
Sementara di kediaman Atmaja, mama Dewi yang tertidur tiba tiba bermimpi buruk dengan adegan kecelakaan yang menimpa diri nya dan juga suami nya.
" Jangan..jangaan..tolong jangan celakai kami..tolooong tolooong" tariak mama Dewi yang sontak membuat Pandu dan yang lain nya terkejut saat sedeng makan siang.
" Mama..." ucap Pandu yang langsung berlari meninggal kan meja makan ke kamar mama nya yang kebetulan tidak jauh dari meja makan.
Pandu membuka pintu dan terkejut melihat mama nya masih histeris sambil menutup mata.
" Ma...maa bangun Ma" ucap Pandu dengan lembut.
Kia dan lain nya sudah menyusul Pandu ke kamar mama nya,karena mama tidak kunjung bangun, Kia mengambil suntik dan obat penenang agar mama Dewi kembali tenang.
Dengan perlahan Kia menyuntik kan nya pada tangan mama Dewi, Tak lama setelah itu mama Dewi kembali lemas dan diam seperti tidur seperti sedia kala.
Pandu menarik nafas dalam melihat kondisi mama nya saat ini, Kia dengan perlahan mengelap keringat yang ada di kening mama Dewi.
" Ndu ada yang mau aku cerita kan sama kamu, setelah kita makan siang" ucap Bima kembali ke meja makan dengan menuntun Anita.
" Kasian mama mas, masih di hantui dengan kecelakaan itu" ucap Kia.
" Polisi sudah menyelidiki sayang, dan mungkin nantik kak Bima melapor kan nya pada Mas, karena memang kak Bima yang mas suruh untuk mengurus nya" ucap Pandu yang langsung di angguki kepala oleh Kia.
Mereka kembali ke meja makan untuk melanjut kan makan nya.
*****
Saat ini Pandu dan Bima sudah berada di ruang kerja nya, Bima mencerita kan semua yang di beri tahu oleh polisi pada diri nya mengenaik kasus kecelakaan mertua nya.
Pandu mengerat kan tangan nya saat mengetahui kalau kecelakaan orang tua nya sudah di rencana kan.
" Apa sudah tahu siapa dalang dari semua ini kak?" tanya Pandu.
__ADS_1
Bima hanya mengangguk kan kepala nya menjawab ucapan Pandu.
"Aldi dan Roger langsung mencari tahu setelah mendapat kabar dari pihak polisi, dan mereka langsung bergerak cepat untuk mengetahui siapa yang sudah merencana kan kecelakaan mama dan papa" ucap Bima.
" Siapa kak?" tanya Pandu.
" Iren Ndu, lebih tepat nya Adela" ucap Bima memberi tahu.
Rahang Pandu langsung mengeras mendengar nama itu.
Sudah ku duga, pasti dia dalang dari kecelakaan mama dan papa, dia sudah berhasil membuat keluarga ku hilang satu, aku akan membalas ini semua, nyawa di bayar dengan nyawa, batin Pandu dengan wajah yang memerah.
Tanpa mereka sadari Kia mendengar semua percakapan suami dan kaka ipar nya, Kia menutup mulut nya tanda terkejut.
Jadi Iren masih hidup, dan menyamar menjadi Adela, dan di lihat dari wajah mas Pandu kalau mas Pandu akan membalas ini semua, tidak...tidak..aku tidak mau ada nyawa lagi setelah nyawa papa yang jadi korban, aku harus bertindak sesuatu, jangan sampai ada korban lagi, batin Kia.
Kia dengan serius mendengar kan rencana yang akan di buat oleh Pandu dan kak Bima, mereka juga menghubungi Aldi dan Firman saat itu juga, dan Aldi dan Firman pun memberi tahu kalau Adela juga berada di pesta Ricki.
Setelah selesai membahas rencana mereka, kini Pandu dan Bima langsung turun untuk menjalan kan rencana mereka.
Kia pun langsung berlari turun ke kamar kakak ipar nya untuk menitip kan Raja sebentar.
" Kak Nita, kakak tidak apa apa kan kalau Kia titip Raja sebentar saja, ada yang mau Kia kerja kan di luar rumah, dan ini penting kak, nanti Kia bicara kan kalau sudah selesai" ucap Kia.
Anita yang bingung hanya menerima Raja yang tertidur pulas, dia ingin bertanya lebih serius pada Kia tapi Kia sudah pergi setelah mengata kan kalau stock Asi di kulkas di kamar masih banyak.
Kia melihat mobil kak Bima sudah keluar dari pekarangan rumah, Kia langsung menyuruhmang Madi untuk mengikuti mobil yang di kendarai oleh kak Bima.
" Mang ayo mang buruan ikuti mobil kak Bima, cepat mang, jangan sampai kita kehilangan jejak" ucap Kia yang sudah khawatir.
" Iya non, tapi apa yang terjadi non, kenapa kita harus mengikuti mobil den Bima?" tanya mang Madi.
__ADS_1
" Nanti saja bertanya nya mang, yang penting sekarang kita tidak kehilangan jejak mobil kak Bima" ucap Kia.
Sementara di acara resepsi pernikahan Ricki, Firman dan Aldi langsung pamit dan memberi tahu kan rencana yang sudah di buat oleh Pandu, Ricki pun mengerti dan mengangguk kan kepala nya, tak lupa dia mengucapkan hati hati pada sahabat sahabat nya.
Widya dan Rika di antar ke rumah Atmaja oleh anak buah Roger agar mereka berdua aman, mereka tidak mau kalau istri istri mereka jadi korban seperti orang tua Pandu.
Kia yang masih mengikuti mobil yang di kendarai kak Bima merasa semakin was was, kenapa arah mobil yang di kendarai kak Bima mengarah ke arah hutan.
" Mas kenapa kamu malah ke daerah sini, ini kan daerah hutan mas" ucap Kia dengan nada khawatir nya.
Sementara Iren atau Adela sudah tahu kalau saat ini Pandu ingin membalas kan dendam nya karena dia tidak sengaja melihat gerak gerik Aldi dan Firman saat di pesta.
Awal nya tadi Adela ingin merusak acara pesta Ricki dan Naya, tapi karena Adela merasa kalau Pandu dan yang lain nya adalah santapan bagus, maka dia pun lebih milih keluar dari pesta dan mengikuti mobil Aldi dan Firman yang sengaja memancing Adela untuk segera mengikuti mobil mereka.
Orang yang selalu ada di belakang Adela kali ini tidak mau ikut campur, dia tidak mau hidup nya hancur kalau Adela gagal dalam menjalan kan misi balas dendam nya.
Adela sudah tiba di tempat yang di rencana kan oleh Pandu dan yang lain nya untuk balas dendam.
Roger yang tahu gerak gerak nya di ikuti pun hanya bisa melirik ke kanan dan kiri kalau orang orang suruhan Iren saat ini sedang bersembunyi di sekitar mereka berdiri dan mengelilingi mereka.
" Kalian masuk ke dalam kandang ku sendiri, maka terima lah balas dendam ku, kalian akan mati seperti nyamuk yang tinggal satu tepukan saja" ucap Adela dengan senyuman di wajah nya.
Kia yang sudah sampai di tempat memilih berdiam diri di dalam mobil melihat sekeliling, hanya ada mobil mobil saja, tapi tidak nampak di mana suami nya dan yang lain nya.
" Ya Allah lindungi suami ku dan yang saudara saudara ku ya Allah" ucap Kia kemudian membuka pintu mobil dengan perlahan dan turun dari mobil.
Bersambung.
Jangan lupa dukungan nya yaa...
Terima kasih banyak
__ADS_1
Love You