Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan

Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan
Bab 66


__ADS_3

Setelah Pandu selesai mandi, Kia langsung menhampiri tugas nya untuk membantu Pandu memakai kan baju, Kia dengan telaten mengancing kan baju kemeja pandu, setelah selesai Kia memakai dasi kan dasi suami nya dan terahkir Kia memakai kan jas kerja suami nya.


" Selesai" ucap Kia sambil merapikan kembali dasi suaminya sambil tersenyum.


Pandu tersenyum melihat istrinyaa tersenyum begitu cantik nya di mata Pandu.


" yasudah ayo Mas kita turun ke bawah, semua nya sudah pada menunggu buat serapan" sambung Kia lagi.


" Iya sayang" sahut Pandu.


Mereka turun ke bawah dengan Pandu memeluk pinggang Kia, saat menuruni tangga, semua yang ada di meja makan melihat mereka dengan tersenyum senang.


" Si bucin uda datang, waktu nya kita serapan" ucap Anita dan di sambut tawa semua yang ada di meja makan.


Kecuali Pandu yang memasang wajah dingin tentunya, Kia lngsung mengambil kan serapan untuk suami nya.


" Ini mas serapan nya" ucap Kia sambil menyerah kan serapan pada suami nya.


" makasih sayang" sahut Pandu langsung mengambil serapan yang di berikan pada istri nya.


Kia langsung mengambil serapan untuk nya, mereka makan pada hikmat tidak ada yang berbucara, hanya suara dentingan sendok yang terdengar. Setelah serapan pandu langsung berangkat  ke kantor.


Kia mengantar Pandu sampai di depan pintu.


" Mas pergi dulu ya sayang, Kamu istirahat ya, jangan lupa minum obat nya" ucap pandu pada Kia.


" Iya Mas" sahut Kia sambil menyalami punggung tangan Pandu, Pandu pun membalas dengan mencium kening Kia.


Pandu pun berangkat bersama dengan Aldi ke kantor, Setelah mobil yang di tumpangi Pandu melewati gerbang dan tidak kelihatan lagi, Kia kembali masuk ke dalam rumah.


Saat Kia memasuki ruangan, Anita memangil Kia yang sedang duduk di ruang keluarga bersama mama dan papa.


" Kia sini dek" panggil Anita.


Kia langsung berjalan ke arah ruang tamu, Kia melihat semua nya pada menonton televisi dan si kecil Qiara bermain boneka.


" Kakak gak ke rumah sakit?" tanya Kia.


" Nantik agak siangan Dek" jawab Anita.


" Oiaa nak gimana kuliah kamu, kapan kamu masuk kuliah nya nak?" tanyak mam Dewi.


" Belum tau kapan Ma, Mas pandu takut nya gak kasih izin dulu, karna Kia baru saja pulang dari rumah sakit" sahut Kia.


"Mending kamu istirahat dulu deh dek, fokus sama kesehatan kamu dulu, karna kamu gak bisa terlalu capek juga dek" ucap Anita menimpali omongan mama nya.


" Lagian kamu kalau kuliah bisa dari rumah saja nak, biar gak terlalu capek juga, soal nya kamu juga kan harus kembali ke rumah sakit kan?" tanya papa Ridwan,


" Nantik Kia bicara kan dulu dengan Mas Pandu Ma, Pa, kak Nita" sahut Kia.

__ADS_1


Mama Dewi, Papa Ridwan dan Anita mengangguk kan kepala nya tanda setuju, karena semua tentang Kia harus persetujuan Pandu tentu nya.


" Kia buat teh dulu ya, sama puding yang di buat bibi semalam" Ucap Kia dan di anggukin semua nya.


" Tante Ara juga mau" Ucap Ara tiba tiba.


" Iya sayang, tunggu ya biar tente ambilin". sahut Kia.


" Oke tente" ucap Kia lagi sambil mengangkat jempol nya ke atas.


