Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan

Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan
Bab 155


__ADS_3

"Oia Ka, hubungan kamu dengan kak Reza gimana, bukan nya kalian lagi dekat ya?" kali ini Widya yang bertanya pada Rika.


Rika yang mendengar pertanyaan Widya menyatukan alis nya karena bingung.


" Maksud nya hubungan apa?" tanya Rika balik.


" Ya hubungab kamu dengan kak Reza, kalian lagi dekat kan? sahut Widya.


" Aku sama dia gak ada hubungan apa apa Wid, di bilang teman juga gak terlalu dekat, aku juga baru kenal sama dia, mana mungkin aku langsung drkat gitu aja sama laki laki yang baru aku kenal dalam waktu sebulan ini" ucap Rika menjelas kan.


" Bukan nya kamu sering komunikasi sama kak Reza ya Ka?" tanya Widya lagi.


" Cuma beberapa kali Wid, itu pun sekedar nanyak kabar doang, gak lebih" sahut Rika sambil meminum minuman yang ada di depan nya.


" Jadi menurut kamu antara kak Firman dan kak Reza, mana yang lebih pantas kalau di sanding kan dengan kamu?" tanya Kia.


" Ya kak Firman lha Kia, Kak Firman itu cowok idola juga kali, uda tampan, tajir, baik juga, siapa yang tidak mau bersanding dengan kak Firman" sahut Rika tanpa sadar.


Kia dan Widya yang mendegar jawaban Rika saling tatap kemudian tersenyum senang karena sudah tau siapa sekarang yang di sukai Rika.


Sedang kan Rika yang baru sadar dengan ucapan nya langsung menatap kedua sahabat nya dengan intens.


" Tadi barusab aku ngomong apa sama kalian?" tanya Rika sedikit deg degan.


" Ngomong apaan, gak ada ngomomg apa apa kok, emang perasaan kamu tadi kamu bicara apa sama kita" tanya Kia sengaja tidak jujur.


Rika langsung diam sedikit gugup kalau dia memang benar benar ngomong yang tidak tidak tadi dengan kedua sahabat nya.


Saat mereka bertiga selesai makan, mereka masih duduk duduk santai di kantin sambil cerita cerita, tiba tiba Ricki datang menghampiri mereka bertiga.


" Kalian sudah lama?" tanya Ricki langsung duduk di kursi kosong di hadapan Kia.


" Lumayan lha kak, ini baru aja selesai makan" sahut Kia.


" Kenapa kalian tidak nungguin kakak sih" ucap Ricki dengan sedikit kesal.


" Yeeey siapa suruh lama banget, bumil cantik tadi uda kelaparan tau, lagian kakak aja yang lama banget" ucap Rika tidak mau di salah kan.


" Kakak baru selesai operasi Rika, kamu kalau bareng kita gak ada jaim jaim nya, tapi kalau di depan Pandu dan teman teman nya, pendiam banget" sahut Ricki sedikit mengejek.

__ADS_1


" Kak Ricki apaan sih, kok jadi bawak bawak teman teman kak Pandu" ucap Rika dengan suara yang sudah di naikan satu oktaf.


" Buseeeeet suara kamu Ka, entar Firman ilfil liat kamu kayak gini, bar bar banget jadi cewek, gak ada kalem kalem nya" sahut Ricki dan berpindah duduk di samping Widya.


" Kak Ricki, sekali lagi kakak bicara gitu, aku sumpahin kakak jomblo seumur hidup, tauu" jerit Rika geram.


Kia, Widya dan Ricki sudab menutup telinga mereka mendegar suara Rika, sementara semua dokter dan perawat yang kebetulan makan di kantin melihat ke arah meja mereka duduk.


Rika yang sadar di lihatin pun malu, dan langsung beranjak dari kantin karna malu.


" Aku balik diluan gih, malu banget di liatin" ucap Rika dan langsung berdiri keluar dari kantin.


Kia, Widya dan Ricki hanya bisa tertawa melihat tingkah Rika.


Rika berjalan cepat cepat karena masih merasa malu padahal dia sudab jauh dari kantin, Rika berjalan sambil mengumpat Ricki karena kesal slalu saja di ledeki, tanpa sengaja Rika bertabrakan dengan seseorang dan membuat Rika terduduk di lantai.


