
Yara langsung berjalan ke luar restoran, saat ingin membuka pintu, tiba tiba pintu terbuka dan pintu pun langsung membentur kepala Yara.
" Maaf maaf saya tidak lihat kalau ada orang di depan pintu" ucap seseorang yang membuka pintu diluan.
Yara pun langsung mengangkat kepala nya dan terkejut melihat orang yang ada di depan nya.
" Reza"
" Yara"
Panggil Reza dan Yara bersamaan, sekian detik mata mereka saling menatap, tapi kemudian Yara langsung memaling kan Tatapan diluan nya.
Ricki yang melihat Yara dari meja tempat duduk nya merasa kenal dengan lelaki yang sedang bersama Yara, tapi setelah itu Ricki perduli dan kembali menatap Naya yang sedang memakan makanan nya.
" Maaf saya permisi" ucap Yara mau keluar dari restoran.
" Yara Yara tunggu, aku mau minta maaf" ucap Reza langsung.
" Aku sudah memaaf kan kejadian beberapa tahun lalu, dan sekarang aku mau pergi" sahut Yara dengan mata berkaca kaca.
Yara menghentak kan tangan nya dari genggaman tangan Reza, Dia pun langsung berlari ke arah mobil nya dan langsung masuk ke dalam mobil.
Reza masih berusaha mengejar Yara dan memukuk mukul kaca mobil Yara agar Yara mau membuka kaca nya.
Daaph...daaaaph....daaaaph ( anggap ajja suara kaca mobil di pukul yaa)
" Ra...Yara buka duku Ra, aku mau bicara sama kamu, kejadian yang kamu lihat tidak seperti kenyataan nya Ra, buka Ra" ucap Reza berusaha membujuk Yara.
Bukan nya menurun kan kaca mobil nya, Yara malah melaju kan mobil nya dan pergi meninggal kan Reza begitu saja di parkiran.
Did dalam mobil Yara menangis mengingat kejadian beberapa tahun lalu, yang malah membuka luka goresan yang hampir mengering.
__ADS_1
" Kenapa aku bisa bertemu lagi dengan Reza, bukan nya aku dengar kabar dia kembali ke Bandung, aku beluk bisa melupakan kejadian itu Za, hati ku sakit Za" ucap Yara yang menangis sambil menyetir mobil nya.
Reza yang di parkiran ingin mengejar Yara naik mobil nya, tapi Reza takut akan membahaya kan Yara kalau Reza bertekad untuk mengejar nya.
" Rw seharus nya kamu gak pergi waktu itu, dan gak pergi keluar negeri setelah kejadian itu, seharus nya kamu dengarin aku dulu Ra, bertahun tahun aku menunggu kamu dan mencari kabar kamu untuk menjelas kan semua kebenaran nya, tapi setelah kita bertemu, kamu malah pergi begitu saja" ucap Reza berbicara sendiri.
" Aku harus cari tahu dimana Yara sekarang berada, aku harus menyelasai kan kesalahpahaman ini" ucap Reza dan langsung menaniki mobil nya.
Di dalam Restoran, Ricki dan Naya yang sudah selesai makan pun langsung kembali ke rumah sakit, Naya tidak dengan karyawan yang lain kalau lama lama permisi makan siang nya, Naya tidak mau menjadi bahan gunjingan karena memanfaat kan lagi dekat dengan dokter Ricki, itu lha kenapa Naya langsung mengajak Ricki balik ke rumah sakit.
Di kediaman Atmaja, Kia kembali tidur setelah makan siang dan melaksana kan kewajiban nya sholat zuhur.
Pandu dengan setia menemani istri nya yang saat ini sedang tertidur dengan lengan nya sebagai bantal nya.
Sayang Maaf kan yang slalu membuat kamu seperti ini, dari awal kita menikah,ada saja cobaan yang salalu menimpa keluarga kecil kita, tapi mulai saat ini Mas janji tidak ada lagi kejadian kajadian yang membuat air mata kamu keluar karena kesedihan sayang, Mas janji akan membuat air mata kebahagian yang untuk mu, ucap Pandu dari dalam hati sambil memandang wajah Kia dan mengelus pipi mulus istri nya.
