
"Masa iya sih Mas, perasaan Widy baru ini bawa tolpes itu ke kamar" sahut Widya mengingat ingat diri nya benar apa tidak seperti yang di kata kan suami nya.
Aldi menarik nafas sesaat kemudian mengeluar kan nya dengan sedikit kasar.
" Kamu gak sadar sayang, tuh lihat toples kosong di atas meja itu,satu hari kamu sudah menghabis kan 3 toples cookies, dan sekarang yang kamu pangku itu toples yang ke empat sayang, kemana mana kamu bawa toples itu, hanya ke kamar mandi toples itu gak kamu bawa" ucap Aldi memberi tahu.
Widya hanya bengong melihat 3 toples kosong di meja yang ada di kamar nya.
Kini tatapan Widya beralih pada suami nya, dengan perlahan diri nya meletak kan toples yang ada di pangkuan nya ke meja nakas yang ada di samping tempat tidur nya.
Widya menggeser sedikit tubuh nya, kini ia memeluk lengan Aldi sambil mengusap usap dada bidang Aldi.
" Maaf Mas, Widy beneran gak sadar uda makan cookies segitu banyak, sampai sampai mengabai kan mas" ucap Widya dengan lembut.
" Mas gak apa apa kamu mau makan cookies itu sampek satu truk sayang, tapi jangan abai kan mas juga sayang, ini kamu satu harian tau nya cuma bisa meluk toples aja, mas kamu anggurin" sahut Aldi pura pura ngambek.
" Maaf sayaang" ucap Widya sambil memeluk tubuh Aldi dari samping.
Aldi pun langsung membalas pelukan istri tercinta nya sambil mengecup kening Widya dengan lembut.
" Mas maafin tapi jangan ulangi lagi ya" ucap Aldi dan di angguki kepala oleh Widya.
🌸🌸🌸🌸🌸
Di kediaman Atmaja, Kia sedang memberi Asi pada Raja, Raja begitu lahap menyusu, Pandu yang melihat nya pun hanya bisa tersenyum sambil mengelus kepala Raja dengan lembut.
"Lahap banget sih anak papa ini nyusu nya, trus jatah papa nya kapan ya?" ucap Pandu sambil menyindir Kia.
Kia yang mendengar ucapan suami nya yang sedikit vulgar langsung menatap suami nya dengan tatapan tajam.
Pandu yang melihat tatapan Kia langsung tersenyum kikuk.
" Maaf sayang, mas cuma bercanda" ucap Pandu sedikit menggeser duduk nya.
" Jangan pernah bicara seperti itu di depan Raja Mas, tidak baik untuk diri nya" sahut Kia dengan ucapan sedikit judes.
__ADS_1
" Iya sayang, maaf" ucap Pandu.
" Lagian Raja masih kecil sayang, mana dia ngerti sama ucapan kita" sambung Pandu lagi.
" Tapi dia bisa mendengar mas, dan memori otak nya berfungsi" sahut Kia memberi tahu pada suami nya.
" Iya iya sayang, mas gak gitu lagi" ucap Pandu.
Kenapa sekarang Kia jadi galak ya setelah lahiran, bahkan tatapan mata nya sadis banget, ini pengaruh uda lahiran apa emang bawaan ibu ibu setelah lahiran ya, batin Pandu yang sesekali masih melirik Kia yang sedang menyusui Raja.
" Mas" panggil Kia dengan suara lembut.
Cepat banget berubah nya, batin Pandu saat mendengar suara Kia sudah lembut kembali.
" Kenapa sayang?" tanya Pandu.
" Nanti kita panggil anak yatim dan kaum duafa ya buat aqiqah Raja, Kia gak mau kalau aqiqah Raja cuma di buat untuk tamu tamu penting mas saja, Kia mau panggil anak yatim dan kaum duafa, untuk mengajari Raja sedari kecil buat saling berbagi dengan orang yang tidak mampu mas" ucap Kia memberi tahu kan keinginan nya.
