Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan

Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan
DCJPT 134


__ADS_3

Sepertinya ada yang tidak beres di dalam sayang, kamu tunggu di sini saja, biar Aii yang lihat" ucap Raja, namun Cahaya menarik tangan Raja sebelum melangkah.


"Kita lihat sama sama Aii" sahut Cahaya yang langsung di angguki kepala oleh Raja.


Saat sudah berada di depan pintu masuk, Raja dan Cahaya begitu terkejut melihat keadaan yang begitu membuat mereka terkejut.


" Kalian" ucap Raja yang langsung membuat semua yang berada di dalam terkejut melihat Raja dan Cahaya berada di depan pintu.


" Cahaya, Raja" ucap Arti yang begitu terkejut melihat pemilik toko sudah berada di hadapannya.


" Raja" ucap Yusuf yang juga terkejut melihat Raja ada di hadapannya.


" Ar ada apa ini? kenapa ribut begini, tidak enak enak dengan pelanggan lain, lihat mereka sedang melihat ke arah kalian" tunjuk Cahaya.


Arti dan Yusuf sama sama melihat sekeliling, mereka baru tersadar kalau tadi sudah membuat keributan di toko kue Cahaya.


" Raja kamu di sini juga, mau beli kue pasti? " tebak Yusuf yang langsung meninggal kan Arti begitu saja.


Raja diam saja, Dia menatap Arti dan Yusuf secara bergantian.


" Aku kesini bukan mau beli kue, tapi ini adalah toko kue milik istriku" ucap Raja.


" APAAA" ucap Yusuf begitu terkejut.


" Sudah percaya kau tuan sombong, kalau aku adalah orang kepercayaan pemilik toko kue ini" ucap Arti yang langsung membuat Yusuf kembali mendekati Arti lagi.


" Ya kali ini aku percaya, tapi tetap saja mulut kamu itu pedas banget kalau bicara, seperti makan cabe satu kg tahu gak, dan satu lagi, kamu itu berisik banget, mirip kenalpot bocor kalau sedang bicara" sahut Yusuf yang mana membuat Arti kembali melotot kan mata nya.

__ADS_1


" Sudah aku kata kan jangan panggil aku dengan sebutan itu, dasar es balok dan sombong" ucap Arti yang tak mau kalah.


Cahaya langsung menghela nafas melihat Arti dan teman suaminya kembali berdebat seperti awal ia melihat nya.


" STOOOP, mau sampai kapan kalian berantem terus sih, lihat gak enak sama pengunjung lain" ucap Cahaya yang kembali membuat Yusuf dan Arti kembali diam.


" Arti, sebenarnya ada apa? kenapa kamu sampai berantem dengan Yusuf" tanya Cahaya.


" Kamu sudah kenal sama Pria songong ini, kenapa gak kamu tanyakan saja sama pria sombong ini sendiri Ya" ucap Arti yang terkejut Cahaya mengenal Yusuf.


" Dia teman nya Mas Raja" ucap Cahaya memberi tahu agar Arti mengerti.


Raja yang melihat ada permusuhan dimata Yusuf dan Arti langsung mengajak keduanya untuk duduk dan membicarakan ada apa sebenarnya, tapi sebelum itu Raja kembali menyuruh para pembeli kue untuk melanjutkan kan memilih kue kembali.


Setelah duduk di ruangan Cahaya, Raja langsung bertanya pada Yusuf ada apa sebenarnya.


" Sekarang cerita kan pada aku Suf, ada apa sebenarnya? kenapa kamu sampai adu mulut dengan asisten istri ku?" tanya Raja.


Raja dan Cahaya yang lagi lagi melihat mereka berantem hanya bisa saling pandang, namun karena Raja orang nya tidak suka dengan keributan, ahkirnya Raja sedikit membentak keduanya dengan cukup keras.


" CUKUUUUP, sekali lagi aku lihat kalian berantem, maka aku akan nikahkan kalian saat ini juga" ucap Raja yang langsung membuat Yusuf dan Arti langsung terdiam seketika.


" Whaaat" teriak Yusuf.


" Apaaa" teriak Arti


Cahaya yang mendengar perkataan suaminya hanya bisa tersenyum lucu melihat expresi Arti dan Yusuf.

__ADS_1


" Gak mau" ucap Arti dan Yusuf berbarengan.


Dan lagi lagi mereka saling tatap dengan wajah yang penuh dengan kekesalan.


" Yasudah sekarang ceritakan kenapa kalian sampai berantem" tanya Cahaya yang langsung membuat Arti menarik nafas sebelum menceritakan asal muka dirinya dan Yusuf jadi berantem.


" Tadi pria songong ini datang ke sini bermaksud mau pesan kue, ya g katanya buat acara kantornya besok, karena pesanannya banyak, Rani langsung mempertemukan nya dengan ku, tapi Pria songong ini malah tidak percaya pada ku kalau aku adalah asisten mu, dia mengatakan aku koki pembuat kue di sini yang ngaku ngaku jadi asisten kamu, karena melihat aku seperti saat ini" ucap Arti memberitahu kan ceritanya, dan menujuk dirinya yang sedang memakai celemek dan sedikit ber tepung karena memang Arti sedang membuat kue dengan resep baru di dapur saat itu.


" Ya jelas lah aku gak percaya Ja, dimana mana asisten itu rapi, mengingat toko kue ini begitu besar dan terkenal, ditambah ini toko kue terenak di kota ini, tapi begitu aku melihat penampilannya seperti ini, siapa yang percaya coba Ja" ucap Yusuf membela dirinya.


" Tapi sekarang kau sudah percaya kan tuan sombong" ucap Arti langsung.


" Heemmmm" sahur Yusuf hanya dengan deheman dan melirik Arti sekilas.


Lagi lagi Raja dan Cahaya hanya bisa terdiam mendengar ucapan kedua manusia yang ada di hadapan mereka saat ini.


Sementara tempat lain, Andra saat ini sedang berhadapan dengan seseorang yang entah kenapa membuat jantung nya berdetak kencang.


Sementara orang yang ada di hadapannya saat ini hanya bisa memandang nya tanda tanya, ada apa sebenarnya dirinya tiba tiba menemuinya.


" Ada apa kau menemui ku? tidak biasanya? tanya orang tersebut.


" Ada yang mau aku sampaikan sama kamu? " ucap Andra menatap orang yang ada di hadapannya.


" Tentang? " tanya orang tersebut langsung.


" Tiara" ucap Andra langsung yang membuat orang tersebut langsung melotot kan mata nya.

__ADS_1


Deg.


Bersambung.


__ADS_2