Reza yang sudah mendapat info dari teman nya Yara, kalau sekarang Yara bekerja di rumah sakit Atmaja Hospital, Reza pun langsung melaju kan mobil nya ke rumah sakit dengan kecepatan cepat.
" Permisi, saya mau bertemu dengan Dokter Yarana Indiriani, dimana ya ruang praketek nya?" tanya Reza.
" Bapak silah kan naik ke lantai 2, setelah keluar dari lift bapak belok kiri, ikuti lorong saja pak, nanti di ujung pintu ke dua ruangan dokter Yara pak" sahut resepsionis rumah sakit yang berjaga memberi tahu.
" Terima kasih" ucap Reza langsung berlari menuju lift.
Setelah sampai di lantai dua,Reza langsung mencari dimana ruangan Yara,dan saat sudah ketemu, Reza langsung mengetuk pintu ruangan Yara, tapi sebelum mengetuk Reza di panggil Rika, karena Rika melihat Reza saat mau keluar dari ruangan nya.
" Reza" panggil Rika.
Reza yang mendengar wanita yang saat ini masih ada di dalam hati nya, langsung membalik kan tubuh nya menghadap Rika dan tersenyum manis.
" Kak Reza kok ada di sini? sedang apa?" tanya Rika saat melihat Reza berdiri di depan ruangan Yara yang tertulis spesialis penyakit dalam.
__ADS_1
" Kakak sakit" tanya Rika lagi karena belum mendapat jawaban dari Reza.
Saat Reza mau menjawab, Yara malah keluar dari ruangan nya dan melihat Rika dan reza di depan ruangan nya.
Reza dan Rika pun langsung menoleh ke suara pintu yang baru terbuka, Rika melihat Yara berdiri Yara di depan pintu, sedang kan Yara melihat tatapan mata Reza pada Rika mengingat nya kejadian beberapa tahun lalu.
" Permisi saya mau lewat" ucap Yara dengan dada sesak nya.
Reza hanya melangkah kan kaki nya untuk menggeser diri nya sedikit agar Yara bisa lewat, sedang kan Rika melihat kedua nya seperti sudah lama kenal.
Yara berjalan meninggal kan Reza dan Rika dengan air mata yang sudah menetes di pipi nya.
Aku kira kamu ke sini mau menemui aku Za, tapi ternyata kamu malah menemui wanita lain, aku salah menilai mu selama ini Za, batin Yara yang menangis di dalam toilet.
" Kakak kenal sama Dokter Yara?" tanya Rika.
Reza hanya mengangguk kan kepala nya karena bibir nya susah untuk bericara, yang awal nya ingin menemui Yara untuk menjelas kan semua nya, tapi malah ketemu Rika yang memang saat ini masih ada di dalam hati nya.
" Kak sebaik nya kakak berbicara dengan Dokter Yara kalau kakak dan dia ada masalah, agar semua nya selesai, dari yang Rika lihat barusan seperti nya kalian sedang ada masalah" ucap Rika memberi tahu.
" Iya Ka, tapi kita tidak kenapa napa kok" sahut Reza yang tidak mau Rika tahu kejadian masa lalu diri nya.
Tanpa Reza sadari, di balik tembok Yara berdiri mendengar ucapan nya pada Rika, air mata Yara kembali menetes mendengar semua perkataan Reza.
Bersambung...
Jangan lupa untuk tinggal kan jejak dengan Like,Komen dan Vote yang banyak ya Readers yang baik hati dan rajin menabung.
Dukungan kalian sangat berarti untuk Author, dan semangat untuk Author menulis, dan Author mohon kasih Point yang banyak dan Rate juga ya.
Terima Kasih 😊😊
__ADS_1
Love You More 😊😊💋💋❤