
Pandu dengan lembut mengusap perut buncit Kia dan mensejajar kan kepala nya di perut Kia.
Dengan lembut Pandu mencium perut Kia sambil mengajak calon anak yang di dalam perut Kia berbicara.
" Sayang nya papa maafin papa ya, semalam papa gak kasih kabar kamu sama mama kamu, papa juga rindu banget sama kamu nak, nantik malam kita ketemu yaa" ucap Pandu sambil sedikit terkekeh.
Dan respon dari si baby pun bergerak dengan lincah di dalam perut Kia.
Sementara Kia yang mendengar ucapan suami nya langsung mencubit lengan suami nya dengan gemas.
" Mas bicara apa sih, malu maluin aja, kalau ada yang dengar gimana?" ucap Kia memasang wajah cemberut nya.
" Gak ada siapa siapa sayang, yang dengar juga cuma anak kita" sahut Pandu kemudian mencium gemas pipi Kia.
Sementara di ruang keluarga, Aldi dan Bima mencerita kan semua kejadian dari awal sampai ahkir saat di kota Palembang pada semua nya.
Mereka semua tidak menyangka jika Bayu seperti itu. tapi syukur nya dia sadar dan tidak jadi menghancur kan rumah tangga Pandu dan Kia.
Selesai memberi tahu kejadian selama di Palembang, Bima dan Aldi langsung masuk kamar untuk istirahat karena sedikit lelah akibat belum ada istirahat dari kemarin.
Anita pun menemani suami nya ke dalam kamar, dan mambantu memberes kan barang barang suami nya.
" Aku gak nyangka Bayu seperti itu Mas, soal nya dia itu baik banget lho kalau di rumah sakit" ucap Anita pada Bima saat di dalam kamar.
" Yaah nama juga cinta yang terlalu obsesi sayang, jadi begitu" sahut Bima sambil merebah kan tubuh nya di kasur king size nya.
" Mudah mudahan gak ada lagi masalah untuk rumah tangga Pandu dan Kia ya Mas, aku gak tega liat mereka seperti ini terus" ucap Anita lagi duduk di pinggir kasur.
" Semua nya sudah selesai sayang, insya Allah gak ada yang ganggu hubungan mereka, ke depan nya mereka pasti akan bahagia sama seperti kita" sahut Bayu.
" Ara mana sayang?" tanya Bayy karena tidak melihat putri kecil nya.
" Ara lagi main sama Bik sum Mas, sengaja aku suruh main biar gak dengar kita bicara" jawab Anita kemudian mengambil air minum yang sudah di siap kan di atas nakas untuk suami nya.
Bima pun menerima minum yang di beri kan Anita, setelah minum saat Anita ingin melangkah ke dapur mau meletak kan gelas ke dapur, Bima menarik tangab Anita dengan lembut.
" Mau kemana sayang?" tanya Bima.
" Ke dapur lha Mas, mau naruh gelas nya kan uda kotor" sahut Anita yang bingung kenapa dengan suami nya ini.
__ADS_1
" Nanti saja sayang, aku rindu..mumpung Ara lagi main, satu ronde saja" ucap Bima dengan wajah tanpa dosa nya.
Anita yang mendengar perkataan suami nya langsung melotot kan mata nya.
" Mas ini tuh masih siang, apa gak tahan nunggu sampai malam, ada ada aja kamu Mas, awas lepas deh Mas" ucap Anita ingin melepas kan tangan nya.
" Aku uda gak tahan sayang, sebentar aja yaa, plisssss" ucap Bima lagi.
Ahkir nya mau tidak mau Anita melayani suami nya di siang hari, karena gak tega lihat suami nya yang tersiksa akibat menahan hasrat nya.
Sementara di kamar lain, Aldi selesai membersih kan badan nya, Dia langsung menghubungi calon istri nya yang belun di kasih kabar dari semalam.
" Assalamualaikum calon istri" ucap Aldi saat Widya sudah mengangkat sambungan telpon nya.
