
Namun beberapa langkah sebelum sampai di lift, Pandu berhenti dan membalik kan badan nya melihat ke arah Bayu dan Bela.
Semua itu membuat Aldi, dan Firman merasa aneh.
" Sebaik nya urusan hati jangan di bawa saat jam kerja, aku tidak suka karyawan ku tidak berkompeten" ucap Pandu yang langsung melanjut kan langkah nya menuju lift di ikuti Aldi dan Firman.
Jlep
Denyut jantung Bayu serasa di tusuk pedang panjang namun tak berdarah.
Ternyata benar, Pandu tidak main main kalau memang menggangu pekerjaan, walau pun aku teman nya, tidak ada toleransi juga sama dia, batin Bayu.
Bela srndiri yang mendengar perkataan bos nya langsung menunduk kan kepala nya.
Ini semua karna pak Bayu, awas saja kalau nanti saya di marahi sama si bos, batin Bela.
Di angkat nya kepala nya setelah tidak ada suara lagi dari bos nya, Bela menatap Bayu dengan tatapan kesal.
" Sebaik nya bapak balik saja, karna jadwal makan siang masih lama, lagian Pak Pandu lagi meeting" ucap Bela ketus dan langsung duduk dan melanjut kan pekerjaan nya.
Bayu yang mendengar ucapan Bela yang terdengar ketus hanya bisa tersenyum dan menggeleng kan kepala nya saja.
" Kenapa di kantor ini semua orang nya jadi mendadak dingin ya" ucap Bayu dengan suara pelan.
" Apa bapak bilang?" tanya Bela yang sama samar me dengar kata dingin.
" Ahk tidak...tidak adaa, emm kalau begitu saya pamit saja ya, takut nya gunung es balik lagi, dan saya jadi beku beneran di sini" pamit Bayu.
Bela hanya diam saja tidak menanggapi kepergian Bayu, tapi saat Bayu sudah masuk ke dalam lift, dan pintu lift sudah tertutup, Bela langsung tersenyum mengingat tingkah Bayu tadi.
Di rumah sakit, Ricki sedang asik makan serapan yang di bawa Naya, semenjak kejadian Kia merebut serapan nya, Naya jadi setiap hari membawa kan serapa untuk Ricki.
Dan setiap bawa serapan, selalu Naya lebih kan, agar tidak terjadi rebutan seperti dulu.
" Kelihatan nya enak tu" ucap Rika yang tiba tiba masuk ke dalam ruangan Ricki bareng Kia dan Widya.
__ADS_1
" Kalau kalian mau tinggak makan aja, noh Naya bawa lebih" ucap Ricki sambil menikmati serapan nya dan menujuk serapan yang belum tersentuh di atas meja.
" Gak ahk aku kenyang, kamu gak mau Kia, mumpung masih ada ni" Rika menawari serapan yang di bawa Naya pada Kia.
" Gak mau ahk, masih kenyang" tolak Kia secara halus.
" Kamu Wid, gak mau?" kali ini Rika nawari Widya.
" Gak Ka, tadi di rumah serapan nya banyak banget sama Mas Aldi, jadi sekarang masih kenyang" Widya pun menolak.
" Tumben banget kalian tidak mau, bosen" tanya Ricki yang semua pada nolak serapan yang di bawa Naya.
Karena biasa nya mereka bertiga malahan sampai rebutan, kadang malah sampai ribut dan adu mulut cuma karena makan sedikit tapi sudah habis saja serapan nya.
" Bukan bosan kak, kebetulan Kia emang lagi masih kenyang, jadi takut nya kalau di paksa malah muntah, mubajir kak, kawan nya setan" ucap Kia memberi tahu.
Ucapan Kia langsung di angguki kepala oleh Rika dan Widya.
" Lagian kita kalau makan itu mengikuti sunah nabi dong kak, makan lah sebelum lapar, dan berhenti lah sebelum kenyang, jadi gak boleh tamak" sambung Kia lagi.
