
" Jadi kamu adalah laki laki yang begitu banyak dikagumi oleh semua wanita yang ada dikampus kita, dan kamu adalah pria terdingin yang tidak pernah memandang wanita yang ada di kampus kita sedikit pun itu" tanya Aya dan langsung di angguki kepala oleh Raja.
" Iyaa itu aku Ya, kenapa? apa kamu tidak suka berada di dekat ku" tanya Raja.
Aya langsung menggeleng kan kepala nya dan membuat Raja menatap Aya sambil menaut kan alis nya dengan heran.
" Kamu gak suka berada di dekat ku Ya?" tanya Raja kembali.
" Haiiiis...bukan itu Ja" ucap Aya memijit kening nya karena memikir kan kejadian di kampus tadi pagi.
" Lalu" tanya Raja.
Aya menatap Raja sebelum bercerita kejadian tadi pagi saat Aya turun dari motor Raja dan masuk ke dalam gedung kampus.
Apa aku harus cerita sama Raja ya saat sepanjang jalan ke arah kelas dan di perpusatakan tadi semua orang menyebut ku pelakor, Batin Aya memandang Raja yang juga saat ini sedang menatap nya.
Raja yang meihat Aya malah melamun ahkir nya kembali memanggil Aya, " Aya" panggil Raja dengan lembut.
Aya tersadar dan langsung menggaruk kepala nya yang di tutupi hijab, " kenapa malah melamun, ada apa Hemmm?" tanya Raja dengan lembut.
" Tidak...tidak apa apa, cuma kok aku takut ya dekat sama kamu kalau di kampus" ucap Aya.
" Kenapa?" tanya Raja.
" Aku takut di gebuki ipara idola kamu" ucap Aya di barenagi ketawa agar Raja tidak curiga karena dia tadi sedang melamun.
Raja yang mendengar ucapan Aya langsung terkekeh, " Aku gak merasa jadi idola mereka Ya, jadi kamu gak perlu takut" ucapRaja dan langsung di angguki kepala oleh Aya.
" Yasudah Ayo" ajak Raja yang langsung bangkit dari sofa nya.
" Kemana?" tanya Aya menatap Raja dengan wajah bodoh nya.
" Ya pulang lah, emang kamu mau nginap di sini bareng aku" ucap Raja yang langsung membuat Aya berdiri dan menggeleng kan kepala nya.
__ADS_1
" Ayo kita pulang" ajak Aya yang langsung menarik tangan Raja.
Raja hanya bisa menggeleng kan kepala melihat kelucuan dan kesederhanaan Aya.
Raja pun mengantar Aya sampai ke depan toko kue nya, dia melihat toko kue kue Aya semakin hari semakin ramai saja, padahal toko Kue Aya sudah ada tiga cabang, tapi toko kue yang utama lah yang paling ramai karena di ana terdapat tempat duduk untuk bersantai sekalin ngopi.
" Makin hari toko kue kamu makin ramai aja Ya" ucap Raja melihat ke arah toko kue Raja.
" Ya Alhamdulillah dong Ja, jadi nya aku bisa membuka cabang baru lagi dan membesar kan toko kue milikorang tua aku ini" sahut Aya yang ikut menatap ke arah toko kue nya.
" Oia sebentar ya, kamu jangan pulang dulu, aku punya sesuatu buat kamu dan keluarga kamu" ucap Aya yang langsung turun dari mobil.
Raja hanya diam menunggu Aya dari dalam mobil, tak lama Aya sudag datang kembali dengan satu kotak kue yang di bawa nya dari dalam toko kue nya.
" Ja bawa ini buat kamu dan keluarga kamu ya, ini kue terbaru aku, semoga kalian semua suka" ucap Aya dan langsung di angguki kepala oleh Raja.
Raja langsung mengeluarkan dompet nya dan memberi kan uang lima lembar berwarna merah pada Aya, Aya yang bingung langsung melihat ke arah Raja.
" Ini" Raja menyerah kan uang nya pada Aya.
" Ya bayar kue nya dong Ya" ucap Raja dengan sedikit kesal karena Aya bertanya buat apa uang nya.
" Tidak perlu Ja, ini gratis buat kamu dan keluarga kamu" ucap Aya.
" Gak bisa gitu Ya, kalau dikit dikit gratis yang ada kamu bisa rugi" sahut Raja.
" Haisss....kamu ini apa apaan si Ja, kalau hanya satu kotak kue ini aku gratisin sama kamu, gak akan buat toko kue aku bangkrut, nihh ambil" ucap Aya sambil menyodor kan kue nya.
Raja pun mengambil nya dan memasuk kan kembali uang yang nya ke dalam dompet.
" Makasih ya cantik, semoga toko kue nya semakin laris dan berkah ya" ucap Raja dengan tulus yang membuat Aya malu karena di bilang cantik.
" Amiiiiin" ucap Aya tak lupa senyuman yang keluar dari bibir nya.
__ADS_1
Raja pun langsung pulang setelah mengatakan Aya cantik, Aya melihat kepergian Raja dan langsung masuk saat mobil Raja sudah tidak terlihat, daru ujung jalan ternyata Wisnu memperhatikan Raja dan Aya sedari tadi, Wisnu sengaja menunggu Aya di ujung jalan karena Wisnu mau berusaha menjauh kan Raja dan Aya, namun melihat Raja dan Aya semakin dekat dan seperti tidak terjadi apa apa, membuat Wisnu kesal dan langsung meninggal kan toko kue Aya.
" Aaaagr....Aku kira mereka akan berantam hebat karena aku sudah mendekati Aya tadi, aku tau kalau Raja orang nya emosian, tapi kenapa sekarang mereka malah baik baik saja, aku harus lebih dekat lagi dengan Aya, biar Raja semakin membenci Aya dan mereka pisah, dan aku menyuruh Tiara untuk segera mendekati Raja" ucap Wisnu sambil mengemudi mobil nya menuju rumah nya.
Setelah sampai di rumah nya, Wisnu langsung memanggil Tiara yang berada di dalam kamar.
" Tiara....Tiara" panggil Wisnu dari ruang tamu di lantai satu.
Tiara yang sedang asik membaca novel di dalam kamar nya menjadi terganggu dan keluar dari dalam kamar melihat kakak nya sudah berkacak pinggang dari lantai atas.
" Ada apa sih kak? kenapa kakak berteriak seperti di hutan begitu, ini itu rumah kak" ucap Tiara sambil menuruni anak tangga.
" Habis kamu nya kelaman turun nya" ucap Wisnu dan langsung duduk di sofa di susul Tiara yang duduk di depan Wisnu.
" Kakak punya rencana buat memisah kan Raja dan Aya" ucap Wisnu langsung membuat Tiara terkejut.
" Kak sudah berapa kali Tiara bilang ke kakak kalau Tiara gak mau kakak merusak hubungan mereka, cinta itu gak bisa di paksa kak, kalau Raja gak suka sama Tiara yasudah, yang penting Tiara senang melihatRaja senang, itu sudah cukup buat Tiara kak" ucap Tiara tidak terima dengan usuk kakak nya.
" Cinta bisa tumbuh dengan seiring berjalan nya waktu Tara, kalau kamu bisa dekati Raja, kakak yakin suatu saat nanti dia akan mencintai kamu, aku tahu tipe Raja Tiara, dia itu pria yang tidak tegaan" sahut Wisnu.
" Pokok nya Tiara gak mau mengikuti usul kakak, Tiara gak maujadi orang jahat dan di benci banyak orang nanti nya kak" ucap Tiaradan langsung berlari naik ke atas kamar nya.
bersambung.
__ADS_1