" Iya sayang, nantik kita buat seperti apa yang kamu mau, tapi gak usah panggil minuman minuman seperti acara tujuh bulanan kamu kemarin ya" sahut Pandu.
" Minuman yang nama nya es gak beres itu sayang" ucap Pandu memberi tahu.
Kia terkekeh mengingat dulu dia ngidam untuk di buat stand minuman ea gak beres saat acara tujuh bulanan.
" Kalau untuk menu Kia serahin sama kak Nita dan mama saja Mas, yang terpenting undangan nya yang Kia kasih tau tadi" sahut Kia sambil mengelap pipi Raja yang terkena bekas Asi dengan tisu basah agar tidak iritasi.
Pandu yang melihat Raja sudah tidur karena kekenyangan hanya bisa tersenyum gemas.
" Raja mirip banget sama mas ya sayang,gak ada buang nya, dia takut kali kalau gak di akui di keluarga Atmaja, maka nya wajah Raja mirip banget sama Mas" ucap Pandu sambil terkekeh.
" Gak apa apa wajah nya mirip mas, asal sifat nya nurun ke Kia ya sayang nya mama ya" ucal Kia pada Raja.
Seakan mengerti apa yang di ucap kan Kia, Raja tersenyum sambil saat tertidur.
Sedang kan Pandu yang tidak terima di bilang soal sifat langsung bertanya pada istri nya.
__ADS_1
" Emang sifat mas gimana rupa nya sayang, jelek ya" tanya Pandu ingin tahu.
" Sifat mas itu kaku seperti kayu dan dingin seperti kulkas dua pintu seperti yang di bilang Ara, gak ada ramah ramah nya kalau sama orang" ucap Kia sambil terkekeh.
" Ck...Mas itu bukan gak mau ramah sayang, mas gak mau buat orang orang di luar makin kagum sama mas, apa lagi para wanita wanita di luaran sana, mas seperti ini saja banyak banget yang terpesona sama mas, apa lagi mas ramah, gak bisa di bayang kan sayang" ucap Pandu dengan percaya diri nya.
" Isssah...suami ku sekarang tingkat percaya diri nya makin tinggi ya" ucap Kia sambil naik ke atas tempat tidur setelah meletak kan Raja di box bayi.
" Hahaha...Gak apa apa mas di bilang manusia kaku sayang, yang penting mas punya istri yang cantik, baik dan berhati seperti malaikat, pokok nya mas bahagia bisa berada di samping kamu sayang, apa lagi semenjak Raja hadir di kehidupan kita,mas ngerasa orang yang paling beruntung di dunia ini" ucap Pandu yang sudah memeluk Kia.
" Kia juga bersyukur punya suami seperti mas, yang sayang sama Kia" sahut Kia membalas pelukan Pandu.
" Ya sudah ayo kita istirahat sayang, kamu juga gak boleh tidur malam malam, karena mas gak mau kalau kamu kurang istirahat nanti" ucap Pandu mengajak Kia tidur.
Lain di kamar Pandu dan Kia yang sudah tidur, lain pula di rumah Anita dan Bima.
" Ma, Pa Ara boleh minta sesuatu sama mama dan papa?" tanya Qiara saat mereka duduk di ruang keluarga sambil melihat acara di TV.
" Minta apa sayang?" tanya Anita menatap wajah putri nya.
" Buat kan Ara adik yang sama seperti Raja, Ara kesepian di rumah Ma, Pa" ucap Ara dengan wajah imut nya.
Anita dan Bima saling pandang karena terkejut mendengar permintaan putri nya.
Bersambung
Maaf baru bisa up lagi readers tercinta.
Author mintak dukungan nya ya, dengan Like,Komen yang positif dan vote yang banyak.
Biar novel author bisa masuk rangking.
Jangan lupa kasih Bunga dan kopi yang buaaaaaaanyak jugaa plissss.
Terima kasih banyak
__ADS_1
Love You More.