
Pandu dan Bima langsung berbalik melihat siapa yang berada di belakang mereka.
" Kak Nita" ucap Pandu
" Sayang" ucap Bima
Anita berdiri dengan wajah yang tidak bisa di arti kan oleh Pandu dan Bima, Bima yang melihat wajah istri nya seperti itu langsung menelan ludah nya kasar.
" Ehhmmm...sayang sejak kapan kamu di situ?" tanya Bima ingin tahu.
" Sejak kamu masuk ke ruangan ini" jawab Anita santai.
*Kalau Anita sudah dari di sini, berarti dia dengar semua percakapan aku dan Pandu, gumam Bima.
Kalau kak Nita sudah dari tadi di sini, berarti kak Nita dengar semua yang kami bicara kan, mudah mudahan kak Nita gak kasih tau sama Kia, kalau Kia sampai tau, Aku gak mau Kia menganggap aku suami yang kejam, gumam Pandu*.
" Kak..Pandu bisa jelas kan, ini semua Pandu lakukan karena ada alasan nya kak" ucap Pandu menjelas kan.
" Kakak sudah dengar semua nya Ndu, dan kakak mendukung kamu melakukan itu, kalau dia di sana rumah tangga kalian akan aman dari pelakor kan" sahut Anita dengan senyum di wajah nya.
Pandu dan Bima yang mendengar perkataan Anita langsung tersenyum lega.
" Huuuffft...Aku pikir kamu gak setuju sayang, kami berdua hampir saja mendadak sakit jantung" ucap Bima sambil terkekeh.
" Yasudah sebaik nya sekarang kamu bahagian Kia Ndu, kasian dia, dari awal kalian menikah sampai sekarang ada aja yang menggangu kalian, dan sekarang pelakor itu juga uda gak ada lagi, kakak yakin kalian akan menjadi keluarga kecil yang bahagia" ucap Anita memberi tahukan pada adik nya.
" Iya kak, makasih ya kak uda dukung Pandu selama ini" sahut Pandu dan memeluk kakak nya.
Anita pun langsung membalas pelukan adik nya, Bima yang melihat kakak beradik itu tersenyum senang.
" Yasudah ayo kita turun, takut nya Kia dan Ara malah kecarian kita" ucap Bima dan langsung melangkah keluar ruangan di susul Pandu dan Anita.
" Sayang sedang apa?" tanya Pandu saat sudah sampai di ruang keluarga.
" Lagi nemeni Ara mewarnai Mas, uda makin jago dia Mas, lihat gambar nya rapi dan cantik" sahut Kia dan menujuk kan gambar yang sudah di warnai oleh Ara.
"Makin pintar ponakan Om ini" ucap Pandu sambil mengacak rambut Ara.
Ara yang rambut nya di acak acak langsung memaju kan bibir nya cemberut.
__ADS_1
" Om Pliis deh, jangan suka acak acak rambut Ara, nantik berantakan Om, yang ada Ara jadi jelek" ucap Ara dengan wajah marah nya.
" Emang uda jelek dari sono nya kali Ra" sahut Pandu menjahili keponakan nya.
" Om...Ara itu perempuan yang paling cantik di keluarga Atmaja tau gak" ucap Ara lagi yang sudah berdiri sambil meletak kan tangan nya di pinggang.
" Kata siapa, cantikan tante Kia lagi tau gak" sahut Pandu lagi.
" Mamaaa" jerit Ara kesal.
" Mas udah dong jangan ngejahilin Ara terus" ucap Kia menengahi.
" Hahahaha...Iya iya sayang" sahut Pandu sambil memeluk tubuh istri nya dari samping.
Saat mereka asik bercanda Ria, terdengar azan magrib, mereka langsung bersiap siap untuk sholat magrib.
Pandu dan Kia sholat magrib di kamar mereka, sedang kan Anita,Bima dan Ara sholat di mushola rumah mereka.
Selesai sholat, mereka langsung makan malam, ketika sedang asik makan malam bersama, tiba tiba suara bel terdengar kalau ada tamu.
