
" Dia kenapa?" tanya Andra dengan heran sambil menatap wajah Ratu.
Ratu hanya bisa menaik kan bahunya menjawab tak tahu, " Adek ajak kakak ke sini buat bantu cari kak Azmi, adek ngantuk banget tahu gak, besok kuliah pagi" ucap Ratu.
" Emang kak Azmi kemana? terus kenapa ni ibu bunting di sini, malah buat rusuh lagi" tanya Andra.
" Gak tahu kak, makanya cepatan telpon atau cari" suruh Ratu yang langsung membuat Andra berdecak kesal.
" Ck, merepotkan aja kamu kak" ucap Andra yang membuar Ratu tertawa, sedang kan Qiara malah masa bodo sambil mengusap air matanya yang sebenarnya tidak lah keluar.
Tok
Tok
Tok
Andra mengetuk pintu kamar kakaknya, dan pintu pun langsung di buka oleh Azmi yang baru saja selesai mandi.
" Kenapa Ndra?" tanya Azmi masih menggosok rambutnya yang masih basah.
" Kakak baru pulang?" bukannya menjawab malah kembali bertanya.
Azmi hanya menganggukkan kepalanya kemudian menyuruh Andra masuk ke dalam kamar, " Kakak gak ngerasa kehilangan sesuatu?" tanya Andra lagi.
__ADS_1
Azmi langsung tersenyum mendengar pertanyaan adik iparnya itu, Ia pasti sudah tahu apa yang di maksud oleh adik ipar nya.
" Dimana istri cantik ku sekarang?" tanya Azmi menatap Andra.
" Ck, aku kira kakak gak tahu maksud aku, tuh bidadari bunting ada di kamar Ratu, nangis dan buat kamar Ratu jadi sampah, tisu berantakan dimana mana" ucap Azmi memberitahu.
Azmi langsung tersenyum karena mendengar istrinya masih saja merajuk, " Biar kan saja kalau gitu, Ratu suruh saja tidur di kamar tamu, atau tidur di kamar Oma, kakak mau sengaja mau diamin kakak kamu, kakak mau buat kejutan untuk acara sabtu besok" ucap Azmi yang membuat Andra malah menggelengkan kepalanya.
" Ternyata suami istri ini sama saja, sama sama buat repot orang aja" gumam Andra yang masih dapat di dengar oleh Azmi.
" Kakak dengar Ndra" sindir Azmi yang membuat Andra langsung memamerkan gigi pepsodentnya.
" Emang kakak mau buat acara apaan sih?" tanya Andra.
"Tapi kakak senagaja mau buat kejutan, makanya biarin aja, entar juga capek sendiri" lanjut Azmi yang di jawab anggukan kepala oleh Andra.
Setelah bercerita mengenai kakaknya, Andra kembali ke kamar Ratu yang malah melihat Ratu dan Ara sudah tertidur begitu nyenyak nya tanpa ada masalah sedikit pun.
" Masya Allah, tadi aja ngerepti ni orang, nah sekarang malah jadi molor" ucap Andra dengan raut wajah kesal.
Saat Andra ingin menutup pintu malah melihat Azmi datang ke kamar Ratu, " Gimana masih nangis istri cantik kakak?" tanya Azmi.
" Tuh liat aja sendiri, Andra mau tidur" ucap Andra yang langsung pergi meninggal kan Azmi di depan pintu kamar Ratu.
__ADS_1
Azmi melihat istrinya yang sudah tertidur pulas hanya bisa menggelengkan kepalanya saja, dengan pelan dia mengangkat tubuh Ara untuk di pindahkan ke kamar mereka, setelah itu dengan pelan Ia menutup pintu kamar Ratu agar adik iparnya itu tidak terbangun.
*****
Kini bulan sudah berganti dengan sinar matahari, namun pagi ini matahari seperti malu malu untuk menampakkan sinarnya, sama seperti dengan hati Ara yang masih kesal dengan suaminya.
" Sudah dong sayang, jangan ngambek terus, entar kita juga tau apa jenis kemalin anak kita, untuk saat ini dia masih ngumpet aja" bujuk Azmi sambil memeluk tubuh Ara dari belakang.
" iss Aby gak asik, tapi kan acara ini lagi buming By, para artis yang hamil semua buat acara itu, istrinya Raffi ahmad aja buat acara seperti itu By" sahut Ara masih dengan wajah cemberut.
" Tapi kita kan bukan Artis sayang, mereka buat acara gitu biar makin banyak yang liat dan mereka juga di bayar sayang, lah kita bukan di bayar, malah bayar kan" ucap Azmi yang sengaja mmebuat Ara semakin kesal.
" Aby sekarang kok jadi perhitungan bengat sih, padahal uang Aby juga banyak banget, gak akan abis sampai tujuh turunan, buat acara yang gak seberapa aja malah gitu bilangnya" ucap Ara dengan wajah yang sudah hampir menangis.
" Kita gak boleh boros sayang, kita juga harus memikirkan untuk tabungan anak kita nanti" sahut Azmi yang menahan tawa melihat wajah istrinya yang semakin merah padam.
" Tau ahk, Aby gak sayang Ara lagi" ucap Ara yang langsung pergi keluar kamar meninggalkan Azmi yang masih tersenyum.
Di meja makan, Ara masih saja kesal, dan hal itu malah membuat semua keluarga yang melihat nya hanya menggeleng kan kepalanya, mereka sengaja tidak mau bertanya karena Andra sudah menceritakan acara yang akan di buat besok malam, dan ini akan membuat kejutan buat Ara nantinya.
Kenapa semuanya pada diam sih, apa mereka semua gak lihat wajah aku yang lagi kesal gini, dan tante Kia biasanya juga orang yang paling tahu gimana keadaan aku kalau lagi kesal, ini malah diam saja, batin Ara memperhatikan seluruh keluarganya.
Bersambung.
__ADS_1