
Dan disini lah sekarang para cucu-cucu keluarga Atmaja, Cahaya meminta temanya berhubungan dengan pantai, jadinya mereka saat ini berada di ancol, karena pantai yang paling dekat di Jakarta adalah Ancol.
Cahaya memakai baju bunga-bunga dan hijab pashmina pink di padukan dengan topi pantai, sedangkan Raja memakai celana hitam, baju kaus hitam polos dan kemeja motif yang senagaja tidak di kancing.
Andra dan Azmi menyiapkan kamera untuk merekam apa Cahaya dan Raja, sedangkan Wisnu memberikan contoh gerakan yang di lakukan Cahaya dan Wisnu. Haikal sendiri menyiapkan peralatan lain agar gambar menjadi lebih maksimal.
" Huuft...kakak mending di suruh operasi 5 pasein satu harian dari pada di suruh ngerjai kerjaan gak jelas gini" ucap Azmi sambil sesekali membidik pemandangan di hadapannya menggunakan kamera yanga da di tangannya.
" kerjain aja dengan ahti ikhlas By, biar hasilnya bagus dan Cahayanya senang" ucap Ara dari belakang Azmi sambil mengendong Baby Hulya.
" Iya Uma" jawab Azmi sedikit lemas.
" Ayo sekarang kita mulai ya, kamu Ya berdiri di sini, sambil ngelihat ke depan, jangan lupa senyum, terus nanti Raja jalan dari sana, kamu lihat dia kayak orang kagum gitu lah, terus kamu juga ikut jalan ke arahnya, kalian ngerti kan" ucap Wisnu.
" Heeem" sahut Raja, sedangkan Cahaya hanya menganggukkan kepalanya saja.
" Oke kita mulai ya, siap-siap ambil posisi. Okee..kamera rool action" teriak Wisnu kencang.
Haikal langsung menghidupkan musiknya, Cahaya melakukan apa yang di katakan Wisnu, namun tidak dengan Raja. dia berjalan seperti orang biasa namun tidak ada senyuman sama sekali di wajahnya.
" CUT" teriak Wisnu sedikit kesal.
" Ja serius dong, masa muka kamu kayak mau nagih hutang gitu sih sama orang, senyum nya mana" ucap Wisnu.
" Iya-iya maaf" sahut Raja.
" Serius Ja, panas ini" teriak Azmi yang langsung di jawab dengan acungan jempol oleh Raja.
Hampir lima jam ahkirnya mereka selesai dengan syuting-syutingan meraka, kini semuanya sedang beristirahat di salah satu tempat santai sambil meminum es kepala.
Cahaya cukup puas dengan hasilnya, walau pun suaminya sedikit kakau pastinya. dia senyum senyum sendiri saat melihat adegan demi adegan yang mereka lakukan, dan membuat dirinya tertawa saat melihat kekesalan para kameramen saat Raja dan dirinya melakukan kesalahan.
" Tinggal di edit aja tu, kalau soal edit mengedit suruh aja Haikal, dia mah pakarnya" ucap Andra.
" Malam ini harus siap ya Kal" perintah Raja.
" Heemmm" sahut Haikal dengan mata menatap ke arah leptop sedang mengedit hasikl syuting mereka tadi.
Para orang tua sudah tidak sabar ingin melihat hasil syuting anak-anak mereka, karena saat pulang ke rumah wajah mereka sudah seperti jagung kering karena sudah di biarkan terjemur oleh sinar matahari.
" Jadi hitam gini aku" ucap Andra menatap dirinya di cermin.
" MAsih tetap tampan kok sayang" ucap Tiara yang langsung mmebuat Andra tersenyum dan memeluk sang istri.
__ADS_1
" Ayo kitaturun ke bawah, kita lhat hasil syuting tadi, semuanya sudah pada nunggu" ajak Tiara yang langsung di jawab dengan anggukan kepala oleh Andra.
Dan di sinilah mereka semua, bahkan bukan hanya keluarga Atmaja, namun juga ada Aldi dan Widya, keluarga Nugroho yang ikut menyaksikan syuting para anak-anak mereka.
Infokus sudah di siapkan Wisnu, tinggal menunggu penanyangannya saja, gambar yang pertama keluar adalah nomor yang berhitung mundur dari angka 10 sampai 0. dan muncullah hasil syuting video abal-abal para cucu mantu keluarga Atmja yang membuat semua nya terkekeh lucu.
