Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan

Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan
Bab 203


__ADS_3

Acara resepsi Aldi dan Widya begitu ramai, semua rekan bisnis datang ke acara pernikahan Aldi dan Widya.


Pandu dan Bima sedang berbicara dengan rekan rekan bisnis nya, Kia dan Anita duduk di meja bersama mama dan papa nya, Kalau Qiara sudah bermain dengan anak anak dari rekan bisnis Bima dan Pandu.


Dari arah pintu masuk Wisnu rekan bisnis Pandu yang dulu sempat manaruh hati dengan Kia, walau pun sekarang rasa kagum itu masih ada, tapi Wisnu tidak mau menganggu rumah tangga Pandu dan Kia.


" Selamat sore pak Pandu" sapa Wisnu.


" Pak Wisnu, gimana kabar nya?" ucap Pandu.


" Yaah begini lah pak, sehat sehat jambu, karena tidak ada yang mengurusi, hanya asisten saya yang merangkap menjadi istri dadakan" sahut Wisnu yang di sambut tawa oleh Pandu dan Asisten Wisnu.


Wisnu melihat sekeliling mencari keberadaan Kia, mata Wisnu sesaat terdiam melihat Kia yang sedang tertawa karena lucu melihat Ara yang sedang bermain.


Pandu yang melihat arah tatapan mata Wisnu langsung merasa panas karena Wisnu secara tidak langsung memperhatikan Kia.


Pandu pun langsung mengalih kan Wisnu untuk mengajak bergabung dengan rekan bisnis yang lain, agar tidak memperhatikan istri nya lagi.


Dari arah pintu masuk lah Ricki dan Naya, Kia yang kebetulan melihat ke arah Pintu langsung tersedak makanan nya melihat Ricki dan Naya.


" Uhuuuk..Uhuuuk..uhuuk" batuk Kia.


"Kamu kenapa sih dek, makan nya pelan pelan saja, tidak ada yang yang ambil juga makanan kamu" ucap Anita langsung memberi kan minuman pada Kia.


" Bukan karena makanan kak" sahut Kia yang sudah sedikit baikan.


" Terus" tanya Anita.


" Tuh" tunjuk Kia ke arah Ricki.


Anita langsung melihat ke arah yang di tunjuk Kia, Anita langsung terkejut melihat Ricki datang bersama seorang wanita cantik.


Ricki yang sudah melihat dimana Kia berada langsung berjalan ke arah meja yang di duduki Kia.


" Selamat sore semua, orang tampan sudah hadir" sapa Ricki dengan percaya diri nya.


Papa Ridwan dan mama Dewi hanya tertawa mendengar ucapan Ricki, sedang kan Kia dan Anita hanya terbengong melihat Ricki dan Naya.


" Kalian kenapa sih? kok malah bengong gitu?" tanya Ricki yang sudah duduk di samping Kia.

__ADS_1


Belum lagi menjawab, Ricki kembali berbicara mengenal kan Naya pada Anita, om Ridwan dan tante Dewi.


" Ahh iyaa sampai lupa, om, tante kenalin ini Naya, dia bekerja di rumah sakit milik om sebagai apoteker" ucap Ricki mengenal kan Naya.


Naya pun langsung menyalami mama dan papa Ridwan, Anita masih terbengong melihat Naya yang duduk di samping Ricki.


" Kak Nita pasti sudah tahu dia siapa kan?" ucap Ricki memberi tahu.


" Dia.....Diaa bukan nya anak dari pak samsul yang kita operasi beberapa hari yang lalu kan" tanya Anita mengira ngira.


Naya terlihat begitu cantik dengan gaun berwarna marun dan make up yang natural, sangat berbeda saat Naya bekerja di rumah sakit.


" Iya kak, ini Naya anak nya pak samsul" sahut Ricki membenar kan.


" Waaahhh seperti nya bakalan ada yang nyusul kak Aldi dan Widya ini" ucap Kia mengejek Ricki.


Ricki hanya tersenyum mendengar ucapan Kia, dalam hati Ricki mengaminin ucapan Kia, karena Ricki juga berharap Naya lah yang akan menjadi istri dan ibu dari anak anak nya.


Setelah kedatangan Ricki dan Naya, masuk lah Firman dan Rika dengan memakai pakain yang warna nya senada, Semua mata melihat ke arah Firman dan Rika.


