
Setelah Operasi yang memakan waktu sekitar tiga jam, ahkir nya Ara dan Azmi keluar dari ruangan Operai dengan perasaan bahagia, karena pasien nya tidak ada masalah sama sekali pasca menjalani operasi.
" Selamat ya, ahkir nya kamu berkompeten juga" ucap Azmi saat kedua nya masih di ruangan operasi.
" Lo fikir gue bakalan main main dengan nyawa orang, aneh banget" sahut Ara yang akan hendakkeluar dari ruangan operai.
Tapi suara bariton Azmi langsung menghenti kan langkah kaki Ara dan menatap Azmi dengan tatapan tak mengerti.
" Setelah makan siang gue nunggu Lo di parkiran, temani gue buat ngisi acara seminar anak fakultas kedokteran di UI" ucap Azmi menatap Ara dengan tatapan tak biasa.
" Kenapa harus aku" tanya Ara tak mengerti.
Azmi yang mendengar panggilan Ara yang biasa nya Lo Gue, tiba tiba mendadak menjadi aku, senyuman tipis di hadir di bibir Azmi, tapi syang Ara tidak menyadari nya.
Azmi mendekati Ara yang sedang menunggu jawaban dari pertanyaan nya, saat sudah di hadapan Ara, Azmi menatap wajah cantik Ara dengan seksama, setelah itu Azmi membisik kan sesuatu di telinga Ara yang membuat Ara langsung merinding.
" Karena kamu berbeda dengan yang lain" ucap Azmi langsung berjalan meninggal kan Ara yang diam mematung.
Sebelum Azmi hilang di balik pintu, Azmi kembali membalik kan tubuh nya melihat Ara yang masih berdiri seperti semula.
" Oiaaa aku suda dengan panggilan kamu barusan, Aku..Kamu, jangan di ganti lagi ya" ucap Azmi yang sontak membuat Ara berbalik meninggal kan Azmi yang sudah pergi meninggal Ara dengan senyuman di wajah nya.
Para suster yang berpapasan dengan Azmi merasa ketiban rezeki karena bisa melihat dokter tampan yang jarang tersenyum tiba tiba tersenyum, para suster langsung melauang seperti ada kupu kupu di atas kepala mereka,namun senyuman Azmi langsung pudar saat dia sadar semua orang menatap nya, dan wajah nya sudah kembali seperti semua, datar dan dingin.
*****
Ratu, Karin dan Sabrina yang sudah berada di toko kue langsung di sambut ramah oleh Arti, asisten Aya sekaligus sahabat terbaik Aya sedari kecil.
" Kamu pasti Ratu ya, yang kemarin hubungi kita" tebak Arti saat Ratu Cs sudah berada di depan toko kue.
" Iya kak, kakak kak Cahaya kan?" tebak Ratu yang langsung dapat gelengen kepala sambil tersenyum.
" Bukan dek, kenalin kakak Arti, sahabat nya Cahaya, dan kak Aya nya msih di dalam perjalanan,mungkin sebentar lagi sampai" ucap Arti yang langsung di jawaban anggukan kepala oleh Ratu.
" Oiaa kak kenalin ini sahabat aku yang sudah seperti saudara, yang ini Karin dan ini Sabrina" ucap Ratu memperkanal kan Karin dan Sabrina.
__ADS_1
Mereka pun langsung bersalaman saling memperkenal kan diri, Ratu langsung di ajak masuk sambil menunggu Aya datang, sekalian melhat kue dan roti yang ada di dalam etalase yang begitu menggoda buat di makan.
Saat sedang asik makan kue dan teh hangat, sebuah mobil Ayla berwarna putih berhenti tepat di depan ruko yang bertulis kan Aya' Bakery.
Seorang wanita cantik keluar dari mobil putih dengan senyuman mengembang di bibir nya, Ratu yang melihat Cahaya untuk pertama kali dari dekat langsung terbengong seketika.
Kecantikan Aya yang apa ada nya tanpa make up tebal membuat Ratu suka melihat Aya, biasa nya Ratu melihat Aya hanya di sebuah masalah karena toko kue nya yang begitu laris dan terkenal, sehingga Aya di kenal dengan wanita pengusaha muda yang bisa menerus kan usaha kedua orang tua nya dan berhasil membuka cabang dimana mana.
" Assalamualaikum" ucap Aya saat sudah masuk ke dalam toko kue nya.
" Walaikumsalam" sahut Arti, Karin dan Sabrina.
Tapi tidak dengan Ratu, dia masih terbengong menatap Aya yang benar benar cantik, tatapan mata nya membuat Ratu langsung mengingat kakak kesayangan nya yang sampai saat ini tidak pernah dekat dengan seorang wanita mana pun.
Ada keinginan Ratu untuk mengenal kan kakak nya Raja pada wanita yang saat ini ada di hadapan nya.
