
Sesampai nya di kediaman Atmaja, Pandu dan Kia langsung turun, sementara Aldi langsung meninggal kan ruamh kediaman atmaja kembali ke kantor karena masih banyak yang harus di kerja kan.
KIa yang melihat Pandu ikut turun mengikutinya pun heran dan langsung bertanya.
" Mas gak balik ke kantor dengan Aldi?" tanya Kia.
" Gak sayang, Mas kerja dari rumah aja, Mas gak bisa tinggal kan kamu sendiri di rumah, Mas takut kamu masih kepikiran soal tadi" sahut Pandu.
" Kia di rumah gak sendirian kali Mas, ada mam dan papa juga" ucap Kia lagi.
" Pokok nya gak bantahan" sahut Kia sambil mencubit hidung istrinya yang mancung.
Kia yang yang hidung nya di cubit langsung membuat wajah cemberutnya,hal itu malah membuat Pandu semakin gemas.
" Jangan pasang wajah mu seperti itu sayang, mas gak kuat" ucap Pandu gemes.
" Gak Kuat? Maksud nya Mas?" tanya Kia bingung.
Pandu yang sadar istrinya begitu polos hanya tersenyum, Tidak ada, lupakan saja" sahut Pandu langsung menarik tangan Kia masuk kedalam rumah.
*******
Seminggu telah berlalu sejak kejadian Kia bertemu dengan Iren, dan kasuk Iren juga sudah di putus kan, kalau Iren di tahan di dalam penjara selama 20 tahun karena kasus pembunuhan berencana.
Dan hari ini juga Kia sudah kembali ke praktek di rumah sakit milik keluarga suaminya.
" Kia sayang, aku nahagia banget kamu sudah kembali ptaktek tau gak" ucap Rika sambil memeluk Kia kangen.
" Aku juga kangen sama rumah sakit dan kalian semua" sahut Kia sambil melihat Rika, Ricki dan Bayu.
" Oiaa Kia, aku senang banget ahkirnya Iren si ulet keket itu mendekam di penjara juga, biar aja dia busuk di dalam sana" ucap Rika lagi.
" Sudah lha tidak usah di bahas lagi, sekarang aku mau fokus dengan suami dan pekerjaan ku" sahut Kia sabil tersenyum.
Tak terasa waktu sudah hampir sore, Kia yang sudah selsai praktek brencana mau pulang, tapi tiba tiba Anita masuk ke dalam ruangan Kia.
Tok..tok...tok..
" Masuk" ucap Kia dari dalam.
Anita langsung membuka pintu dan masuk kedalam ruangan Kia, Anita langsung duduk di sofa ruangan Kia.
" Dek kamu mau langsung pulang?" tanya Anita.
" Iya mbak, Kia juga sudah selesai praktek" jawab Kia langsung duduk di sebelah Anita.
" Temani kakak bentar ke salon yuk, kaka capek banget, pengen luluran" ucap Anita.
" Tapi ini uda sore kak, takut nya Mas Pandu keburu pulang" sahut Kia.
" Tenang tadi kakak sudah sampein sama Aldi kok, nantik Aldi pasti sampein ke pandu" ucap Anita lagi.
Kia yang mendengar ucapan Anita pun berfikir sejenak, dia pun bermaksud langsung meminta izin langsung pada suaminya.
" Yaudah Kia telpon Mas pandu dulu ya kak" sahut Kia tapi lanhgsung di hentikan sama Anita.
" Jangan dek, entar kakak aja yang minta izin lagi sma Pandu, sekarang kita berangkat aja, keburu makin sore" ucap Anita langsung menarik tangan Kia untuk segera ke salon.
__ADS_1
Kia pun mengikut saja walaupun ada kejanggalan di hatinya, Anita yang melihat wajah Kia hanya tersenyum geli.
Kakak tau kalian belum melakukan malam pertama, kakak akan membatu kamu dek, kasian juga Pandu yang masih berpuasa selama ini, lagian kamu juga sudah sembu Kia, malam ini malam yang panjang buat kalian berdua, aku juga pengen punya keponakan kali, gumam Anita yang tersenyum membayangkan Kia dan Pandu melakuakan hal suami istri.
Kia yang melihat anita senyum senyum sendiri di dalam mobil pun heran an langsung bertanya.
" Kakak kenapa, kok senyum senyum sendiri?" Tanya Kia.
Anita terkejut kerena katahuan tersenyum sendiri, " gak apa apa dek, kakak uda gak sabar aja pengen lulyran" sahut Anita dan langsung di jawab anggukan kepala oleh Kia.
Tak lama mereka sampai di salon langganan Anita, mereka masuk ke dalam salon dan langsung di ambut karyawan salon dengan ramah, setelah memilih milih lulur apa yang akan di pakai Kia dan Anita, walaupun semua usul Anita pastinya, Kia hanya mengikuti saja.
Saat Kia sudah masuk ke dalam ruanagn, Anita menghubungi seseorang.
