
Setelah sholat magrib, Raja bergabung dengan para ketua masing masing Fakultas, sementara yang lain nya di masih menunggu intruksi dari ketua msing msing.
Setelah berbincang bincang, ahkir nya malam ini seluruh mahasiswa/i di tugas kan untuk melakukan jurit malam, dimana untuk mengetes kekompakan para mahasiswa/i.
Seluruh mahasiswa di campur dengan fakultas lain, dan syukur nya lagi lagi Cahaya dan Raja satu kelompok, namun kali ini Tiara juga bergabung dengan kelompok Raja dan Cahaya.
Tiara begitu senang bisa satu kelompok dengan Raja, walau pun ada Cahaya di sana, sat kelompok terdiri dari lima orang, Raja satu kelompok dengan Cahaya, Andra, Tiara dan Syifa.
Sedang kan Haikal satu kelompok dengan Wisnu, dan itu sendiri atas permintaan Haikal agar bisa mengawasi Wisnu yang tidak di ketahui oleh Wisnu.
Jurit malam pun di lakukan, semua mahasiswa/i sudah masuk ke dalam hutan dengan di terangi oleh senter masing masing.
Raja berjalan di depan di susul oleh Cahaya, Tiara, Syifa dan Andra yang terahkir karena laki laki harus di depan dan belakang untuk melindungi para wanita.
Sementara di kelompok Wisnu dan Haikal, Wisnu mengikuti jalan yang di lalui oleh raja, hal itu masih di diam kan oleh Haikal karena di lihat Haikal masih aman.
" Ja di depan gelap banget" ucap Tiara berusaha untuk mencari perhatian Raja.
" Kalau kamu mau terang seharus nya tidak usah ikut ke sini" ucap Syifa yang menjawab pertanyaan Tiara.
Semua yang mendengar jawaban dari syifa hanya bisa menggeleng kan kepala saja, sedang kan Syifa hanya tersenyum kecut.
Saat ada jalan bersimpangan dua jalur, Raja berhenti sejenak melihat ke peta yang sudah di beri kan oleh panitia, namun tiba tiba Wisnu merampas peta yang ada di tangan Raja dan Haikal telat untuk mengenti kan Wisnu.
Semua yang ada di sana terkejut ketika melihat Wisnu merampas peta kelompok Raja dan menyobek nya.
" Kak Wisnu? apa yang kau lakukan? kenapa kakak sobek peta kami?" tanya Tiara yang tidak suka melihat sikap kakak nya.
" Kakak sengaja, agar kita semua tidak kembali ke tempat perkemahan, bukan kah asik kalau kita berpetualang di tengah hutan" ucap Wisnu menatap Raja dan cahaya bergantian.
Cahaya yang takut langsung merapat kan tubuh nya ke belakang Raja, namun belum sempat sampai, Wisnu langsung menarik tangan Cahaya dan menjadi dekat dengan diri nya.
__ADS_1
" Kau lebih aman bersama ku Ya" ucap Wisnu namun Cahaya langsung menggeleng kepala nya karena takut dengan Wisnu.
" Wis tolong biar kan aku sama Raja, aku lebih nyaman berada di samping Raja" ucap Cahaya yang masih berusaha melepas kan tangan nya dari pegangan Wisnu.
" Aku gak akan lepas kan tangan kamu, sampai Raja mau menerima cinta Adik ku, kau jadi penghalang untuk adik ku Ya, kau datang di saat yang tidak tepat, aku akan mengganti kan Raja untuk melindungi mu" ucap Wisnu sambil menatap Raja.
Raja masih diam saja, begitu juga dengan Andra dan Haikal, sedang kan yang lain nya hanya menjadi penonton karena tidak berani ikut campur.
" Kakak...kan sudah aku bilang, aku dan Raja tidak di takdir kan untuk bersama, aku gak mau bersatu sama Raja kalau di hati Raja bukan ada aku, lepas kan Cahaya kak, dia gak tau apa apa" ucap Tiara memohon pada Wisnu.
Wisnu tak mendengar kan perkatan Tiara, Wisnu berfikir Tiara sudah bodoh mau mengalah terus terusan.
