
Aldi mengikuti Widya dari belakang, di tatap nya punggung Widya yang berada di epan nya, saat Pintu terbuka nampak lha anak anak yang tinggal di panti sedang mengaji setelah menunai kan sholat magrib berjamaah.
Aldi yang melihat nya megitu damai di hati nya, sudah lama dia tidak pernah mengaji setelah sibuk bekerja, walau pun Aldi akui dia tidak pernah meninggal kan sholat lima waktu.
Widya memberi tahu dimana tempat mengambil wudhu dan melaksana kan sholat magrin untuk Aldi, Aldi hanya mengikuti arahan yang di berikan oleh Widya.
Setelah melakukan sholat magrib, Aldi langsung pamit pada Widya dan ibu Panti.
" Makasih ya buk, sudah mengizin saya sholat magrib di sini, dan saya langsung pamit ya buk, masih banyak pekerjaan yang harus sayang kerja kan" ucap Aldi yang berterimah kasih pada penghuni panti dan izin langsung pamit pulang.
" Tidak apa apa nak, malah ibu senang karena kamu mau singgah di panti kita yang ala sederhana ini" sahut ibu panti.
Aldi hanya tersenyum mendengar ucapan ibu panti, dia langsung melirik ke arah Widya yang berdiri tepat di samping ibu panti.
" Wid saya pamit langsung pulang ya, soal nya sudah malam" ucap Aldi sabil menatap Widya.
Widya yang pertama kali nama nya di sebut oleh Aldi hanya menganggu kanm kepala nya karena terkejut, ibu panti yang melihat nya bengong sambil melihat Aldi pun langsung bersuara untuk menyadar kan Widya.
" Jangan terlalu di lihat Wid, takut nya nak Aldi jadi takut melihat tatapan mu itu" ucap Ibu panti yang langsung menyadar kan Widya yang bengong, sedang kan Aldi langsung menatap Widya dengan tatapan heran.
Aldi pun langusng Pamit dan masuk ke dalam mobil nya, Widya msih setia berdiri di depan pintu melihat Aldi meninggal kan Panti Asuhan tempat tinggal diri nya, setelah mobil yang di kendarai Aldi sudah tidak nampak lagi, baru lha Widya masuk ke dalam panti.
Sedang kan di tempat lain, Pandu yang baru menyelesai kan sholat magrib, langsung duduk di samping tempat tidur istri nya.
" Sayang kamu makan dulu ya, setelah itu langsung minum obat" ucap Pandu pada istri nya.
KIia hanya diam saja tidak menjawab, sejujur nya Kia lagi pengen makanan luar, tapi Kia tidak berani meminta nya pada suami nya.
Pandu yang melihat Kia diam saja langsung bertanya kembali, " sayang kamu kenapa, apa kamu pengen makanan lain?" tanya Pandu yang melihat istri nya menatap makanandi depan nya seperti tidak berselera dengan makanan yang di sediakan pihak rumah sakit.
Kia yang mendengar ucapan suami nya langsung mengangguk dengan semangat, Pandu yang melihat istri nya bertingkah seperti anak kecil hanya tersenyum sambil mencium pipi Kia dengan gemas.
" Kamu mau makan apa emang nya sayang?" tanya Pandu langsung.
" Kia pengen sekali makan sop iga sapi hangat Mas, seperti nya itu membuat Kia menjadi berselera untuk makan malam" sahut Kia dengan semangat menyebut kan makanan yang dia ingin kan.
__ADS_1
" Baik lha Mas langsung hubungi Aldi dulu ya, biar dia yang membeli kan nya" ucap Pandu dan langsung di anggukin kepala oleh Kia.
Pandu langsung mengambil ponsel nya yang di letak nya di atas nakas, dia langsung menekan tombol hijau untuk menhubungi Aldi.
Tuut,,,tuut,,,tuut ( bunyi nada sambung yang terdengar di ponsel Pandu)
" Iya Ndu ada apa?" ucap Aldi dari sebrang telpon.