" Siapa malam malam datang ke rumah" ucap Bima di sela sela makan nya.
Dan benar saja, baru saja Pandu berbicara, datang lha tamu tak di undang itu ke meja makan.
" Selamat malam semua" sapa Firman dan Aldi bersamaan.
Semua melihat ke arah mereka bersamaan, dan di sambung senyuman hangat, kecuali Pandu pasti nya, wajah nya tetap aja dingin melihat asisten dan sahabat nya datang.
" Kak makan dulu, mumpung kita juga lagi makan" ucap Kia menyuruh Aldi dan Firman makan.
" Waah kebetulan banget ni kalau lagi laper" sahut Firman dan langsung duduk di kursi meja makan di susul Aldi.
" Bilang aja kalau kamu ke sini malem malem emang mau makan gratis" ucap Anita mengejek.
Firman dan Aldi yang mendengar langsung menoleh ke arah Anita, sedang kan yang lain nya hanya tersenyum lucu.
" Kak Nita kalau bicara kadang suka bener" ucap Firman sambil tertawa.
Mereka pun makan dengan nikmat tanpa ada suara, selesai makan, mereka semua kumpul di ruang keluarga.
__ADS_1
" Gimana persiapan buat besok Al?" tanya Pandu.
" sudah beres Ndu, tinggal berangkat aja kita besok" sahut Aldi.
" Sebaik nya kamu nginap di sini aja Al, jadi kamu gak bolak balik dari apertemen ke sini lagi, lagian kami kan juga keluarga kamu, gak usah sungkan lha" ucap Anita memberi tahu.
" Iya kak, Aldi memang berencana nginap di sini malam ini" sahut Aldi dan di angguki semua yang ada di ruangan itu.
" Kia senang kakak dan Widya ahkir nya menuju ke jenjang yang lebih serius, walau pun di antar kalian ada yang merasakan sakit hati" ucap Kia dengan wajah sedih nya.
" Sayang udah dong jangan sedih gitu, Mas yakin Rika pasti dapat yang lebih baik dari Aldi" ucap Pandu memberi tahu pada istri nya.
Aldi yang mendengat perkataan Kia dan Pandu merasa tidak enak hati, apa yang di kata kan Kia benar, kalau di balik kebahagian merekaz ada kesedihan di wanita lain, yaitu Rika.
" Tapi Aku juga dulu gitu, di saat aku cinta banget tau nya dia uda merid, dan yang lebih sakit nya merif nya sama sahabat sendiri" ucap Firman agar suasana tidak canggung lagi.
" Emang kamu dulu perna suka sama siapa, pacar kamu ninggalin kamu trus nikah sama pria lain ya" tanya Anita.
" Tanya Aja sama adik kesayangan kakak itu" tunjuk Firman.
Anita langsung melihat Pandu, kening Anita berkerut saat melihat wajah dingin Pandu menatap Firman.
" Jangan bilang kalau kamu pernah ada hubungan sama Kia Man?" tanya balik Anita.
" Mereka cuma sebatas dosen dan mahasiswa kak, Firman memang dari awal menaruh hati sama Kia, tapi Firman tidak berani mengungkap kan nya karena dia tau kalau Kia tidak mau pacaran, dan saat Kia sudah lulus kedokteran nya, mereka tidak pernah bertemu lagi, sekali bertemu uda jadi istri orang" ucap Aldi menjelas kan.
Kia yang mendengar penjelasan Aldi begitu terkejut, pasal nya dia tidak tau apa apa soal perasaan Firman, Kia langsung menoleh kan wajah nya untuk melihat suami nya, dia takut Pandu marah pada nya mengingat Pandu begitu cemburuan, Pandu yang merasa di lihat langsung tersenyum dan memeluk erat tubuh Kia dari samping.
Kia bernapas lega karna Pandu suami nya tidak marah.
Bersambung....
Slalu dukung Author ya plis.
kasih bintang lima nya yaa.
Dan jangan lupa Like,komen dan Vote yang banyak plissss. 🙏🙏
Salam sayang author buat para readers novel Author.
__ADS_1
❤❤😊😊