Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan

Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan
DCJPT 75


__ADS_3

Raja diam dan mengepal kan tangan nya, di tatap nya mata Wisnu dengan mata elang nya, " Kalau aku lelaki bejat, kenapa kau malah mau menyatu kan aku dengan adik mu?" ucap Raja bertanya pada Wisnu.


" Karena aku mau terbaik untuk adik ku, walau pun aku tidak suka melihat wajah mu, yang terpenting bagi ku adalah kebahgian adik ku Tiara" sahut Wisnu.


" Tapi aku tidak mencintai nya Wisnu, seharus nya  kau sadar, kalau aku bersatu pun dengan Tiara, itu akan menyakit kan hati nya, karena aku tidak pernah bisa membuat nya bahagia" ucap Raja dengan meninggi kan suara nya.


" Aku tidak perduli, yang aku mau sekarang adalah kehancuran kau dan Cahaya, sama seperti kalian menghancur kan adik ku Tiara" ucap Wisnu dengan suara yang tak kalah tinggi.


" Cukup kak" teruak Tiara dari depan pintu lobi dengan wajah yang sudah merah dan air mata yang sudah berlinang di pipi nya.


Raja dan Wisnu langsung melihat ke arah suara dan Wisnu terkejut melihat Tiara sudah berjelan ke arah nya dengan air mata yang sudah mengalir deras di pipi nya.


" Sudah berapa kali aku bilang sama kakak kalu cinta itu gak bisa di paksa kan kak, dan kalau pun aku bisa persatu dengan Raja atas usaha kakak, itu malah membuat hati ku lebih sakit karena Raja ada bersama ku tapi tidak dengan hati nya" ucap Tiara dengan suara yang tinggi.


" Aku benci sama kakak kalau kakak gak bisa merubah diri kakak ini, aku benci sama kakak, dan jangan temuin aku lagi sampai kakak benar benar merasa bersalah" ucap Tiara dan langsung pergi berlari meninggal kan Raja dan Wisnu.


" Tiara dengar kan kakak dulu, kakak lakukan semua ini hanya untuk kamu" ucap Wisnu mengejar Tiara.


Tiara tidak mendengar kan teriakan WIsnu, hingga saat Tiara terus berlari, ada mobil yang melintas di depan kantor Wisnu dengan begitu kencang, dan Wisnu yang melihat ke arah adik nya dan mobil langsung berteriak memanggil Tiara.


" TIARAAAA awassssss" teriak Wisnu yang mmebuat semua kaget dan melihat ke arah Tiara di tengah jalan.


Mobil malaju dengan kecepatan cepat, Wisnu sudah menurup mata nya tidak sanggup melihat apa yang terjadi.


Buuuuuukkkk

__ADS_1


Wisnu langsung membuka mata nya dan melihat mobil yang melaju kencang tadi berhenti tepat di hadapan nya, tubub Wisnu lemas seketika.


Sementara di balik mobil Tiara tersungkur ke badan jalan karena berhasil di selamat kan oleh seseorang. Supir yang membawa mobil langsung memaki Tiara karena tidak memperhati kan jalan saat ingin mneyebrang jalan.


"Kalau nyebrang liat pakek mata, untung saya bisa ngerem mendadak dan ada yang manarik kamu, kalau tidak pasti kamu sudah berada di alam lain sekarang" maki sang supir.


" Maaf pak, saya tidak senagaja" ucap Tiara meminta maaf.


Sang supir  itu pun langsung melaju kan mobil nya kembali, TIara langsung melihat seorang lelaki yang sudah menyelamat kan nya dari maut.


" Andra kamu gak apa apa?" tanya Tiara melihat Andra baru berdiri dan dengan luka yang ada sikut tangan nya karena terbentur badan jalan.


" Aku gak apa apa, lain kali kalau mau bunuh diri jangan di sini, kamu bukan hanya akan melenyap kan nyawa kamu saja, tapi nyawa orang lain juga" ucap Andra.


" Gak apa apa, cuma luka kecil doang" ucap Andra menatap Tiara.


