hati Iren tersentuh, dia langsung mengingat ibu nya yang masih berada di pulau terpencil, dia menatap Kia, kemudian menatap Pandu dan yang lain nya.


" Apa kalian akan membebas kan ku setelah apa yang telah aku perbuat dengan kalian?" tanya Iren.


" Kami akan meringan kan hukuman mu, aku yang menjamin, asal kau mau benar benar bertaubat, dan setelah kau keluar dari penjara nanti, aku sendiri yang akan memberi kan mu modal agar kau bisa memenuhi kebutuhan mu nanti nya" ucap Kia.


Iren menangia dan duduk tersungkur, dia merasa kalau diri nya sudah tidak berarti lagi, tangisan nya begitu pilu, dia meratapi nasib nya yang begitu malang.


" Maaf kan aku" ucap Iren tiba tiba yang membuat semua yang ada di sana terkejut, terutama Pandu Cs.


Kia tersenyum kemudian berjalan mendekati Iren, Kia duduk di depan Iren kemudian memegang tangan Iren.


" Aku sudah memaaf kan semua kesalahan mu Ren, dan kamh juga harus meminta maaf pada semua orang yang perna kamu sakiti, aku berjanji akan selalu ada buat mu, kalau kau benar benar mau berubah dan bertaubat, percaya lah pada ku Ren, kalau damai itu lebih indah" ucap Kia dengan lembut.


Iren mengangguk kan kepala nya dengan air mata yang masih menetes di pipi nya, Dia terus teringat mama nya yang masih berada di pulau terpencil.


" Tolong jemput mama ku Kia, aku berjanji tidak akan menganggu hidup kalian lagi, dan aku berjanji akan bertaubat di dalam penjara nanti" ucap Iren dengan wajah yang bersungguh sungguh.


" Pasti ren..pastii" sahut Kia dengan senyuman nya.


Iren membuanh seluruh peluru yang ada di pistol nya, kemudian dia melempar kan pistol itu ke arah Pandu.


" Aku minta maaf pada mu Ndu, semoga kau mau memaaf kan ku, aku siap menjalani hukuman ku karena sudah menyabab kan papa dan mama mu kecelakaan" ucap Iren yang sudah berdiri di dampingi Kia.


" Apa kau serius kalau kau ingin berubah? jujur aku belum percaya kalau kau secepat itu berubah" ucap Pandu dengan tatapan selidik nya pada Iren.

__ADS_1


" Aku tidak bisa meyakin kan mu, tapi kau bisa melihat sendiri nanti nya dan ke depan nya" ucap Iren.


Tak lama polisi yang sudah di hubugi Aldi datang, Iren sama sekali tidak bergeming, dia justru berjalan ke arah para polisi dan neyerah kan tangan nya untuk di borgol.


Polisi langsung memborgol tangan Iren, sebelum melangkah memasuki mobil polisi, Iren berbalik dan menatap Kia yang menatap nya juga.


" Aku tunggu janji mu Kia, untuk membawa ibu ku kesini dan ajari aku agar aku brtaubat ke jalan Allah" ucap Iren dengan tulus.


Kia mengangguk kan kepala nya dengan senyuman nya, setelah itu Iren menatap Pandu Cs yang juga menatap nya dengan wajah tak percaya.


" Apa kau percaya Al, kalau wanita gila itu sadar dengan kata kata yang di ucap kan Kia tadi" ucap Firman.


" Entah lah Man, semoga saja kata kata Kia tadi bisa menyadar kan nya" sahut Aldi.


Kini Iren sudah di bawa pergi dengan menggunakan mobil polisi, di dalam mobil dia menetes kan air mata nya karena menyesali perbuatan nya selama ini, sehingga papa nya meninggal dan sepupu nya Merry bunuh diri.


Harus nya aku dulu sadar diri, kalau tidak karena cinta buta ku dulu, mungkin sekarang nasib ku tidak seperti ini, dan aku bisa menerus kan perusahaan papa, batin Iren yanv masih meratapi nasib nya di dalam mobil.


" Alhamdulillah, tidak ada korban lagi" ucap Kia mengucap syukur.


" Sayang" panggil Pandu berjalan mendekati Kia.


" Mas" sahut Kia kemudian langsung memeluk Pandu saat Pandu sudah sampai di dekat nya.


" Lain kali jangan seperti ini, jujur mas tadi begitu khawatir pada mu sayang,lalau saja Iren tadi nekad bagaimana" ucap Pandu yang langsunh di angguki kepala oleh Kia.


" Yang penting sekarang inti nya sudah tidak kenapa napa Mas" ucap Kia.


" Tapi aku masih heran, kenapa dia bisa langsung berubah gitu ya, hanya karena mendengar ucapan Kia, dia langsung tersentuh begitu" tanya Firman.


" Kata kata Kia begitu menyentuh hati nya, maka nya dia langsung berubah seketika" ucap Bima yang di angguki kepala oleh yang lain nya.


Mereka pun langsung pulang ke rumah besar Atmaja, karena hari juga sudah hampir petang.

__ADS_1


*****


Setelah makan malam, semua nya berkumpul di ruang keluarga, kesehatan mama Dewi juga sudah mulai pulih, tinggal kaki nya saja yang harus di terapi agar bisa berjalan seperti sedia kala.


" Mas kamu harus tepati apa yang di minta sama Iren, kalau kita harus menjemput mama nya" ucap Kia.


Semua yang ada di sana sudah mengetahui cerita siang tadi soal Iren, mama Dewi dan Anita juga sudah memaaf kan Iren kalau Iren benar benar akan bertaubat.


" Iya sayang, kita lihat saja bagaimana dia di dalam sel sampai menunggu sidang, kalau dia benar benar berubah, mas akan menjemput mama nya" ucap Pandu.


" Tapi...." lanjut Pandu tapi masih mengantung.


" Tapi apa mas?" tanya Kia.


" Mas gak bisa meringan kan masa hukuman nya sayang, mengingat itu semua itu sudah ada prosedur nya dari pihak yang berwajib" ucap Pandu memberi tahu.


" Tak apa mas, Iren juga pasti tahu kalau masa hukuman nya bertahun tahun, yang penting dia selalu bersama mama nya" ucap Kia dengan mengelus lengan Pandu.


Pandu pun tersenyum pada Kia, setelah itu dia kembali menciumi Raja yang saat ini ada di dalam gendongan nya.


Bersambung...


Cerita Dokter cantik jodoh nya presdir tampan beberapa bab lagi tamat yaa readera tercinta.


kita lanjut ke seaseon 2 nya, yang mencerita kan tentang anak anak mereka dan kisah rumah tangga mereka.


Ikuti terus cerita nya ya readera tercinta.


Jangan lupa untuk selalu dukung karya author.


Terima Kasih


Love You

__ADS_1


__ADS_2