Saat Kia sedang ke dapur membuat teh dan mengambil puding, bunyi bel terdengar hingga ke ruang keluarga, mama Dewi langsung berjalan ke arah pintu untuk membuka kan pintu nya, saat pintu terbuka mama Dewi terkejut melihat siapa yang ada di hadapan nya.


" Mau apa kamu kesini?" tanya mama Dewi dengan wajah tak suka.


" Saya mohon jeng, pertemukan saya dengan istri nya Pandu, ada yang mau sya bicara kan dengan dia Jeng" sahut mama Iren.


Yaah tamu yang datang pahi pagi itu adalah mama Iren, mama Iren mau berbicara dengan Kia untuk membebas kan Iren dari dalam penjara.


" Untuk apa kamu mau bertemu dengan menantu ku, mau menyakiti dia lagi sama seperti yang di lakukan anak mu itu, belum puas kalian mau menyakiti menantu ku lagi" ucap mama Dewi dengan emosi.


Anita dan Papa Ridwan mendengar mama dan istri nya berbicara dengan emosi langsung melihat siapa yang tamu yang datang ke rumah mereka, kenapa mama nya bisa marah marah begitu.


" sayang kamu di sini dulu ya, mama mau ke depan jumpai nenek Oma dulu" ucap Anita pada Qiara.


" Iya Ma" sahut Qiara melanjut kan mainan nya.


" Mau apa tante datang kesini?" Ucap Anita yang langsung emosi.


" Nita tente mau ketemu istri nya  Pandu, tolong pertemu kan tente dengan istri nya Pandu Nita, tente mohon" sahut mama Iren memohon yang sudah berlinang air mata.


" Jangan kan untuk berbicara dengan nya, melihat nya sebentar pun kami tidak akan mengizin kan" ucap Anita dengan lantang.


" Tolong lha Nita, Tante mohon cabut tuntutan kalian pada Iren, kasian dia di dalam penjara" ucap mama Iren memohon dan kembali menangis.


" Apa tante bilang, mancabut tuntutan kami? enak benar tante bicara, setelah apa yang di lakukan anak tante yang gak tau diri itu pada Kia, dan sekarang dengan mudah nya tante minta untuk membebas kan Iren, luar biasa sekali tante, aku orang pertama yang paling tidak akan membebas kan Iren, tante dengan itu" sahut anita yang sudah emosi semakin meninggi.


Mama Iren diam mematung tak bisa berbicara lagi, apa yang di biang Anita benar, Iren sudah melakukan hal yang fatal pada istri nya pandu, Tapi mama Iren juga tidak tega melihat anak nya yang masuk kedalam penjara.


" Jeng saya mohon, saya gak sanggup melihat Iren di dalam penjara, dia tidur kedinginan, makan nya juga tak bergizi di dalam sana Jeng, belum lagi dia di jahatin di dalam penjara dengan tahanan lain, saya mohon jeng, bebas kan Iren, cabut lha tuntutan keluarga Atmaja pada Iren" ucap Mama Iren terus memohon.


Anita yang mendengar perkataan mama Iren semakin meradang.


" Apa yang Iren dapat kan di dalam tahanan itu tidak sebanding dengan apa yang dia lakukan pada Kia Tante, dan apa tante tau? gimana terpukul nya Pandu saat Kia di nyata kan tidak bernyawa, di tambah Kia kritis dan Koma, dengan mudah nya tente datang ke rumah kami menangis dan memohon untuk membebas kan Iren, itu tidak akan terjadi" sahut Anita dengan Emosi yang sudah tak tertahan kan lagi.


Saat mereka berbicara dengan begitu emosi nya, tiba tiba......


CETAAAAAAAAAAAAR


Semua yang ada di depan pintu membalik dan terkejut melihat siapa yang ada di belakang mereka.

__ADS_1


 


 


 


 


Bersambung.......


 


Jangan lupa slalu dukung Author ya readers, dengan Like, Komen dan Vote.


Salam Sayang Author untuk kalian semua.


Terimah Kasih Banyak.


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 

__ADS_1


__ADS_2