
Hari ini Raja di kampus duduk di kantin bersama dengan Haikal dan Andra, Raja mengaduk ngaduk minuman yang di pesan nya, Ia masih memikir kan ucapan mama dan papa nya yang di dengar nya tadi malam.
Haikal dan Andra yang melihat Raja diam seperti memikir kan sesuatu hanya saling pandang dan bertanya tanya.
" Ja kamu kenapa sih? dari tadi aku perhati kan kamu diam aja melamun" tanya Andra.
Raja menarik nafas saat sebelum menjawab pertanyaan Andra, " aku gak apa apa, cuma aku kepikiran sama ucapan mama dan papa ku tadi malam" sahut Raja yang langsung mneyandar kan tubuh nya kesandaran kursi.
" Emang tante dan om bilang apaan? sampai sampai kamu dari tadi seperti gak bersemangat begini" tanya Haikal.
Lagi lagi Raja menarik nafas nya sebelum menjawab, " mama nyuruh aku buat nikah" ucap Raja yang langsung membuat Andra tersedak minuman nya dan Haikal melotot kan mata nya.
Tanpa mereka bertiga sadari, seorang wanita cantik yang mendengar ucapan raja langsung terdiam dan berdiri terkejut, air mata nya sudah keluar dari mata nya, dada nya begitu sesak saat mendengar kata kata yang keluar dari mulut Raja kalau diri nya akan menikah.
Raja mau menikah, batin seorang wanita yang mendengar perkataan Raja.
" kamu serius Ja?" tanya Andra dan Haikal bersamaan.
" Dengan siapa?" tanya Haikal karena masih tak percaya Raja disuruh menikah oleh Tente Kia.
Wanita yang berada sedari tadi mendengar kan percakapan Raja Cs langsung pergi meninggal kan kantin dengan perasaan yang sudah campur aduk, ia berlari ke kamar mandi untuk melepas kan rasa sesak yang sedari tadi di tahan nya.
" Cahaya" ucap Raja dengan menatap wajah Haikal dan Andra.
" Whaaaat, aku gak salah dengar kan" ucap Andra.
Raja menggeleng kan kepala nya pertanda kalau dia berkata jujur, " dan ini berlaku bukan hanya untuk dan Cahaya saja, tapi untuk Haikal dan Ratu" ucap Raja yang spontan membuat Haikal yang sedang minum langsung terbatuk dan tersedak minuman nya.
"Uhuuuhk...Uhuuuuk...Uhuuuuuk" Haikal langsung mengambil tisu dan mengelap mulut nya.
Andra hanya bisa mematung terbengong mendengar ucapan Raja, sedang kan Rahja hanya menatap kedua sepupu nya dengan tatapan dingin nya.
" Bagaimana bisa Ja aku menikah secepat itu, aku memang mencintai Ratu, tapi ratu saja masih sekolah" ucap
Haikal.
__ADS_1
" Kalian sudah seperti do cerita novel novel yang sering di baca sama kanjeng mami saja, di jodoh kan dan menikah saat masih muda" ucap Andra dengan kekehan kecil dan langsung mendapat pelototan dari Raja dan Haikal.
" Mama gak mau kita berpacaran, dan lebih baik langsung menikah saja" ucap Raja memberi tahu.
" Terus masalah nya di kamu apa Ja? bukan nya kamu senang ya, kan kamu mencintai Cahaya" tanya Andra.
" Awal nya aku senang, tapi aku takut Cahaya yang gak mau menikah dengan ku, mengingat usia kami masih muda, di tambah aku juga tidak tahu kalau dia mempunyai perasaan lebih atau enggak pada ku" ucap Raja dengan menunduk kan kepala nya.
Sementara di toilet wanita, Cahaya yang tadi mendengar perkataan Raja kalau dia akan menikah terdiam dengan air mata sudah mengalir deras di pipi nya.
