Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan

Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan
DCJPT 34


__ADS_3

" Kamu tahu Mel, ini adalah pengalaman terburuk ku saat tidak bisa menyelamat kan nyawa pasien, apa lagi tadi kamu lihat kan di UGD, banyak sekali nyawa yang tidak tertolong" ucap Ara dengan menghela nafas nya.


" Aku sampai tidak tahan saat keluar dari UGD, mendengar teriakan keluarga pesien karena mendengar kabar kalau keluarga nya tidak ada lagi, hemmm aku benar benar gak tega lihat nya" sambung Ara.


" Terus siapa pria tampan yang berbicara dengan mu tadi?" tanya Meli.


Ara langsung menatap Meli saat mendengar ucapan Meli, dia berfikir kapan dia berbicara dengan pria tampan.


" Kapan aku berbicara dengan pria tampan, perasaan gak ada deh" tanya Ara pada Meli.


Meli yang mendengar nya langsung memukul jidat nya, " Ya ampun Ra, pri yang memakai jas berwarna dongker tadi, masa kamu sudah lupa sih" ucap Meli.


Ara berfikir sejenak, setelah itu dia teringat dengan lelaki yang begitu terpukul saat kakak nya tidak bisa di selamat kan.


" Ohhh...nama nya Rendi, dia adik nya wanita hamil tadi yang tidak bisa kita selamat kan" ucap Ara.


" Tampan banget ya Ra, beda tipis aja tampan nya sama dokter Azmi, aku mau deh jadi pacar nya" ucap Meli membayang kan Rendi jadi kekasih hati nya.


Ara yang melihat itu hanya bisa menggeleng kan kepala nya saja melihat tingkah sahabat nya.


" Udah ahk aku mau pulang dulu, lihat ini baju aku sudah darah melulu" tunjuk Ara ke pakaian yang dia pakai.


" Iyaa deh, kamu hati hati nyetir nya" ucap Meli.


" Iyaa, thanks yaa" ucap Ara dan meninggal kan Meli yang masih membayang kan wajah Rendi.


Dari kejauhan saat Ara sudah berada di lobi, Azmi menarik tangan Ara dan membawa nya ke parkiran rumah sakit, Ara yang terkejut langsung menghempas kan tangan Azmi, dan semua itu di lihat oleh Rendi yang saat itu Rendi juga berada di lobi hendak mau pulang ke kediaman nya setelah selesai mengurus jenazah kakak, kakak ipar nya dan keponakan nya.


" Siapa lelaki itu? kenapa dokter itu begitu dekat dengan pria itu ya? mungkin dia hanya satu rekan dengan dokter itu" teba Rendi yang masih melihat Ara dan Azmi.


 


Sementara di depan mobil Azmi, " Kamu mau pulang kan? ayo aku antar" ucap azmi.


" Aku pulang sendiri aja deh, kalau di antar kamu terus, nasib mobil aku gimana? masa iya di sini terus?" ucap Ara.


" Nanti mobil kamu aku suruh orang suruhan ku bawa ke rumah mu, sudah ayo, aku antar kamu pulang, setelah kamu ganti baju kamu, setelah itu kita makan di luar" ucap Azmi yang terus nyerocos.

__ADS_1


Ara sudah males berdebat dengan Azmi, ia ingin masuk ke dalam mobil Azmi karena Azmi sudah membuka kan pintu mobil nya untuk wanita tercinta nya, namun langkah Ara terhenti saat Rendi memanggil Ara.


" Dokter tunggu?" teriak Rendi yang langsung membuat Ara membalik kan tubuh nya dan Azmi menatap pria yang ada di hadapan nya.


" Iya ada apa ya pak?" tanya Ara sopan.


" Saya cuma mau mengucap kan terima kasih pada Dokter, karena tadi sudah mau berusaha menyelamat kan nyawa keluarga saya, sampai pakaian dokter jadi kotor seperti itu, dan walau pun mereka tidak bisa tertawa lagi di dunia ini, karea Allah lebih sayang pada mereka" ucap Rendi sambil menatap wajah Ara yang begitu cantik dimata nya.


