Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan

Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan
DCJPT 125


__ADS_3

Saat ini Andra, Tiara dan mama Anita sedang duduk di sebuah resoran yang ada di sebuah mall terbesar di kota Jakarta.


Tiara menundukkan kepalanya karena merasa segan bahkan sedikit takut kenapa tiba-tiba Andra mempertemukan dengan mamanya.


" Gimana pekerjaan kamu Tiara?" tanya mama Anita basa basi karena melihat Tiara sedikit merasa canggung pada dirinya.


" Alhamdulilah lancar tente, dan saat ini Tiara juga sedang melakukan kerja sama dengan perusahaan Atmaja group" sahut Tiara.


" Oiaa" ucap mama Anita sedikit kaget.


Kalau Tiara saat ini sedang bekerja sama dengan Atmaja group, itu berarti Tiara dan Andra akan sering bertemu, tapi kalau memang Tiara ini gadis yang baik, tidak mungkin aku melarang putra ku untuk kebehagian dirinya, batin mama Anita menatap wajah Tiara yang sebenarnya juga cantik di lihat.


Makanan yang di pesan pun datang, mereka bertiga menikmati makan siang mereka dengan begitu lahap, hanya Tiara yang merasa sedikit canggung.


Dari kejauhan Arti tanpa sengaja Arti melihat kebersamaan ketiganya saat makan, Arti tersenyum getir melihat itu semua.


" Bahagia banget mereka, kira kira kapan ya aku bisa mendapat kan keluarga yang hangat seperti itu, sama seperti Cahaya yang begitu beruntung mendapatkan suami yang tampan dan sayang banget sama dia, apa lagi keluarganya, begitu menyanyagi Cahaya" ucap Arti.


" tapi aku yakin suatu saat nanti pasti kebahagian akan datang untukku" ucap Arti lagi yang langsung melanjutkan langkahnya untuk kembali memantau toko kue Cahaya yang di cabang.


Saat sudah selesai makan, Andra langsung undur diri karena masih ada pekerjaan yang harus di kerjakannya bersama dengan Haikal, apalagi saat ini Raja sedang bulan madu, jadi mereka lah yang harus menggantikan pekerjaan Raja saat ini.


" Andra kembali ke kantor diluan ya, nanti kalau sudah selesai kabari Andra aja ya Ma, nanti mang Madi yang akan jemput, sekalian antar Tiara balik juga" pamit Andra yang langsung membuat Tiara merasa jantungnya berdetak lebih cepat karena di tinggal berdua dengan mamanya.


" Iya nak, kamu pergilah bekerja, mama dan Tiara tidak apa apa di sini dulu" sahut mama NIta dengan senyuman manisnya.


Setelah kepergian Andra, mama Nita langsung menatap wajah Tiara yang sedikit canggung.

__ADS_1


" kamu gak kenapa-napa kan Ra" tanya mama Nita.


" Gak apa-apa kok tan" sahut Tiara.


" Tiara, tente langsung saja to the point ya, sebenarnya ini semua tante lakukan untuk kebahagian Andra" ucap mama Anita langsung.


" Ma...maksud tente apa Ya?" tanya Tiara yang masih tidak mengerti.


" Apa kamu mencintai Andra?" tanya mama Anita langsung.


Deg


Jantung Tiara mendadak berhenti mendengar pertanyaan mama Anita, mulutnya tiba tiba kaku, bahkan untuk bergerak saja tidak Tiara tidak mampu.


" Tiara" panggil mama Nita dan membuat Tiara semakin gugup.


Dengan narik nafas dalam dalam, Tiara berusaha menjawab pertanyaan mama Nita, " kenapa tante menanyakan itu?" tanya balik Tiara.


Tiara memejamkan matanya sesaat sebelum menjawab pertanyaan mama Nita, " Iya tente, sejujurnya Tiara memang mencintai Andra, tapi Tiara gak tahu apa Andra juga mencintai Tiara" ucap Tiara dengan suara sedikit lemah.


Mama Nita menarik nafas dalam dan mengeluarkan nya dengan pelan mendengar pengakuan yang keluar dari mult Tiara.