Mama Firman begitu senang ahkir nya Firman sudah mendapat kan wanita yang di cintai nya, mama Firman berharap kalau Rika lah yang menjadi istri dari anak semata wayang nya itu.


" Hai semua, maaf kita datang nya agak lama, soal nya tadi di jalan macet banget" ucap Rika yang sudah mencium pipi Kia, Anita dan Naya secara bergantian.


" Waah Widya cantik banget" ucap Rika saat melihat Widya yang sedang menyalami tamu di atas pelaminan.


" Kamu nanti juga bakalan cantik kok sayang kalai kita duduk di atas pelaminan seperti mereka" ucap Firman menggoda Rika.


Rika yang mendengar ucapan Firman langsung tersenyum malu, sedang kan Yang lain nya merasa jengah mendengar gombalan Firman.


" Lebay banget sih pasangan yang satu ini" ucap Ricki dan di balas anggukan kepala oleh Anita.


Dari pintu masuk, Bayu dan Yara datang secara bersamaan tak lupa pula asisten Bayu, Yara yang menggandeng tangan Bayu, menjadi pusat perhatian orang yang melihat nya.


Bela yang kebetulan sudah datang dari tadi di pesta Bos nya, melihat Bayi datang bersama perempuan, entah kenapa hati nya langsung terasa sesak, begitu juga dengan Reza yang sedang berbicara dengan kenalan rekan bisnis nya.


Siapa pria yang bersama Yara, apa itu kekasih Yara, apa aku sudah tidak bisa bersama kamu lagi Ra, batin Reza.


Kia yang melihat kedatangan Bayu langsung merasa ketakutan, entah kenapa Kia ingin sekali bersama Pandu.

__ADS_1


Kia berjalan menemui Pandu yang sedang berbicara dengan Wisnu dan rekan bisnis nya yang lain.


" Mas" panggil Kia dengan suara lembut nya.


Pandu pun langsung berbalik dan melihat Kia yang sudab berdiri di belakang nya.


" Sayang kamu kenapa? kamu capek? mau Mas antar ke kamar?" tanya Pandu beruntun.


Belum sempat Kia menjawab, Bayu sudah muncul dan menegur Pandu.


" Hai Ndu" sapa Bayu.


Kia langsung memegang tangan Pandu begitu kuat, Pandu merasa kan kalau istri nya sedang ketakutan, Pandu melihay arah mata Kia yang ketakutan melihat ke arah Bayu.


Bayu pun sedikit heran melihat Kia yang sama sekali tidak tersenyum kepada nya.


Memang semenjak kejadian Bayu mau mencelekai Pandh dulu, Kia belum pernah bertemu dengan Bayu lagi, dan Pandu tidak mencerita kan kalau Pandu dan Bayu sekarang sudah tidak ada masalah lagi, bahkan mereka sekarang sudah berteman dan sedang ada proyek kerja sama.


" Sayang kamu kenapa?" tanya Pandu.


" Mas sebaik nya kita pergi dari sini, Kia gak mau Mas kenapa napa" sahut Kia dengan mata yang sudah berkaca kaca.


" Kamu kenapa mau menangis sayang, kamu seperti ketakutan begini, tenang ya sayang, Mas ada di sini bersama kamu" ucap Pandu menenang kan Kia.


" Pak Pandu ada dengan Nona Kia" tanya Wisnu yang kebetulan berada di samping Pandu.


" Saya juga tidak tahu pak" ucap Pandu yang sudah memeluk Kia.


Bayu ingin berjalan mendekati Kia bermaksud bertanya ada apa dengan Kia, Tapi dengan cepat Kia memeluk suami nya dan berjalan mundur selangkah.


Bersambung..


Author mohon untuk dukungan nya selalu, dengan Like,komen dan Vote yang banyak plisss


Kasih Bunga dan Kopi juga ya, biar rangking author naik.


Dukungan kalian lah yang membuay author semangat untuk nulis, tapi kalau kalian tidak mau mendukung karya author, author nya jadi sedih 😭😭


Terua dukung dan share karya author ya, biar banyak yang baca, plisss.

__ADS_1


Terima kasih semua nya.


Love You More 😊😊


__ADS_2