" AL tolong kamu beli sop iga sapi buat Kia ya, sekalian sama makan malam buat aku sama kamu, kita makan bersama saja di rumah sakit" sahut Pandu memberi tahu pesanan makanan untuk Kia.
" Baik lha, pesanan mu akan segera datang" ucap Aldi dan langsung mematikan sambungan telpon nya.
Selang Tiga puluh menit, Aldi sudah sampai di depan ruangan tempat Kia di rawat, tak lupa Aldi mengetuk pintu sebelim masuk, setelah mendengar suara dari dalam menyuruh nya masuk, Aldi langsung membuka pintu dan masuk ke dalam ruangan Kia.
Aldi melihat Pandu sedang membantu Kia untuk duduk di sofa sambil memegang gagang impus Kia, Aldi langsung berjalan ke arah sofa mendekati Pandu dan Kia.
Peralatan makan sudah ada di atas meja, sebelum Aldi datang Pandu sudah miminta para pekrja rumah sakit untuk menyiap kan alat makan untuk dia dan istri nya makan, begitu juga untuk Aldi asisten Pandu.
Saat Makan, dengan tekaten menyuapi Kia, setelah itu Pandu langsung makan dengan satu sendok dan satu piring tentu nya, Kia yang memlihat Aldi memperhati kan Pandu menyuapi diri nya pun langsung bersuara.
Aldi tidak menjawab, dia hanya menatap Kia sekilas, sedang kan Pandu tersenyum ke arah Aldi.
" Kamu jodoh kan saja dia dengan sahabat mu itu sayang, Aldi sangat kaku pada wanita, jangan kan untuk berbicara, mendekati wanita saja Aldi tidk akan mau sayang" ucap pandu sambil melihat ke arah Aldi dan tertawa mengejek.
" kaya kamu dulu tidak saperti itu saja Ndu, sombong bener kamu bicara mentang mentang sudah ada Kia di saping kamu" sahut Aldi kesel.
" Hahahahahaha....Dulu ya dulu dong Al, sekarang kan berbeda, kamu akan tau nikmat nya setelah berada di amping wanita yang kamu cintai nantik", ucap Pandu memberi tahu.
" Seperti aku sekarang, tidak bisa sedikit pujauh dari Kia, serasa dunia hanya milik kita berdua, ya kan sayang?" sambung Pandu lagi.
Aldi yang mndengar nya samakin kesel, sedang kan KIa merasa geli engan ucapan suami nya.
" Iya memang, karena sangking bucin lha kamu sama Kia nndu" sahut Aldi ambil tertawa mengejek.
Kia yang mendengar perdebatan mereka hanya tersenyum sekilas, " kak Aldi apa tidak ada dekat seorang wanita mana pu sekarang?" tanya Kia pada Aldi.
__ADS_1
" Jangan kan dekat dengan wanita sayang, yang di pikiran Aldi itu tidak ada wanita sayang, hanya pekerjaan yang ada di pikiran nya itu" sahut Pandu malah menjawab pertanyaan istri nya.
" Kalau kak Aldi mau nantik Kia kenalin dengan sahabat Kia yang ada di rumah sakit ini, atau di kantor kan juga banyak wanita Kak, apa tidak ada yang menarik perhatian kak Aldi?" tanya Kia lagi.
" Sudah lha Kia tidak usah memikir kan kakak, nanti juga jodoh kakak di kirim sama allah, kita tunggu saja" jawab Aldi santai.
Pandu dan Aldi yang mendengar nya saling tatap dan tersenyum, " Sayang kamu kenalin dong sahabat kamu dengan Aldi, biar dia tidak menjomblo terus" ucap Pandu lagi sambil menyuapi istri nya makan.
" Atau gimana kalau kamu jodoh kan Aldi dengan Widya sahabat kamu itu?" sambung Pandu lagi.
Aldi yang mendengar perkataan Pandu langsung tersedak dengan kuah sop yang di makan nya.
Bersambung....
Jangan lupa untuk slalu beri dukungan buat Author ya guyssss.
Like,Komen dan Vote yang banyak ya guyss.
Terimah kasih banyak.
I Love You All untuk pembaca Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan.
__ADS_1