" Segera masuk kan pesanan ku semua kedalam lemari Kia, dan apa yang ada di dalam lemari Kia yang sudah tidak pantas keluar kan saja, dan jangan lupa sama pesanan ku" ucap Anita dari sebrang telpon.
Setelah mendapat jawaban dari orang yang di hubungi Anita, Anita menyusul Kia masuk ke dalam ruangan. Satu jam sudah mereka berada di salon, karena sudah selsai, Anita langsung mengantar Kia pulang ke rumah orang tuanya.
Beberapa menit kemudian mereka sudah sampai di kediaman Atmaja, Kia langsung turun dari mobil, tapi sat Kia sudah berbalik, Anita masih anteng duduk di dalam mobil sabil bermain ponsel nya.
" Kakak gak ikut turun?" tanya Kia.
" Gak deh dek, kakak langsung pulang aja" sahut Anita.
" Yasudah Kia turun diluan ya kak, kakak pulang ya hati hati" ucap Kia langsung mencium pipi kanan dan kiri Anita.
" Iye dek, selamat bersenang senang nantik malam" ucap Anita tersenyum dan langsung menjalan kan mobil nya meninggal kan kediaman Atmaja.
Kia yang mendengar kata senang senang pun langsung bongung apa maksuddari ucapan Anita. Kia pun langsung masuk ke dalam rumah, saat Kia ingin manaiki tangga, terdengar suara Mama Dewi yang memanggilnya.
" sayang kamu baru pulang?" tanya mama Dewi.
" Ma, Kia ke kamar dulu ya, Kia mau bersih bersih dulu" pamit Kia
" Iya sayang" sahut mama Dewi.
Kia pun langsung masuk ke dalam dan segera bersih bersih, setelah bersih bersih Kia langsung masuk ke ruang ganti pakaian untuk mengambil pakaian nya dan bersiap siap untuk sholat magrib. selesai sholat di lihat ya ponsel nya, tapi tidak ada pesan atau telpon dari suaminya.
" Mungkin Mas Pandu masih sibuk" pikir Kia. Kia pun langsung keluar kamar dan menuruni tangga untuk makan malam bersama mertuanya.
Saat sudah di meja makan, mama Dewi melihat Kia turun sendirian ari kamar tanpa Pandu pun langsung bertanya.
" Pandu belum pulang ya sayang?" tanya mama Dewi.
" Belum Ma, mungkin sebentar lagi, tadi siang Mas Pandu juga suah bilang akan pulang terlambat" sahut pandu dan langsung di anggukin oleh mertua nya.
Makam malam pun telah selesai, Kia sudah kembali ke dalam kamar nya, begitu juga dengan mertua nya. Saat Kia sedang main Ponsel nya, Kia mendengar suara mobil yng memasuki pekarangan rumah mertuanya, dia langsung keluar kamar karna dia tahu kalau itu mobil suaminya yang di kendarai Aldi.
" Saat sudah sampai di depan Pintu, Kia melihat Pandu sudah turun dari dalam mobil, di susul Aldi yang juga ikut keluar mobil.
" Kenapa keluar sayang, ini sudah malam lho?" ucap Pandu yang langsung mencium kening istrinya
Kia hanya tersenyum mendengar ucapan suaminya, dia melihat Aldi yang masih berada di dekat mobil.
" Gak Masuk Al?" tanya Kia.
" Gak Kia, takut ganggu kalian nantik" sahut Aldi dan langsung pamit pada Kia dan Pandu.
Setelah Aldi tak nampak lagi, Pandu dan Kia langsung masuk ke dalam kamar, sebelum Pandu masuk ke dalam kamar, dia melihat ke arah kamar orang tuanya sejenak, setelah itu dia langsung masuk kedalam kamarnya.
__ADS_1
" Mas sudah makan?" tanya Kia.
" Sudah sayang, Mas langsung bersih bersih dulu ya, siap itu mau sholat Isya" sahut Pandu,
Kia menganggukan kepalanya dan langsung menuju ruang ganti pakaian untuk mengganti baju tidur nya dan menyiap kan baju tidur untuk suami nya, tapi saat sudah membuka lemari pakaian nya khusus tempat baju tidur, mata Kia membulat melihat baju tidur yang semua nya transparan. melihat semua baju tidur yang ada di hadapan nya semua nya kurang bahan.
Kia pun memakai pakain yang menurut nya masih lumayan menutupi bagian tubuhnya. Pandu yang sudah seleai bersih bersih tidak menemukan istrinya di tempat tidur, karena melihat pintu ruang ganti terbuka, Pandu berfikir kalau Kia sedang menyiap kan baju tidur untuk nya.
Pandu pun menyusul Kia di ke ruang ganti, Pada saat Pandu masuk ke dalam,
" Saa......." Panggilan Pandu terputus....
Bersambung....
Penasaran apa yang dilihat Pandu kan, ikuti terus kelanjutan ceritanya, dan jangan lupa untuk like, dan vote ya
terimah kasih banyak.
__ADS_1