
Semua keluarga Atmaja sudah berkumpul di restoran di lantai bawah hotel untuk serapan pagi bersama, kecuali Pandu dan Kia, mereka baru selesai mandi setelah olah raga pagi mereka.
Setelah selesai bersiap, Pandu dan Kia langsung keluar kamar dan turun ke bawah.
Bima yang sudah lapar sedikit kesal karena Pandu dan Kia belum datang juga.
" Lama banget si Pandu, malah sudah laper banget, ucap Bima kesal.
" Sabar kenapa sih Mas, kamu seperti orang yang belum makan seminggu" sahut Anita dengan wajah kesal nya.
Papa, mama, Aldi dan Widya hanya tersenyum melihat Bima yang kesal karena sudah lapar.
Tak lama yang di tunggu pun datang tanpa merasa berdosa, Pandu duduk di sebalah Aldi, tak lupa Pandu menyiap kan kursi untuk istri tercinta nya.
" Lama banget si kamu Ndu, siapa yang pengantin baru siapa yang lama bangun nya" ucap Bima.
Pandu diam saja tidak menanggapi ucapan kakak ipar nya, sedang kan Kia hanya tersenyum malu.
" Sudah sudah lebih baik sekarang kita makan, setelah itu kita langsung pulang" ucap Pak Ridwan agar segera makan.
Setelah selesai makan, Pandu mengeluar kan amplop coklat di serah kan pada Aldi.
" Ini kado pernikahan untuk mu dan Widya" ucap Pandh menyodor kan amplop coklat ke depan Aldi.
" Ini apaan Ndu" tanya Aldi.
" Buka saja" ucap Pandu.
Aldi membuka amplop dengan perlahan, semua yang ada di sana menunggu kado apa yang di berikan oleh Pandu pada Aldi.
Pandu dan kia hanya tersenyum melihat ketegangan Aldi saat membuka amplop nya.
Begitu Aldi membuka amplop coklat nya, di sana tersedia sertifikat rumah di perumahan mewah tak jauh dari perumahan milik keluarga Atmaja.
" Ndu ini gak salah" tanya Aldi yang melihat kado pemberian dari Pandu.
" Tidak lah, ini buat kamu dan Widya, tidak mungkin kamu tinggal di apertemen kan sama Widya, walau pun apertemen kamu besar, tapi kalau sudah punya anak, tidak baik tinggal di sana" ucap Pandu menjelas kan.
__ADS_1
" Tapi ini mahal banget Ndu, lagian aku juga sudah ingin membeli rumah di kawasan elit di jalan merpati" ucap Aldi memberi tahu.
" Sudah kamu terima saja nak, itu rezeki untuk mu, lagian tante juga kita dekat dekat tempat tinggak nya, dan rumah itu juga tidak jauh dari rumah kami dan rumah Anita dan Bima" ucap papa Ridwan memberi tahu.
" Terima kasih banyak ya kak Pandu, Kia, semoga kalian selalu bahagia" kali ini Widya yang berbicara.
" Iya Wid, sama sama" sahut Kia sambil tersenyum.
" Thanks ya Bro sama hadiah nya" ucap Aldi sekali lagi.
" Santai aja Al, dan ini kunci rumah nya" sahut Pandu dan menyerah kan kunci rumah nya pada Aldi.
Aldi menerima nya dengan tersenyum senang, dia memeng bersyukur karena bisa berada di keluarga Atmaja.
" kalian tadi lama banget sih Ndu, benar benar kesiangan atai gimana" tanya Bima karena penasaran.
" Kepo banget sih kak" sahut Pandu.
" Bukan kepo Ndu, cuma aneh saja, siapa yang pengantin baru, siapa yang lama bangun nya" ucap Bima lagi.
" Tadi papa juga telat bangun nya, Ara sampai capek gedor gedor pintu kamar papa dan mama, tapi lama banget di buka nya, padahal Ara uda mandi dan cantik" ucap Ara tiba tiba menimpali omongan papa nya.
" Lho emang Ara tadi malam tidur dimana sayang? kok pagi pagi gedor gedor kamar mama dan papa?" tanya Kia dengan suara lembut nya.
