
Hari yang di tunggu tunggu Aldi dan Widya pun ahkir nya tiba, Besok adalah hari pernikahan Aldi dan widya, mereka sudah di pingit tidak boleh bertemu, dan Baju pengantin yang akan di pakai Widya dan Aldi pun sudah di kirim ke panti setelah mereka semalam fitting baju.
Sementara di kediaman Atmaja, Pandu dari tadi diam saja duduk di sofa yang melihat Kia mondar mandir tidak jelas, setiap di tanya Kia tidak perna bertanya, ahkir nya Pandu dengan pasrah melihat istri nya yang mondar mandir tak jelas.
" Sayang kamu kenapa sih? dari tadi mondar mandir tidak jelas begitu?" tanya Pandu lagi karena lama lama kesal melihat istri nya yang masih mondar mandir.
Kia melihat ke arah Pandu, terdiam sejenak kemudian langsung jalan dan duduk di samping Pandu.
" Mas besok kan hari pernikahan Kak Aldi dan Widya, tapi tadi Kia bingung mau pakai baju apa Mas, semalam Kia uda ke butik sama kak Nita, tapi gak ada yang cocok sama Kia Mas" ucap Kia ahkir nya memberi tahu.
" Jadi karena itu istri Mas yang cantik ini mondar mandir dari tadi?" tanya Pandu sekali lagi memasti kan.
Kia hanya mengangguk kan kepala nya dengan lemas, Pandu yang melihat nya langsung tesenyum karena gemes.
" Emang kak Nita gak kasih tahu kalau kita besok oakek baju seragaman sayang, dan baju itu mama yang langsung memesan nya dari butik langganan mama" ucap Pandu memberi tahu.
" Tidak ada Mas, semalam kita ke butuk, dan kak Nita cuma bilang kamu cari aja baju yang kamu mau dek, gitu doang Mas" sahut Kia meniru kan ucapan Anita.
Pandu langsung tertawa melihat istri nya yang kesal gara gara baju untuk di pakai di acara Aldi dan Widya besok.
" Yasudah ayo ikut Mas, karena baju nya juga baru di kirim tadi pagi" ajak Pandu dan Kia hanya mengikut saja.
Setiba di ruang keluarga, Kia melihat baju seragaman yang sedang di pilih untuk siapa yang memakai nya, dan Kia begitu terkejut melihat baju yang begitu bagus dan warna nya begiti cantik.
" Ma, Kak ini baju siapa?" tanya Kia yang sudah berdiri di dekat mama Dewi.
" Ini baju kita dong sayang, buat acara Aldi besok" sahut mama Dewi.
" Trus kak Nita ngapain ajak Kia ke butik semalam kalau uda ada baju nya" tanya Kia penasaran.
" kakak sengaja ajak kamu semalam biar kamu pilih pilih baju buat acara tujuh bulanan kamu nanti dek, kalau kakak ke butik karena masti kan baju kita yang sekarang ini" ucap Anita menjelas kan.
Kia hanya manggut manggut aja tanda mengerti, setelab itu dia kembali melihat baju yang akan di pakai buat acara Aldi dan Widya besok.
__ADS_1
Pandu melirik ke arah Aldi yang dari tadi diam saja, Pandu menatap Bima yang kebetulan duduk di di samping Aldi, dan Bima yang tau maksud dari tatapan Pandu pun hanya menaik kan bahu nya tanda tidak tahu.
" Kamu kenapa Al? besoj mau nikah kok muka kayak banyak beban gitu?" tanya Pandu.
" Aku sedikit gugup aja buat besok, maklum lah nama nya juga baru pertama kali" sahut Aldi memberi tahu.
" Baru pertama kali apa?" kini giliran Bima yang bertanya.
" Baru pertama kali nikah lah kak, jadi apa lagi?" sahut Aldi yang aneh dengan pertanyaan Bima.
" Kakak kira kamu gugup karena baru pertama kali ngerasain buat enak enak, gitu lohhh" ucap Bima lagi menjelas kan.