Sabrina yang melihat RAtu terbengong langsung memukul bahu Ratu dan mengaget kan Ratu.
" Kamu kenapa dia aja Rat, itu kak Cahaya sudah datang" ucap Sabrina yang langsung membuat Ratu tersenyum menatap Cahaya yang adadi hadapan nya.
" Maaf kak, Ratu tadi melamun" ucap Ratu sambil menggaruk kepala nya yang tertutup hijab.
Mereka pun kembali duduk, karyawan Aya langsung memberi kan minuman untuk bos nya yang baru datang, karena mereka tahu bos nya ada tamu penting saat ini.
" Maaf ya kalian sudah menunggu lama, tadi kakak jumpai dosen kakak dulu" ucap Aya yang langsung mendapat jawaban anggukan kepala oleh Ratu Cs.
" Oiaa kata nya Ratu mau pesan kue buat acara ulang tahun ya?" tanya Aya langsung.
" Iya kak...Ratu mau buat kejutan buat mama dan papa Ratu di acara aniversary mama dan papa Ratu" ucap Ratu memberi tahu.
" Waahhh...pasti orang tua kamu bangga punya anak seperti kamu" ucap Aya mengingat kembali orang tua nya yang sudah tenang di alam sana.
Ratu hanya tersenyum mendengar ucapan Cahaya, dan Ratu masih sesekali melihat Aya yang begitu cantik di mata Ratu, padahal Ratu adalah wanita, tapi entah kenapa Ratu begitu suka dengan Cahaya saat pandangan pertama kali melihat wanita yang ada di hadapan nya saat ini.
" Yasudah kamu pilih kue mana dan model nya yaa di katalog ini" tunjuk Aya memberikan katalog untuk contoh kue apa yang mau di pesan Ratu.
__ADS_1
" Emmm..kak boleh gak kalau Ratu reques soal kue yang mau Ratu pesan, soal harga gak maslah kak, yang penting semua yang ada di rumah suka sama pesanan Ratu" ucap Ratu sedikit takut.
"Boleh dong dek, yasudah kamu bilang mau kue apa dan model nya gimana? biar kakak catat ya" tanya Aya langung membuat RAtu tersenyum senang.
Ratu dengan senang memberi tahu keu apa dan model nya pada Aya, tak lupa kue lain agar teman teman papa dan mama nya bisa memilih ingin makan kue apa, karena Ratu ingin memberi kejutan untuk membuat party kecil dengan keluarga dan sahabat mama dan papa nya.
Setelah semua nya di catat oleh Aya, kini Ratu Cs langsung pamit pulang, Karin sudah di jemput dengan supir pribadi nya, begitu juga dengan Sabrina.
Ratu masih menunggu di depan Ruko sambil memain kan ponsel nya karena kakak nya sampai sekarang belum jemput juga.
Aya yang ingin keluar untuk membeli bahan kue yang habis stock langsung menghampiri Ratu yang duduk di meja di depan Ruko sendirian.
" Loh Dek, kenapa belum pulang?" tanya Aya sambil melihat jam yang ada di tangan nya.
" Kakak belum jemput kak, masih di jalan kata nya" ucap Ratu.
"Masih lama kakak kamu jemput nya, kalau masih lama ayo kakak antar saja, kebetulan kakak juga akan melewati komplek rumah kamu" ajak Ara.
" Gak usah kak, kakak udah dekat ko, lagian nanti kakak jadi kelamaan takut nya, kan kakak juga mau buat kue buat pesanan Ratu nanti malam kan?" tolak Ratu tidak mau merepot kan Aya.
" Yasudah kalau begitu, kakak pergi dulu ya, kalau kakak kamu lama jemput nya, kamu tunggu di dalam saja" sahut ucap Aya dengan senyuman di bibir nya.
Ratu hanya bisa mengangguk sambil tersenyum, Aya pun langsung berjalan ke arah mobil nya untuk segera pergi ke supermarket membeli bahan kue yang habis, saat Aya mau masuk mobil, mobil Raja datang tepat di depan toko kue Aya.
Aya yang melihat mobil berwarna orange berhenti di depan ruko nya langsung melihat dari spion mobil nya, sementara Raja hanya melihat Aya yang hendak masuk ke dalam mobil, tapi Raja tidak melihat wajah Aya sama sekali.
" Itu pasti jemptan Ratu, syukur lah dia sudah jemput" ucap Aya kemudian langsung melaju kan mobil kesayangan nya.
Sedang kan Ratu langsung masuk ke dalam mobil kakak nya sat sudah berhenti di depan Ruko.
" Kakak lama" ucap Ratu dengan wajah yang sudah di tekuk.
" Maaf dek, tadi kakak kan habis dari bengkel dulu, liat kondisi di sana gimana" sahut Raja yang gemas melihat wajah adik nya.
bersambung.
__ADS_1