Akhir nya Wisnu langsung menarik tangan Cahaya untuk mengikuti nya dan berjalan ke arah sisi jalan sebelah kiri, padahal di sana ada plang yang bertulis kan di larang masuk.
" Wisnu lepas kan Cahaya" ucap Raja mengejar Wisnu, namun Wisnu tak menggubris teriakan Raja.
Tiara dan Andra langsung mengikuti Raja dan Wisnu, sedang kan Haikal langsung menyuruh kelompok yang tersisa untuk kembali ke tenda dan melapor kan kejadian ini pada pihak panitia.
" Kalian balik ke tenda sekarang, dan lapor pada Arif dan lain nya, suruh mereka untuk meminta pertolongan, aku takt terjadi sesuatu yang tidak tidak" ucap Haikal dan langsung di angguki kepala oleh yang lain nya. Haikal langsung menyusul Raja dan lain nya.
" Aaaaaaaak" teriak Cahaya.
" CAHAYAAAAA" teriak Raja dan langsung berlari dan berhasil menangkap tangan Cahaya.
Semua yang melihat Cahaya masuk ke dalam jurang merasa takut, termasuk Wisnu yang melihat Cahaya malah masuk ke dalam jurang.
" Cahaya pegang kuat tangan ku Ya, kamu gak usah takut" ucap Raja berusaha mengangat tangan pegangan tangan Cahaya.
" Ja tolong aku Ja, aku takut" ucap Cahaya dengan yang melihat ke bawah jurang yang begitu gelap.
" Ja sebaik nya kamu suruh Cahaya pegang akar itu, dan kamu turun ke bawah sedikit, aku dan Haikal akan membantu kalian dengan tali ini, kalau seperti ini aku yakin kamu tidak akan kuat" ucap Andra memberi saran.
__ADS_1
Ahkir nya Raja mengangguk kan kepala nya dan menatap Cahaya yang sudah ketakutan.
" Ya dengar aku, aku akan turun ke bawah, kamu pegang akar itu satu tangan kamu, kamu jangan lihat ke bawah, tidak terjadi apa apa percaya lah pada ku" ucap Raja meyakin kan Aya.
Di saat Raja berusaha turun dan menolong Aya, begitu juga dengan Andra dan Haikal yang membantu Raja dan Cahaya agar tidak terjatuh.
Tiara menatap kakak nya yang berdiri mematung melihat Raja sedang berusaha menolong Cahaya.
" Puas kakak....puas kakak melihat mereka seperti itu" teriak Tiara sambil mendorong kecil tubuh Wisnu.
" Sudah berapa kali aku bilang ke kakak kan, kalau aku tidak mau melihat kakak menyakiti mereka, mereka tidak salah, aku benci sama kakak, aku gak mau melihat kakak kalau sampai mereka kenapa napa" teriak Tiara sambil menangis.
Namun saat Tiara mendorong tubuh Wisnu, tanpa Tiara sadari, kaki nya menginjak ujung bukit dan Tiara juga ikut tergelincir.
" Aaaaaakkk" teriak Tiara dan membuat semua yang ada di sana terkejut.
" TIARAAA" teriak Wisnu.
Andra yang tepat di dekat Tiara langsung menarik tangan Tiara sehingga Tiara tidak erjatuh ke bawah.
" Pegang kuat tangan ku, angkat kaki mu ke dahan kecil, agar aku bisa menarik mu" ucap Andra memegang satu tangan Tiara dan satu tangan nya lagi memegang Tali yang sudah di pegang kuat Haikal dan juga Raja.
Namun karena Andra tidak kuat memegang kedua nya, ahkir nya Tali yang di pegang nya terlepas, dan Haikal tidak ada bisa menahan berat tubuh Raja dan Cahaya, ahkir nya Raja dan Cahaya terjatuh ke bawah jurang.
" AAAAAAKKKKHH" teriak Raja dan Cahaya bersamaan dan jatuh ke bawah jurang.
" Raja..Cahaya" teriak Haikal.
Bersambung.
__ADS_1