Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan

Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan
Bab 71


__ADS_3

Hari hari yang di jalani Pandu dan Kia sudah semakin bahagia dan romantis, Kia juga sudah menjalani kuliah nya untuk melanjut kan spesialis nya, Pandu slalu mendukung apa yang di ingin kan istri tercinta nya itu, asal dengan syarat Kia tidak melupakan kewajiban nya sebagai istri untuk melayani suaminya, itu lha pesan Pandu.


Kia bangun pagi dengan begitu bahagia, setelah melakukan sholat subuh berjamaah dengan suaminya, Kia menyiapkan serapan pagi sambil tersenyum senang, Bik Rumi yang membantu memasak di dapur pun melihat nya terheran heran heran.


" Non Kia kelihatan nya lagi bahagia sekali, dari tadi bibik perhatikan senyum terus saat memasak?" tanya Bik Rumi.


Kia yang mendengar pertanyan dari Bik Rum pun kembali tersenyum merekah, sehingga kecantikan nya semakin terlihat.


" Kia lagi pengen ngasih kejutan buat Mas Pandu Bik" sahut Kia yang sudah selesai memasak serapan nya.


" Gimana Tuan Pandu gak semakin cinta dengan Non Kia, Non Kia slalu memberi kan kasih sayang pada tuan Pandu, seperti hari ini Non Kia ngasih kejutan, Pasti Tuan Pandu makin cinta sama Non Kia" ucap Bik RUm llagi.


" Bibik bisa saja, yasudah ini tinggal di siapin di atas meja saja bik, Kia mau panggil Mas Pandu dulu, Mama sama Papa pasti bentar lagi keluar dari kamar bik" sahut Kia dan di jawab anggukan kepala oleh bik Rum.


Saat Kia ingin berjalan keluar dapur, ternyata mama Dewi sudah ada di meja makan bersama dengan Papa Ridwan.


" Lho mama sama papa sudah dari tadi di sini? Kia baru aja selesai buat serapan Ma, Pa" tanya Kia.


" Mama sama papa baru aja duduk kok sayang, yasudah kamu panggil suami kamu gih sana, biar kita langsung serapan aja" sahut Mama dewi sambil tersenyum, begitu juga dengan papa Ridwan yang tersenyum ke arah Kia.


" Iya Ma, sebentar ya Ma, Pa Kia panggil Mas Pandu dulu" Pamit Kia dan di jawab anggukan kepala oleh kedua mertua nya.


Saat Kia sampai di kamar, di lihat nya suaminya baru selesai mandi, dan sedang memakai pakaian yang sudah di siapkan oleh Kia dari tadi selesai sholat subuh tadi.


" Sudah selesai Mas, mama dan papa sudah nunggu di bawah buat serapan" ucap Kia di hadapan suaminya.


" Sebentar sayang, Mas mau sisiran dulu" sahut Pandu terus berjalan ke arah meja rias.


Kia yang melihat suami nya bercermin hanya tersenyum, Pandu yang melihat istrinya tersenyum melihat nya pun heran.


" Kenapa senyum senyum gitu sayang, ada yang aneh sama mas? tanya Pandu.


" Tidak ada Mas, udah gak usah berkaca lama lama, suami ku tetap tampan walau pun tidak berkaca sekali pun" sahut Kia langsung menyeret Pandu keluar kamar.


Pandu hanya mengikuti istrinya keluar kamar, mereka menuruni tangga sambil bergandengan tangan, mama dan papa yang melihat dari bawah hanya menggeleng kan kepala melihat keromantisan anak dan menantunya.


" kalian ini, di dalam rumah saja nempel terus, bikin papa iri saja" ucap papa Ridwan sambil melirik ke arah istrinya, sedang kan mama Dewi melotot kan matanya pada suaminya.


" Ingat umur kamu Pa, kayak masih ABG saja" sahut mama Dewi ketus.


Kia dan Pandu hanya bisa tersenyum mendengar perkataan orang tuanya, Kia langsung mengambil kan serapan untuk suami nya, setelah itu Kia mengambil untuk dirinya sendiri. Mereka serapan dengan saling bercanda.


" Mas selesai serapan ini apa mas sibuk? tanya Kia pada pandu.


" Gak sibuk kok sayang, emang kamu mau ngapain?" tanya balik Pandu pada istrinya.


" Kia mau ajak Mas nantik, tapi kita selesai kan serapan dulu" jawab Kia sabil tersenyum.

__ADS_1


" Kamu mau kemana sayang sama Pandu? tanya Mama Dewi.


" Ada dech Ma, kejutan buat Mas Pandu, mama sama papa boleh ikut kok kalau mau" ajak Kia pada kedua mertua nya.


" Emang mau kemana sih? buat mama sama papa penasaran aja?" tanya papa Ridwan.


