
Saat ini Andra dan Tiara sedang duduk di tempat warung bubur ayam yang tak jauh dari kantor Tiara.
" Sebenarnya kamu mau bicara apa si Ndra? kenapa pagi-pagi sekali kamu sudah bela-belain menunggu di depan rumah, kenapa gak masuk saja, jadi kita bisa serapan di rumah" ucap Tiara yang sedari tadi berbicara.
" Kamu bisa diam gak sih, aku lagi makan Ra, ternayata kamu cerewet banget ya aslinya" ucap Andra yang langsung membuat Tiara bungkan seketika.
Tiara menatap Andra makan, karena Tiara sudah serapan tadi di rumah, jadi Tiara hanya menemai Andra serapan saja.
Andra Andra, lagi makan saja kamu tetap ganteng, batin Tiara dengan senyum-senyum sendiri.
" gak usah begitu banget mandangnya, aku tahu kalau aku uda ganteng dari masih orok" ucap Andra yang langsung membuat Tiara salah tingkah mendengar ucapan Andra.
" Kamu udah selesai makan kan? buruan cepat katakan apa yang mau kamu bicarakan, kerjan aku banyak banget Ndra" ucap Tiara untuk menghilangkan rasa kegugupannya.
" Gak sabar banget sih, belum juga minum" bantah Andra yang lagu-lagi membuat Tiara langsung bungkam.
Kini Tiara diam saja dan melihat sekeliling melihat orang orang yang sedang serapan bubur ayam, namun wajah Tiara langsung terkejut saat mendengar pertanyaan Andra
" Saat aku tinggal kamerin, kamu sama mama tidak ada masalah kan?" tanya Andra yang langsung mengangget kan Tiara dan membuat Tiara sedikit bingung.
" Masalah? maksudnya?" tanya Tiara karena jujur masih tidak paham maksud Andra.
__ADS_1
" Aku lihat mama setelah pulang dan bertemu dengan kamu, mama seperti ada yang di fikir kan, kelihatan lebih banyak diam gitu" ucap Andra memberi tahu.
" Aku ingin menanyakan nya pada mama, tapi aku berfikir untuk bertanya pada kamu dulu, kalian tidak ada apa apa kan?" sambung Andra lagi dan kembali bertanya.
" Tidak, kita baik-baik saja, bahkan kami berpisah dengan begitu baik, tante juga tersenyum saat mau masuk ke dalam mobil" sahut Tiara memberi tahu.
Andra mendadak diam, ia berfikir sesaat, kira kira apa yang membuat mamanya menjadi berbeda, namun ia akan mencari tahu nanti saat sudah di rumah.
" Ayo aku antar ke kantor kamu?" ajak Andra yang langsung berdiri dari tempat duduknya.
" udah gitu aja?" tanya Tiara.
" Emang kamu mau ngapain lagi, jangan bilang kamu emang mau berlama-lama sama aku kan, karena kamu masih kangen sama aku" ucap Andra sambil menaik turun kan alisnya.
*****
Di rumah, Mama Anita mendekati mama Kia yang saat sedang mengurusi tanaman di taman belakang.
" Dek" panggil mama Nita yang langsung duduk di kursi kosong yang ada di dekat mama Kia.
" Kak, ada apa? sepertinya banyak yang di fikirkan" tanya Kia yang langsung menghentikan kegiatannya dan duduk di sebelah kaka iparnya.
__ADS_1
" Iya kamu benar, ada yang ingin kakak kasih tahu sama kamu" ucap mama Nita.
" Apa?" tanya mama Kia.
" Ternyata Tiara adalah salah satu donatur di panti yang kita dirikan" ucap mama Nita memberitahu.
" Lantas, apa masalahnya kak, kan bagus, itu berarti Tiara gadis yang baik bukan" sahut mama Kia.
" Iya, dia memang gadis yang baik, semalam kakak juga sudah bertemu dengannya, dia wanita yang lembut, tapi" ucap mama Nita terhenti karena mengingat perkataan ibu panti yang mengakatkan kalau Tiara dulu pernah mencintai Raja.
" Tapi apa kak?" tanya Kia yang melihat kakanya melamun.
" Dek, kamu tahu kenapa Raja dan Cahaya celaka dan itu semua di sebeb kan oleh kakanya Tiara, itu semua di lakukan karana kakanya tidak terima Tiara selalu bersedih karena Raja menolak cinta Tiara dulu, Tiara dulu begitu mencintai Raja dek, dan kakanya Tiara juga mencintai Cahaya, karena kakanya tidak terima, itulah sebebnya kakanya membuat Raja dan Cahaya celaka" ucap mama Nita menceritakan.
Deg.
bersambung.
KABUUUUUUUUUR
Author takut di gorok sama readers tercinta.
__ADS_1
tapi kira kira mama Kia gimana ya stelah mendengar penjelasan dari mama nita.