Bruuuuuuk


" Awwwww...Siapa sih jalan gak liat liat, gak lihat apa badan gue segede gini" ucap Rika sambil merasakan bokong nya yang sakit.


" Rika kamu gak apa apa?" ucap Firman ingin membantu Rika berdiri.


Jantung Rika berdetak begitu cepat, Rika belum juga berdiri, dia masih betah duduk di lantai padahal Firman sudah ingin membantu Rika berdiri.


" Rika sampai kapan kamu mau duduk di lantai itu terus, ayo kakak bantu berdiri" ucap Firman dan langsung menyadar kan Rika.


Rika pun menerima uluran tangan Firman, Firman langsung membantu Rika berdiri, saat Rika sudah berdiri, Rika terus menatap Firman, Firman pun ikut menatap Rika.


Mereka saling tatap tatapan, Tanpa mereka sadar ada 3 pasang mata yang melihay ke arah mereka berdiri.


*Kak Firman, seperti nya aku benar benar sudah ada hati pada kakak, tapi seperti nya aku akan merasakan sakit hati lagi, karena kakak akan di jodoh kan oleh sahabt sahabat kakak, sakit sekali rasa nya mendengar kakak mau di jodoh kan, batin Rika masih memandang Firman.


Rika, aku seperti nya memang benar benar mencintai kamu, aku akan mengatakan rasa ini pada mu agar aku tidak dik dahului orang lain, aku gak mau kalah lagi urusan ini, batin Firman yang fokus menatao wajah Rika*.


Saat masih asik bertatap tatapan, Tiba tiba mereka di kaget kan dengan suara seseorang.


" Man kamu dari mana aja sih, aku cariin kamu dari tadi" ucap Reza mendekati Firman.


Kia dan Widya yang melihat kedatangan Reza langsung spontan bersembunyi di balik tembok dan menyeret Ricki agar mengikuti mereka.

__ADS_1


" Kalian kenapa sih, kok main patak umpet segala, masa kecil kalian seperti suram sekali" ucap Ricki yang terkejut karena di ajak ngumpet.


" Sudah kakak siam saja, kita lihat Rika dari balik tembok saja" sahut Kia.


Sedang kan di tempat Firman, Rika dan Reza berdiri, Reza terkejut melihat kedekatan antara Firman dan Rika.


" Kalian sedang apa? kenapa kalian berdiri begitu dekat? ada hubungan apa kalian?" tanya Reza beruntun merasa tidak suka dengan kedekatan Reza.


" Za kamu salah paham, ini tidak seperti yang kamu lihat" sahut Firman agar Reza tidak salah paham.


" Jadi" tanya Reza kembali.


" Tadi aku gak sengaja tabrakan dengan Rika, dan Rika jatuh, jadi aku bantuin dia berdiri, saat Rika baru saja berdiri tepat di depan aku, kamu datang" ucap Firman menjelas kan.


Firman sengaja tidak memberi tahu pada Reza kalau mereka tadi sempat saling tatap tatapan dan seperti saling ada rasa dari tatapan mata masing masing, Firman berfikir belum saat nya Reza tahu soal perasaan nya pada Rika.


" Bener itu Ka" tanya Reza pada Firman.


" Iya benar" jawab Rika datar.


" Oia kak Firman kok bisa ada di rumah sakit?" tanya Rika dengan senyuman manis nya.


Reza yang melihat Rika slalu tersenyum saat berbicara dengan Firmanz tapi tidak dengan diri nya merasa tidak suka dengan sikap Rika.


" Ough kakak habis ngantar mama Kakak Chek up, biasa sudah tua jadi harus sering sering periksa, dan Reza ke sini karna ada berkas yang harus kakak tanda tangan" sahut Firman memberi tahu.


Bersambung


Jangan lupa untuk slalu dukung karya Author ya Readers tercinta dengan like,komen dan vote yang banyak plisss 🙏🙏


Dukungan kalian sangat berarti untuk Author dan membuat Author semakin semangat buat nulis.


Dan terima kasih banyak yang sudah mendukung author sampai sekarang.


Author doa kan rezeki kalian berlimpah ruah dan di berikan kesehatan slalu.


Salam sayang Author buat kalian semua.


I Love You More 😊😊😍😍

__ADS_1


__ADS_2