" Nantik juga pada tau kok" jawab Kia sambil tersenyum.


Setelah serapan, Kia mengajak pandu untuk kembali ke kamar, mama dam papa nya hanya duduk di ruang keluarga sambil menonton acara televisi.


" Mas, kamu pakai baju ini yah, Kia juga mau ganti baju pakai ini" ucap Kia sambil menunjukan pakain couple pada suami nya.


Pandu yang melihat pakaian couple yang di berikan pada istrinya menautkan alis nya aneh.


" Sayang ini pakaian olahraga kan, emang kita mau olahraga? ini uda jam 08.00 sayang, kesiangan kalau mau olahraga" tanya Pandu.


" Mas pakai saja dech, buruan" sahut Kia yang sudah selesai berganti pakain dari ruang ganti.


Pandu pun langsung mengganti pakain nya dengan pakaian olahraga yang di berikan istrinya, setelah sesesai Kia langsung menarik pandu ke luar kamar, saat hendak keluar rumah, Kia melihat mertua nya yang sedang menonton televisi.


" Mama sama papa tidak ikut?" Tanya Kia pada kedua mertuanya.


Papa dan mama yang melihat Kia dan pandu memakai baju olahraga kembaran hanya tersenyum saja.


" Kalian mau olahraga apa jam segini, kesiangan kali" ucap papa Ridwan dan di anggukin mama Dewi tanda setuju dengan perkataan suaminya.


" ini olahraga santai Mas" sahut Kia.


Mama dan Papa hanya tertawa melihat Kia yang memaksa Pandu untuk olahraga kesiangan, sedangkan PAndu hanya memasang wajah males.


" Udah Ahk ayuk Mas", ajak Kia dan langsung pamit pada kedua mertuanya yang tidak mau di ajak olahraga.


Saat sudah sampai di depan rumah, Kia berdiri di depan gerbang sedang menunggu seseorang, Pandu yang melihat istrinya sedang mencari sesuatu pun langsung menghampiri.


" Kamu cari siapa sayang, kita jadi pergi olahraga tidak ini?" tanya Pandu karena dari tadi tidak melihat istrinya bergerak.


" Sabar Mas, orang nya belum dateng" sahut Kia.


Pandu yang mendengar kalau istrinya sedang menunggu seseorang jadi penasaran, siapa yang di tunggu istrinya, dia pun ingijn bertanya, tapi pertanyaan nya terpotong sat melihat mobil Aldi datang.


" Naah ini sudah datang yang di tunggu Mas" ucap Kia senagnya bukan main.


Pandu yang melihat Istrinya senang kaena kedatangan Aldi menaut kan alisnya tak mengerti.


" Kita bareng sama Aldi olahraga nya sayang?" tanya Pandu.


Kia hanya tersenyum saja dengan pertanyan suaminya, Aldi pun turun dari mobil dan membuka bakasinya mengeluar kan pesanan Kia.

__ADS_1


Pandu yang melihat Aldi menurun kan sepeda lipat keluaran terbaru langsung mengerti apa maksud istri nya, Kia yang langsung tersenyum senang saat sepeda lipat yang di pesan nya sudah ada di depan matanya.


" TARAAAAA, kejutan buat suamiku, hari ini kita pergi gowes sayang" ucap Kia mengasih kejutan pada suaminya.


Pandu hanya tersenyum melihat tingkah lucu istrinya, Aldi langsung membuka lipatan sepeda yang sudah di turun kan di bantu oleh security.


" Uda selesai ini sepeda nya" ucap aldi.


Kia langsung mengganguk dan mengambil sepeda nya, dan menyerah kan pada suaminya, tak lupa dia mengucap kan terimah kasih pada Aldi.


" Maksih banyak ya kak, udah mau Kia repotin pagi pagi gini" ucap Kia pada Aldi.


" Gak apa apa Kia,  toh buat kesehatan pak presdir juga" sahut Aldi santai.


" Ayo mas, waktu nya kita GOWEEES" ajak Kia dan dia anggukin Pandu dengan tersenyum.


Mereka pun gowes dengan bertiga, Kia berdapingan dengan pandu, sementara Aldi de belakang mereka mengikuti Pandu dan Kia.


Kia begitu senang karena bisa mengajak suaminya untuk gowes bareng, Kia menjulur kan tangan nya agar di pegang oleh Pandu, Pandu pun menerima dengan senag hati, mereka gowes dengan saling berpegangan tangan.


Aldi yang melihatnya menjadi kesel sendiri.


Apes banget sih gue, lihat mereka bersepeda pegangan tangan gitu, kayak dunia cuma punya mereka ajak, kita disini numpang kali yah, gumam aldi sebel.


 


 


Bersambung...


 


 


 


 


 


 


 


 


 

__ADS_1


 


__ADS_2