Saat Ara mau menjawab, Azmi diluan yang menjawab ucapan Rendi, " Tidak masalah, itu sudah tugas nya kami" ucap Azmi dingin.


Ara yang mendengar ucapan Azmi yang jutek langsung menghela nafas nya, sedang kan Rendi menaut kan alis nya saat mendengar Azmi yang menjawab pertanyaan nya.


" Saya Rendi, dokter" ucap Rendi mengulur kan tangan nya ke arah Ara.


Saat Ara ingin mengulur kan tangan nya membalas uluran tangan Rendi, namun langsung di tahan oleh Azmi dan tangan Azmi lah yang jadi nya bersalaman dengan Rendi.


" Azmi, dan dia calon istri saya" ucap Azmi dengan wajah dingin nya.


Ara yang mendengar itu langsung menatap Azmi tidak terima, sedang kan Rendi menatap Ara dengan pandangan sedikit kecewa.


" Ayo sayang" ucap Azmi yang langsung menarik tangan Ara dan memasuk kan Ara ke dalam mobil.


Azmi melihat Rendi dengan tatapan tak suka, setelah itu dia mengitari tubuh nya untuk masuk ke dalam mobil dan duduk di kursi kemudi.


Azmi langsung membunyi kan klakson mobil nya saat melihat Rendi yang masih berdiri di depan mobil nya.


Teeeen


Rendi terkejut dan langsung menyingkir, sementara mobil Azmi langsung berjalan meninggal kan Rendi yang masih terdiam mematung di parkiran rumah sakit.


 


Di kampus, Raja berjalan menuju parkiran kampus bersama Haikal dan Andra, namun langkah ketiga pria tampan tersebut berhenti karena di panggil seseorang.


" Ja...Raja" panggil Tiara.


Raja langsung menoleh dan melihat Tiara yang berlari ke arah nya.

__ADS_1


" Ja.. nanti kamu ikut kan ke acara perkemahan di Bandung?" tanya Tiara.


" Aku belum tahu, kenapa memang nya?" tanya Raja dengan suara datar nya.


" Aku harap kamu ikut, biar acara kemah nya bisa makin ramai" ucap Tiara dengan senyuman manis nya.


Raja tidak menjawab, dia langsung membalik kan tubuh nya kembali danpergi meninggal kan Tiara sendiri dengan wajah yang begitu sedih.


*Kenapa kamu begitu dingin pada ku Ja\, setidak nya kalau kamu tidak bisa menerima cinta ku\, jadi kan aku teman mu\, itu sudah cukup buat ku Ja\,*batin Tiara yang masih memandang punggung Raja.


Dari kejauhan Wisnu mengepal kan tangan nya melihat adik kesayangan nya selalu di perlakukan seperti itu pada Raja.


" Awas kamu Ja, akan ku buat kamu menyesal karena sudah menyakiti hati adik ku, dan kau sendiri lah yang akan mengejar cinta adik ku nanti nya" ucap Wisnu dengan wajah penuh dendam nya.


 


Bersambung.


Maaf semalam Author tidak bisa up, karna saat mau up author kedatangan tamu, jadi nya ngelayani tamu dulu deh.


Author mohon untuk dukungan nya selalu, kasih Like,komen yang positif dan vote yaa, plissss


jangan lupa kasih hadiah nya juga yaa readres tercinta.


Author minta tolong pada readers tercinta untuk share cerita autor agar bisa makin banyak yang baca dan singgah di lapak author ya.


Plisssss.


Terima kasih banyak atas dukungan dan semangat yang uda readers kasih untuk author


semoga di balas dengan di berikan selalu kesehatan dan rezeki yang melimpah ya.


Amiin.


Salam sayang Author untuk readres tercinta.


Love You.

__ADS_1


__ADS_2