" Tidur di kamar oma dan opa tante, maka nya pagi pagi Ara uda ke kamar mama dan papa, rupa nya belum bangun, mama bukaan pintu belum mandi, papa masih tidur dan gak pakek baju, udah gitu kamar nya berantakan, baju papa berserakan dimana mana" ucap memberi tahu dengan polos nya.
Mama dan papa yang mendengar nya hanya menggeleng kan kepala saja, mereka langsung beranjak dari tempat makan dan keluar dari restoran.
Pandu, Kia, Aldi dan Widya menatap Bima dan Anita, Anita langsung beranjak dan mengajak Ara pergi menyusul mama dan papa nya.
Bima hanya tersenyum sambil menggaruk leher nya yang tidak gatal.
" Kan bukan harus pengantin baru saja yang boleh olahraga, kakak juga kali" ucap Bima tanpa sadar.
" Ck...bilangin orang saja tahu nya, padahal kakak sendiri malah seperti itu" sahut Pandu.
Semua yang ada di sana tertawa kecil karena ulah Bima yang sok tak ada kejadian, padahal diri nya juga bangun kesiangan.
__ADS_1
Setelab tiga hari acara pernikahan Aldi dan Widya selesai, kini keluarga Atmaja telah di sibuk kan untuk acara syukuran tujuh bulanan Kia yang akan di adakan dua hari lagi.
Mama Dewi dan Anita sibuk dengan catring dan juga dekorasi untuk acara, sedang kan Kia tak lupa memberi tahu pada owner es gak beres yang perna di minum nya kemarin.
" Dek kamu jadi pesan minuman es gak beres itu" tanya Anita saat melihat Kia sudah selesai menelpon owner es gak beres.
" Iya kak, Kia langsung nyuruh stand nya di buat di sini, jadi nanti anak anak yatim biar makin enak kalau mau minum, tinggal pesan sesuai selera mereka" ucap Kia memberi tahu.
" Iya juga sih, bener kamu dek, oia kamu ada mau pesan pesan makanan lain lagi gak dek, biar langsunv kita pesan" tanya Anita.
" Seperti nya sudah cukup kak, lagian kalau terlalu banyak nanti malah jadi mubajir kan" ucap Kia memberi tahu.
" Iya benar kamu dek" sahut Anita dan di senyumin Kia.
Di luar rumah besar kediaman Atmaja, ada sepasang mata melihat ke arah rumah kediaman Atmaja dari dalam mobil, melihat ada keramian di rumah Atmaja, dia seperti memikir kan sesuatu.
" Seperti nya di rumah itu akan ada acara, tapi acara apa ya" ucap orang tersebut.
" Aku harus cari tahu, dan aku tidak boleh gegabah, aku sudah perna mendengar kalau orang yang bermain main dengan keluarga Atmaja akan habis di tindas tanpa sisa" ucap nya lagi.
"Aku hanya meyakin kan kalau orang yang di bilang mama benar, itu saja" ucap nya lagi kemudian langsung melaju kan kembali mobil nya meninggal kan kediaman Atmaja.
Pandu yang kebetulan berada di ruang kerja nya melihat dari cctv ada mobil asing yang berhenti di sebrang rumah nya merasa penasaran.
" Mobil siapa itu, kenapa seperti nya sedang memperhati kan rumah ini, aku harus kasih tahu Aldi dan Kak Bima, agar langsung mencari tahu siapa pemilik mobil itu, aku tidak mau sampai hal hal buruk terjadi lagi" ucap Pandu langsung mengambil ponsel nya dan menghubungi Aldi dan Bima.
Bersambung
Mohon untuk selalu dukung karya author ya dengan Like,komen yang positif dan vote 🙏🙏
Kasih bunga dan kopi juga yang banyak plisss 🙏🙏
Terima kasih karena sudah mendukung karya author, author ucap kan banyak banya terima kasih.
Sebelum memasuki bulan Ramadhan, Author minta maaf pada seluruh pembaca Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan, semoga di Ramadhan tahun ini kota semua mendapag kan kesehatan dan juga rezeki yang melimpah.
Minal aidzin wal faidzin mohon maaf lahir dan batin 🙏🙏
__ADS_1
Salam cinta author untuk kalian semua
Love You 😊😘❤💋💋