" Oia ngomong ngomong kalian pada ngapain ke sini, gak ada pasien emang nya?" tanya Ricki.
" Ck...di rumah sakit ini mana pernah pasien gak ada kak, malah setiap hari ada aja yang berobat" ucap Rika.
" Nah terus ngapain ke sini, kakak sebentar lagi ada jadwal operasi, maka nya tadi makan banyak banyak, biar ada stock tenaga" kembali Ricki bertanya dan memberi tahu kalau dia juga akan ke ruang operasi.
" Pengen lihat kakak saja pagi ini" ucap Kia dengan menujuk kan senyuman nya dan mengelus perut buncit nya.
Ricki yang melihat senyum Kia hanya bisa menggeleng kan kepala nya saja, " jangan senyum seperti itu Kia, entar kalau kakak jatuh hati lagi bisa ribet, bisa bisa kakak di kirim ke dunia lain sama lakik kamu" ucap Ricki yang sontak membuat Rika dan Widya tertawa.
" Masuk lubang kubur dong" ucap Rika.
" Kamu doain aku benar benar cepat mati Ka" tanya Ricki.
" Ya gak lah kak, kalau kakak gak ada gal seru, lagian kakak jangan mati dulu" ucap Rika.
__ADS_1
" Emang kenapa? tanya Ricki yang mendengar perkataan Rika terahkir.
" Kan belum nyatain cinta sama Naya, entar dia kepikiran sama hati nya kalau kakak malah mati diluan" ucap Rika kembali tertawa.
Ricki langsung melempar kain kasa ke wajah Rika karena kesel mendengar perkataan Rika, Kia dan Widya hanya senyum saja dan menggeleng kan kepala mereka.
" Yasudah kakak mau ke ruang operasi dulu, kalau kalian masih mau di sini, jangan berantaki ruangan kakak, dan kalau kalian pergi tolong tutup pintu nya" ucap Ricki dan memberi kan perintah pada ke tiga wanita cantik.
Ketiga wanita cantik hanya mengangguk kan kepala nya tanda mengerti, mereka memang suka ngumpul di ruangan Ricki karena ruangan nya memang paling besar di antara ruangan mereka, jadi merasa nyaman saja kalau ngumpul.
" Jadi persiapan nya buat minggu depan uda clear Ka" tanya Kia.
Tadi begitu sampai di rumah sakit, Kia langsung bercerita pada kedua sahabat nya kalau dia di lamar oleh kak Firman, dan itu membuat Kia dan Widya bahagia, karena sahabat nya akan menyusul mereka berdua ke jenjang pernikahan, maka nya mereka ke ruangan Ricki untuk membahas acara lamaran Rika.
" Kata kak Firman semua nya sudah beres Kia" ucap Rika.
" Secepat itu" tanyq Widya dan di angguki Kia.
" Aku sih gak tahu pasti, tapi kata yayang Firman semua sudah beres, dan yayang Firman juga bilang kalau semua nya tinggal bicara pada kak Pandu" ucap Kia memberi tahu.
Kia dan Widya yang mendengar nya pun langsung mengangguk kan kepala, mereka sudah tahu kalau sudah bicara pada Pandu, maka semua beres seperti menjetik kan jari saja.
" Semoga acara nya lancar ya Ka, sampai ke hari H" doa Kia yang langsung di aminin oleh Rika dan Widya.
Mereka pun memberi usul untuk bentuk pakaian Rika yang akan di gunakan saat acara lamaran nanti, walau pun Rika tidak berhijab, tapi Rika selalu memakai pakaian yang sopan dan tidak pernah terbuka.
Nanti kita lanjut lagi yaa...
Jangan lupa untuk selalu kasih dukungan untuk author dengan Like,Komen yang positif dan vote ya readers tercinta.
Kasih bunga dan kopi juga yang banyak 🙏🙏
Terima kasih atas dukungan kalian semua, dan dukungan kaliah lah yang membuat Author semangat buat nulis nya 💪💪💪
Selamat menjalan ibadah puasa 😊😊
__ADS_1
Love you more 😊😘