" Walaikumsalam kak, kenapa baru kasih kabar sekarang, Widy khawatir kak" sahut Widy ya panjang lebar.
Aldi yang mendengar nya langsung tersenyum karena mendengar calon istri nya begitu mengkhawatir kan diri nya.
" Kakak baik baik saja kok, dan ini juga uda di Jakarta baru aja nyampek satu jam yang lalu" ucap Aldi lagi memberi tahu.
" lho kok kakak gak beri tahu Widy sih kalau uda pulang" sahut Widya sedikit protes.
Widya yang mendengar Aldi memanggil nya sayang langsung terkejut dan pipi nya langsung terasa panas.
Untung aja kak Pandu lagi gak ada di sini, kalau ada bisa malu aku, karena liat pipi aku yang uda panas akibat dia bilang sayang tadi, gumam Widya.
Aldi yang tidak mendengar suara Widya pun memanggil Widya.
" Halo Wid, kamu masih di sana kan" panggil Aldi.
" Ehk iya Kak, Widy masih di sini kok" ucap Widya sedikit gugup.
" Kamu kenapa? kok bicara nya gitu" tanya Aldi yang heran dengan suara calon istri nya.
" Gak kenapa napa kok kak, oia kakak ini lagi dimana?" tanya Widya balik.
"Kakak masih di rumah Pandu, entar sorean aja balik ke apertemen, sekalian jemput kamu di kafe, kamu hari ini ke kafe kan?" sahut Aldi dan kembali bertanya pada calon istri nya.
" Iya Kak, Widy hari ini ke kafe kok, tapi gak lama, soal nya Widy ada janji sama Rika" ucap Widya memberi tahu.
__ADS_1
" Mau kemana emang nya?" tanya Aldi.
" Mau ke Mall kak, Rika mau temani beli buku referensi tentang kuliah dia, tadi nya mau ngajak Kia juga, tapi gak enak lha sama kak Pandu, baru pulang juga kan, pasti gak di izinin sama kak Pandu Kia nya" ucap Widya memberi tahu.
" Yauda nantik Mas antar aja kalian, sekalian kita cari perlengkapan buat pernikahan kita di sana nanti" sahut Aldi.
" Gak usah dek kak, malu Widy sama Rika, kasian dia entar jaga nyamuk" ucap Widya sambil tertawa kecil karna mengatakab teman nya jadi nyamuk.
" Uda kakak nanti pokok nya ikut, nanti kakak ajak Firman aja, biar dia gak jaga nyamuk" sahut Aldi dengan santai nya.
" Yauda oke deh kalau gitu" ucap Widya lagi.
Mereka pun berbicara panjang lebar karena semalam tidak ada sama sekali berkomunikasi.
Sedang kan Pandu dan Kia sudah balik ke kamar karena mau istirahat, mereka berpelukan saling melepas rindu di atas tempat tidur, dengan Pandu
menjadi kan tangan nya sebagai bantal di kepala Kia dan mengelus perut Kia agar Kia bisa tertidur, mengingat tadi malam Kia juga kurang tidur.
Sementara di kamar satu lagi, Bima dan Anita masih asik dengan aktifitas mereka, Bima yang mengatakan hanya satu ronde, tapi tidak dengan hasil nya.
Anita pun juga tidak bisa memungkiri dengan kejantanan Bima yang memang bisa membuat Anita terbuai dan menikmati permainan suami nya.
Hingga tanpa terasa mereka melakukan nya sampai dua jam, sampai sampai mereka melupakan Ara yang sekarang malah sudah tidur bersama oma dan opa nya, akibat Anita dan Bima tidak mendengar saat Ara memanggil manggil mereka sangking asik nya dengan pergulatab mereka di siang hari.
Bersambung
Terus dukung karya Author ya,
Dengan Like,komen dan Vote yang banyak, plissss
Kasih Hadiah yang banyak agar bisa meningkat kan rangkir author ini.
Mampir ke karya author yang ke dua ya gaaiss
cerita nya gak kalah seru pasti nya.
Makasih banyak
__ADS_1
I Love You More 😊😊