" Itu yang punya ide buat adegan seperti itu siapa?" tanya papa Azmi.
" Wisnu om" jawab Andra.
" Bagus juga, bisa nih kita buat perusahaan baru untuk bidang ini Pan" ucap papa Azmi memberi penawaran.
Papa Pandu hanya bisa terkekeh mendengar penawaran besan kakanya itu, " Serahkan saja sama anak-anak Mas, kan mereka sekarang yang hendle perusahaan" jawab pandu.
" gak usah ngada-ngadah deh Pa, ini aja keter boneng ngurusi perusahan, malah mau buat perusahaan baru" Azmi ikut menimpali yang membuat semua tertawa.
" Ini hanya permintaan Cahaya saja Pa, karena dia ingin Raja luwes sedikit, bir gak kaku kayak kanebo kering" ucap Ara yang langsung di tatap Raja dengan tatapan tajam.
Pandu yang melihat gambar di depannya tersenyum sendii karena mengingat kejadian bertahun-tahun lalu, saat Kia istrinya sedang bernyanyi lagu ini di acara nikahan Aldi dan Widya dan tapa sadar dia juga ikut menggoyangkan jempolnya walau juga kaku seperti Raja yang juga kaku.
Moment itu tidak dapat dilupakan Pandu, walau seleai bernyanyi dia begitu malu dan langsung membawa Kia turun dari atas panggung.
Saat video yang di depan selesai, tiba-tiba muncul video baru yang menampilkan Azmi bernyanyi untuk Ara dan diam-diam di rekam oleh Haikal dan Andra.
Biar kau gendut, pipimu tembem
Ku tetap suka
Bodimu bulat, perutmu buncit
Ku tetap cinta padamu
Kucinta kamu adanya
Biar gendut tidak masalah
Jangan dengarkan mereka yang tidak suka
Anggap biasa saja
Kucinta kamu slamanya
Sampai nanti tutup usia
__ADS_1
Kan kusayangi dirimu dan ku cintai
Dengan sepenuh hati
" Aby lagunya gak enak banget di dengar, emang Ara gendut" rengek Ara kesal.
" Gak sayang, itu cuma lagu, mereka aja yang jahil" bujuk Azmi yng menatap kedua tersangka dengan tatapan lapar.
Semua keluarga tertawa melihat Azmi yang sudah ketar ketir membujuk Ara,sedangkan Haikal dan Andra tertawa terbahak-bahak karena melihat Azmi yang sudah ketakutan.
Namun tiba-tiba tawa Andra dan Haikal terhenti saat melihat penayangan di hadapan mereka yang di putar oleh Wisnu atas perintah Raja.
Di Video itu, Andra dan Haikal di cueki Tiara dan Ratu dan membuat Andra dan Haikal duduk diam sambil memandangi istri-istri mereka yang sedang asik main sendiri, sedangkan Wisnu diam-diam merekam wajah mereka yang melongo seperti gak punya istri.
Lagu yang di sandingkan Wisnu dan Raja lagu Aca..Aca..Nehi..Nehii. Semua semakin terkekeh melihat bentuk wajah Andra dan Haikal yang seperti orang bodoh, dan tentu saja Azmi yang paling menertawakan mereka untuk balas dendam.
Sampai-sampai Azmi ikut bernyanyi mengikuti lagu yang di putar.
mau makan, mau minum bikin sendiri
Cuci baju-celana, nyetrika pun sendiri
Apalagi bila tanggal tua mendekati
Aku bagai bujangan yang tak punya istri
Nasib, memang nasib jadi begini
Semuanya apa-apa kulakukan sendiri
Lama-lama mumet juga, eh, kalo begini
Bisa talak tilu, talak tilu
Alala tum Aca aca nehi nehi
Belum selesai Azmi bernyanyi sudah mendapat lemparan bantal dari sang adik ipar karena kesal.
" Puas banget ngerainya" ucap Andra.
" Makanya jangan usil diluan kamu" sahut Raja yang hanya mendapat jawaban tatapan malas dari Andra.
Semua begitu bahagia melihat hasil rekaman sang anak dan mantu mantu keluarga Atmaja, Anita dan Bima begitu senang melihat semunay sudah kembali seperti biasa setelah kepergian yang sama untuk selama-lamanya.
__ADS_1
Bersambung.