" Tapi Tiara sadar diri tan, kalau Tiara tidak pantas masuk ke keluarga besar tante, mengingat bagaimana kelakuan kakak Tiara pada Raja dan Cahaya, walau pun saat ini kakak Tiara sudah menerima ganjaran yang setimpal" lanjut Tiara, sedangkan mama Nita masih diam mendengar kan Tiara bersuara.


" Tiara juga sadar diri kalau Andra dan Arti juga sedang dekat saat ini, di mata tante pasti Arti lebih dari segalanya, dan Arti juga gadis yang manis, rajin dan juga baik, sama seperti Cahaya" ucap Tiara entah kenapa saat ini suaranya sedikit bergetar seperti tidak rela mengatakan kedekatan Andra dan Arti.


" Tapi Tiara mohon sama tante, tolong jangan larang Tiara untuk berteman dengan Andra, saat ini cuma Andra yang bisa menenagkan Tiara setelah kak Wisnu masuk penjara" dan lolos lah air mata yang sudah di tahan Tiara sedari tadi.

__ADS_1


Entah kenapa mama Nita tersentuh dengan semua perkataan Tiara yang lembut dan penuh sopan santun, mama Nita melihat kejujuran dari mata Tiara kalau dia memang tulus mencintai Andra.


" Jadi kalau Andra dan Arti bersma kamu bagaimana? apa kamu tidak sakit hati?" tanya mama Nita.


" kalau sakit hati pasti ada tan, tapi Tiara juga tidak bisa memaksa kan Andra untuk bersama Tiara kan, kata tente Kia jodoh, maut, rezeki sudah di atur oleh Allah, tinggal kita saja yang meminta padanya, maka akan di kirim kan untuk kita" ucap Tiara tersenyum sambil menghapus air mata yang mengalir di pipinya.


Kia, lagi-lagi kamu membuat hati seseorang menjadi kuat, begitu beruntungnya aku bisa mendapatkan adik ipar seperti kamu, batin Anita yang terdiam menatap Tiara begitu dalam.


" Tante tidak tahu bagaimana perasaan Andra pada kamu Tiara, tapi Tante tidak akan melarang Andra untuk tidak berdekatan dengan kamu, dan mengenai hati Andra, hanya dia yang bisa menentukan siapa pilihan hatinya nanti" ucap mama Anita pura pura tidak tahu kalau sebenarnya Andra mencintai Tiara juga.


Tiara tesenyum mendengar ucapan mama Nita, " terima kasih tante, untuk tidak melarang Tiara berteman dengan Andra" sahut Tiara yang mendapat balasan senyuman juga dari mama Nita.


Setelah berbincang-bincang kini Tiara dan mama Nita langsung pulang karena hari juga sudah sore, " Tiara ayo tante antar kamu pulang" ajak mama Nita.


" Gak usah tan, Tiara naik taksi saja, dan terima kasih tawarannya, bukan bermaksud menolak, tapi setelah dari sini Tiara mau ke suatu tempat terlebih dahulu" tolak Tiara dengan sopan.


" Begitu, yasudah tente diluan ya, takutnya Om Bima keburu pulang dari kantor dan gak lihat tante di rumah" ucap Anita dan di jawab anggukan kepala oleh Tiara, tak lupa Tiara memcium tangan mama Nita sebelum masuk ke dalam pulang.


Setelah mobil yang di naiki mama Nita sudah jalan, Tiara pun langsung menyetop taksi yang kebetulan lewat, setelah masuk Tiara memberikan alamat yang akan di tuju Tiara.


Saat Taksi yang di naiki Tiara berjalan, dan melewati mobil yang di naiki mama Nita, mama Nita langsung menyuruh mang Madi untuk mengikuti taksi yang di naiki Tiara.


" Mang ikuti taksi yang ada di depan kita ya" ucap mama Nita dan di jawab anggukan kepala oleh Mang Madi.


Kini mobil yang di naiki Tiara sudah sampai ke tempat tujuan nya yang memang tidak jauh dari mall tempat dia makan bersama Andra dan tante Nita tadi.


Sedangkan mama Nita terkejut dengan apa yang di datangi oleh Tiara saat ini, dengan menurun kan kaca mobilnya setengah, dengan jelas mama Nita melihat Tiara di dalam sana.

__ADS_1


Bersambung.


KIra kira kemana ya Tiara pergi dan membuat mama NIta terkejut?


__ADS_2