Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan

Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan
DCJPT 129


__ADS_3

Suara Adzan berkumandang dan terdengar di telingan Cahaya, dengan perlahan membuka matanya, dan Cahaya langsung melihat wajah tampan Raja yang sedang tertidur pulas tepat di hadapan wajahnya sambil memeluk dirinya.


Cahaya tersenyum sendiri mengingat malam pengantin mereka tadi malam, dengan pelan Cahaya memindahkan tangan Raja dan atas perutnya, dan Cahaya hendak menuju kamar mandi, namun karena terasa peri di **** *************, Cahaya langsung mendesis karena terasa begitu perih.


" Ssssssss" desis Cahaya.


Dengan perlahan Cahaya ingin turun dari atas tempat tidur, tapi rasa sakit yang di rasanya malah semakin perih saat Cahaya menurun kan kedua kakinya.


" Awwww" teriak Cahaya dan langsung terduduk kembali saat tadi berusaha berdiri.


Raja yang mendengar suara Cahaya langsung membuka matanya, " Sayang" panggil Raja dan melihat Cahaya sudah duduk di pinggir tempat tidur.


" Apa masih terasa begitu sakit sayang" tanya Raja dan Cahaya hanya menjawab dengan anggukan kepala karena mearsa malu.


Raja langsung turun dari tempat tidur dan mengenakan boxer miliknya yang masih berserakan di lantai, Cahaya yang melihat tingkah suaminya yang tidak merasa malu sedikit pun hanya bisa membulat kan matanya.


Raja langsung mendekati Cahaya dan ingin mengendong Cahaya untuk di bawa ke kamar mandi, namun langsung di tolak Cahaya.


" Aii mau apa?" tanya Cahaya berusaha menghindar dari Raja.


" Mau apa? ya mau gendong kamu lah sayang ke kamar mandi, emangnya kamu bisa jalan sendiri ke kamar mandi dengan keadaan yang masih seperti ini" tanya Raja dan membuat Cahaya langsung menelan salivanya karena langsung merasa nyeri.


" Kamu tidak perlu malu sayang, semua yang ada pada dirimu sudah Aii lihat, bahkan Aii rasakan" ucap Raja yang sukses membuat wajah Cahaya mendadak panas seketika.

__ADS_1


Dengan gerakan cepat, Raja langsung menggendong Cahaya masuk ke dalam kamar mandi, di dudukkan Cahaya di atas closed sementara, dan Raja langsung mengisi bethup untuk Cahaya berendam agar rasa nyeri terasa berkurang.


Setelah air hangat sudah terisi full, tak lupa Raja memasukkan aromata terapy ke dalamnya agar Cahaya bisa semakin rileks.


" Ayo sayang" ajak Raja.


" Aya bisa sendiri Aii" tolak Cahaya dan berusaha berjalan sedikit, namun Raja tetap saja tiba-tiba mengendong Cahaya dan memasukkan Cahaya ke dalam bethup, dan saat Raja ingin masuk, Cahaya langsung cegah .


" Aii mau apa?" tanya Cahaya.


" Tentu saja mau membantu kamu mandi sayang" sahut Raja dan ingin melangkah masuk, namun langsung di cegah Cahaya.


" No Aii, Aii mandi di sana saja, yang ada nanti kita tidak jadi mandi, nanti telat sholat subuhnya" tolak Cahaya dan membuat Raja tertawa kekeh.


Raja pun langsung mandi dengan menggunakan shower, sedangkan Cahaya di bethup.


*****


Di kediaman Atmaja, Andra langsung memberitahu pada Haikal kalau dia kan telat berangkat ke kantor, karena ada yang mau di urus nya, dan mendadak, dengan pagi-pagi buta Andra langsung pergi meninggalkan rumah dan melajukan mobilnya ke arah rumah Tiara.


Setelah menempuh perjalanan sekitar 1 jam, Andra sudah berada tepat di depan rumah Tiara, Andra melihat jam yang melingkar di pergelangan tangannya, masih menujukkan pukul 6 lewat 10.


" Tiara pasti masih bersiap-siap" ucap Andra yang melihat ke arah rumah Tiara.

__ADS_1


Andra keluar dari mobil dan berdiri bersandar di pintu mobilnya sambil menunggu Tiara keluar dari rumahnya.


Setelah menunggu hampir 1 jam lamanya, Tiara keluar dengan mobil kesayangannya, namun Tiara langsung terkejut saat melihat Andra berdiri tepat di sebrang rumahnya.


Tiara langsung menghentikan mobilnya, " Andra" panggil Tiara yang membuat Andra mengangkat kepalanya yang sebelumnya tertunduk melihat layar ponselnya.


Tiara langsung mendekati Andra yang berdiri di depan mobilnya.


" Kenapa kamu pagi-pagi ada di sini? sedang apa?" tanya Tiara.


" Kamu kenapa lama sekali sih, dandan kamu kelaman tau gak" ucap Andra tanpa menjawab pertanyaan Tiara dan malah menganggetkan Tiara.


" Ck, namanya juga perempuan Ndra, Ia kali siap mandi langsung pakai baju terus pergi, setidaknya harus bersolek lah, kamu aja pasti siap mandi berkaca dulu kan, beneri rambut, pakai parfum" sahut Tiara yang membuat Andra malu sendiri dengan ucapannya.


" Yasudah ayo cepat masuk mobil, aku antar kamu ke kantor, tapi sebelum itu kita serapan dulu, ada yang mau aku omongin sama kamu" ajak Andra.


" Loh-Loh, aku naik mobil sendiri aja Ndra, kamu gak usah repot repot ngantarin aku" tolak Tiara yang membuat Andra langsung membalikkan tubuhnya dan menatap Andra dengan tatapan tajam, dan membuat Tiara sedikit takut.


" Iya-iya aku ikut kamu, tapi sebentar aku ambil tas aku dulu" mau gak mau Tiara ikut Andra.


Setelah menyerahkan kunci mobilnya pada pada penjaga rumah Tiara, Tiara langsung masuk ke dalammobil Andra, dan dengan cepat Andra langsung melajukan mobilnya menuju tempat makan karena sejujurnya saat ini perutnya sudah begitu lapar.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2