Saat Tiara hendak menyebrang, mobil yang di kenderai Haikal memasuki parkiran kantor Wisnu, dan Andra langsung keluar saat melihat Tiara berlari dengan keadaan menangis, dan Andra melihatada mobil yang melaju kencang di saat Tiara mau menyebarang, dengan lari sekuat mungkin, Andra menarik Tiara dan mereka sama sama terjatuh di badan jalan dengan Tiara berada di atas tubuh Andra.


Wisnu yang melihat adik nya tidak kenapa napa langsung menghampiri Tiara, " Adek kamu gak apa apa kan? ada yang luka atau kepala kamu sakit, atau badan kamu" tanya Wisnu langsung memegang tubuh Tiara tapi dengan cepat di tepis oleh Tiara.


" Jangan sentuh aku kak, sudah aku bilang sama kakak bukan, aku gak mau lihat kakak kalau kakak belum berubah dan tidak menganggu Raja dan Cahaya lagi" ucap Tiara yang langsung berlari pergi meninggal kan Wisnu begitu saja.


Wisnu berdiri menatap kepergian adik nya, Raja langsung menghampiri Haikal dan Andra, dan melihat Wisnu dalam keadaan kacau.


" Kau lihat, karena keegoisan mu, kau hampir saja kehilangan adik mu, sebaik nya kau berfikir kembali agar kau masih bisa berdekatan dengan adik mu" ucap Raja langsung pergi meninggal Wisnu begitu saja.

__ADS_1


Haikal dan Andra pun langsung menyusul Raja pergi meninggal kan Wisnu yang masih menatap adik nya pergi meninggal kan nya.


Sementara Tiara yang berlari ke arah taman menangis tersedu sedu di taman, entah kenapa ia merasa kecewa dengan kakak nya ahkir ahkir ini, kakak yang selalu di bangga bangga kan nya, namun hanya karena maslah cinta bisa berubah seketika.


" Kenapa suah sekali membuat kakak berubah dan percaya kalau cinta itu gak bisa di paksa kan" ucap Tiara di sela tangisan nya.


" Dan Andra....sudah dua kali Andra menolong ku dari maut" ucap Tiara mengingat kebaikan Andra saat di hutan dan kejadian beberapa menit yang lalu.


" Andra orang yang baik, aku kia mereka tidak mau menolong ku karena kauadalah adik nya Wisnu, tapi ternyata aku salah, Andra lelaki baik, walau pun sikap nya dingin sepeti Raja" ucap Tiara mengingat kebaikan Andra dan wajah Andra yang juga tak kalah tampan dari Raja.


Di mobil Andra meniup niup luka di sikut nya karena terasa perih, Haikal yang melihat apa yang di lakukan Andra hanya menggeleng kan kepala nya.


" Sudah dua kali kamu nyemalatin Tiara, yang ketiga kali nya aku rasa kalian berjodoh" ucap Haikal dengan senyuman di wajah nya.


Andra yang mendengar ucapan Haikal langsung menhentikan kegiatan tiup meniup luka nya, " Ngaco kamu Kal, aku nolong dia karena rasa kemanusiaan" sahut Andra.


" Dari rasa kemanusiaan bisa jadi cinta kan, lagian aku gak bilang langsung cinta, tapi berjodoh" ucap Haikal menggoda Tiara.


" Gak lah...masih ada wanita lain selain dia, lagian males banget berurusan dengan kakak nya yang aneh itu" sahut Andra.


" Tiara dan kakak nya beda kali Ndra, lagian Tiara cantik loh, bunga di fakultas kita" ledek Haikal dan mmebuat Andra berdecak kesal.


Sementara di mobil ain, Raja mencoba menghubungi Cahaya untuk menayakan dimana keberadan diri nya saat ini, karena Raja mau bertemu dengan Cahaya karena merasa khawatir dengan Cahaya saat di kabari Azmi tadi,namun Raja lebih memilih untuk menemui Wisnu terlebih dahulu.


Berambung.

__ADS_1


__ADS_2