" Raja mau menikah? kenapa mendengar nya saja dada ku sesesak ini, apa aku memang sudah jatuh cinta pada Raja? sakit sekali mendengar nya ya Allah" ucap Cahaya di dalam toilet.
******
Di Kantor, Pandu diam memikir kan perkataan istri tercinta nya tentang permintaan nya untuk menikah kan anak anak nya.
" Apa yang harus aku lakukan? jujur aku gak mungkin ninkah kan Raja dan Ratu di saat mereka masih begitu muda" ucap Pandu sambil memijit pangkal hidung nya.
Saat sedang pusing, Aldi masuk ke ruangan PAndu untuk memberi kan berks pening tentang kerja sama perusahaan pada perusahaan lain.
" Ada apa Ndu? seperti kamu sedang memikir kan sesuatu?" tanya Aldi.
" Ada apa?" tanya Aldi kembali.
" Aku bingung dengan permintaan Kia Al, jujur memang ini yang terbaik, tapi aku gak bisa melakukan permintaan Kia" ucap Pandu.
" Emang Kia meminta apa?" tanya Aldi.
" Menikah kan Haikal dengan Ratu dan Raja dengan Cahaya" ucap Pandu langsung membuat Aldi terkejut bukan main.
" Apaaaaa" ucap Aldi terkejut.
" Bagaimana mungkin Ndu, bahkan anak anak kita masih sekolah, aku gak setuju Ndu, Haikal masih kuliah, bahkan umur nya masih terbilang muda" ucap Aldi tak terima.
" Aku juga berfikiran seperti itu Al, tapi Kia bilang ini yang terbaik agar anak anak kita tidak terjerumus dosa, Kau tau sendiri bukan, Kia paling menentang yang nama nya pacaran, dan Kia takut anak anak kita melewati batasan nya" ucap Pandu memberi tahu.
__ADS_1
" Tapi gak harus menikah juga Ndu, jujur aku gak terima Ndu, mereka msih seumur jagung, dan Haikal dan Raja belum tentu bisa bertanggung jawab layak nya sebagai kepala rumah tangga" ucap Aldi.
" Aku tahu mereka pria dewasa, yang pasti akan tanggung jawab dengan kebutuhan mereka, di tambah mereka juga sudah punya penghasilan sendiri tanpa kita bantu sedikit pun, tapi masalah nya, mereka pasti masih labil Ndu, aku gak mau pernikahan mereka sering cekcok hanya karena cemburu" sambung Aldi lagi.
" Lantas kita harus apa AL? kak Nita saja mendukung apa yang Kia kata kan tadi malam" tanya Pandu.
" Nanti kita bicara kan" ucap Aldi menatap wajah Pandu.
Sementara Di kediaman Atmaja, Anita dan Kia sedang duduk di ruang keluarga membicara kan masalah anak anak nya.
" Kak bagaimana kalau mama dan mas Pandu tidak setuju, bahkan kak Aldi dan Widya juga harus tahu masalah ini" ucap Kia.
" Nanti kita bicara kan pada keluraga kita, kamu tidak usah khawatir, pasti ada jalan untuk anak anak kita, kalau pun mereka tidak menikah, mungkin kita bisa menyuruh mereka untuk bertunanagan terlebih dahulu" sahut Anita.
" Tapi Kia tetap tidak setuju kalau bertunangan dalam jangaka lama kak, kakak tahu sendiri kan ***** lebih besar dari pada ego" ucap Kia lagi.
Saat sedang asik membahas masalah anak anak nya, mama yang mendengar sekilas langsung bertanya.
" Ada apa?" tanya Oma Dewi yang langsung duduk di kursi sofa bergabung dengan Kia dan Anita.
" Mama" ucap Kia dan Anita bersamaan.
" Kenapa kalian gugup begitu? apa yang kalian sembunyi kan dari mama?" tanya mama Dewi.
Anita dan Kia saling tatap, Kia menelan saliva nya merasa takut kalau mama nya akan marah karena permintaan nya.
Bersambung
__ADS_1