Anita yang mendengar ucapan suami nya yang sedikit fulgar di depan orang banyak pun langsung melempar Bima dengan patung baju.
" sayang kok Mas di lempar sama patung baju sih?" tanya Bima yang terkejut karena lemparan Anita.
" Maka nya mulut Mas itu di jaga, masa iya bicara seperti itu sama mereka" sahut Anita dengan muka kejam nya.
" Sebaik nya kita duduk di belakang saja,bahaya kalau mereka dengar" ajak Bima dan langsung di angguki kepala oleh Pandu dan Aldi.
Mereka bertiga pun langsung beranjak dari sofa, tapi langsung dapat teguran dari Anita.
" Kalian bertiga mau kemana?" tanya Anita dan langsung membuat ketiga pria itu langsung menghentikan langkah kaki nya.
" Kita mau ke pendopo saja sayang, di sini bosen lihat kalian lagi nyiapan baju buat besok" ucap Bima langsung melanjut kan langkah nya di susul Pandu dan Aldi.
Aldi memang di suruh tidur di kediaman Atmaja oleh papa Ridwan dan mama Dewi,karena Aldi memang tidak punya keluarga lagi semenjak kedua orang tua nya meninggal, jadi keluarga satu satu nya sekarang adalah keluarga Atmaja yang dari dulu sudah menganggap Aldi bagian dari keluarga Atmaja.
Setiba nya mereka di pendopo, Bima langsung ngedumel karena negliat istri nya yang begitu seram kalau sedang marah.
" Kenapa ya wanita kalau lagi marah seakan akan dunia ini mau runtuh?" ucap Bima heran.
Pandu dan Aldi yang mendengar hanya tertawa karena lucu liat kakak ipar mereka.
__ADS_1
" Kakak takut sama kak Nita kalau lagi marah" tanya Pandu tak lupa dengan kekehan nya.
" Ck..seperti kalian tidak takut saja, apa lagi kamu Ndu, kalau Kia sudah marah pasti kamu pusing tujuh keliling kan" ucap Bima yang tidak mau di katain takut.
" Seperti nya kalian begitu takut sama istri istri kalian" kali ini Aldi yang bersuara.
" Yaelaa...belagu amat kamu bicara nya Al, besok dam seterus nya kamu pasti rasain sendiri kalau Widya marah, pasti kamu takit setengah mati, dan kami tidak mau mendengar curhatan mu" ucap Bima kesal karena di katain takut.
" Hal apa yang buat kalian sampai takut seperti itu sih, padahal kalau kita marah, malah mereka yang lebih takut pasti nya" tanya Aldi lagi yang belum mengerti.
" Kasih Ndu, biar Aldi tahu kenapa kita selalu ngalah sama istri istri kita" ucap Bima pada Pandu.
" Tidak perlu di kasih tau kak, biar Aldi tahu sendiri nanti nya, dan ngerasai gak enak nya kalau istri uda ngambek apa lagi sampai marah" sahut Pandu masih dengan kekehan nya.
Aldi semakin penasaran karena tidak tahu kenapa Pandu dan Bima sampai sebegitu nya takut kalau Kak Nita dan Kia marah.
" Kasih tahu dong? jangan di rahasian kan begini, jadi aku bisa wanti wanti nanti nya" bujuk Aldi.
Pandu dan Bima saling pandang kemudian tertawa kekeh, suara mereka tertawa sampai ke dengar ke dapur sangking keras nya, Anita yang kebetulan di dapur karena merasa haus ingin ambil minum pun penasaran apa yang membuat mereka tertawa sampai segitu nya.
Bersambung....
Jangan lupa untuk selalu dukung karya author ya readers yang baik hati dan rajin menabung 😊😊
Dengan Like,komen dan Vote
Kasih Bunga 🌹 dan kopi ☕ ya readers, biar karya author rangking nya naik.
Dukungan kalian lah yang buat Authot semangat buat nulis 💪💪
Dan terima kasih banyak yang sudah mendukung Author.
Love You More 😊😊
__ADS_1