
Keesokan hari nya Pandu sudah mengantar Kia ke kampus dengan di supirin Aldi, saat Kia turun dari mobil, Kia melihat Widya yang kebetulan juga baru sampai di kampus.
Kia langsung memanggil Widya yang juga baru turun dari mobil nya, teriakan Kia saat memanggil Widya terdengar oleh Aldi.
Aldi langsung melihat arah suara Kia, jantung Aldi langsung berdetak cepat saat melihat wanita yang di cintai nya.
Pandu yang melihat Aldi hanya bisa menggeleng kan kepala saja.
" Nanti siang kita bicara kan Al, kamu harus sabar" ucap Pandu.
Aldi hanya diam saja tidak menjawab, mata nya hanya melihat kepergian Kia dan Widya masuk ke dalam kampus.
Jam begitu cepat berputar, sekarang sudah pukul 14.00, Kia dan widya yang sudah selesai sholat dzuhur langsung ke kafe di dekat kampus dimana Kia sudah berjanji pada suami nya dan kak Aldi,begitu juga dengan Rika.
Kia sudah mencerita kan kejadian yang menimpa pada Aldi dan widya pada Rika, dan Rika yang mendengar nya merasa bersalah, Ia pun mau bertemu dengan Widya untuk mau menjelas kan semua nya.
Begitu sampai di kafe, Kia dan Widya sudah melihat Rika yang kebetulan sudah sampai di kafe diluan.
" Rika kamu sudah lama?" tanya Kia langsung memeluk Rika, begitu pun dengan Widya yang ikut memeluk Rika.
" Baru aja sampai kok" sahut Rika sambil tersenyum pada ke dua sahabat nya.
Widya sedikit canggung pada Rika, sedang kan Rika yang menyadari itu hanya bisa diam saja, Kia yang melihat situasi sedikit canggung langsung memanggil waitres untuk memesan makanan.
" Kalian mau pesan apa?" tanya Kia pada kedua sahabat nya.
" Samain aja" jawab Rika dan Widya kompak.
Kia hanya menatap Rika dan Widya secara bergantian, saat Kia memberi tahu pada weitres pesanan yang akan di pesan nya, Pandu dan Aldi masuk ke dalam kafe.
Widya yang kebetulan melihat ke arah pintu masuk dan melihat kedatangan Pandu dan Aldi, jantung nya langsung berdetak begitu cepat.
" Sayang" panggil Pandu.
__ADS_1
Kia yang mendengar suara suami nya langsung melihat ke arah suara, begitu melihat suami nya sudah datang, Kia langsung tersenyum manis pada suami nya.
Aldi hanya diam saja melihat ke arah Widya, Aldi juga melirik sedikit ke arah Rika.
Pandu duduk di sebelah Kia, sedang kan Aldi duduk di samping Pandu bertepatan di depan Widya, Widya sudah gugup setengah mati, Widya gak berani mengangkat kepala nya untuk melihat Aldi.
" Mas uda makan?" tanya Kia.
" Sudah sayang, tadi Mas sama Aldi jumpa sama klien di restoran jepang, jadi sekalian makan siang di sana" sahut Pandu sambil mengelus pipi Kia yang mulus.
Pandu yang melihay situasi canggung langsung mengkode istri nya agar bisa mencair kan suasana.
" Widya, aku ngajak kamu ke sini karna ada yang mau di kasih tau sama Rika" ucap Kia memulai pembicaraan.
Widya yang mendengar ucapan Kia langsung menatap Rika, Rika hanya tersenyum ketika di lihat oleh Widya, Rika memegang tangan Rika untuk menyalur kan persahabatan tulus nya pada Widya.
" wid aku tau kamu sekarang lagi tidal baik baik saja, dan kamu juga tidak boleh mendiam kan kak Aldi untuk masalah ini, karna kak Aldi tidak tau apa apa" ucap Kia lagi.
Widya kali ini melihat ke arah Aldi, kemudian kembali melihat ke arah Kia.
" Kamu sengaja menghindar dari kak Aldi, karna kamu mendengar percakapan Aku dan Rika saat di rumah sakit kemarin kan?" ucap Kia dengan lembut.
Widya terkejut saat mendengar ucapan Kia.
" Kamu pasti tidak mendengar secara keseluruhan Wid, maka nya kamu langsung menghindar dari kak Aldi" sambung Kia lagi.
" Benar Wid, kamu sudah salah besar, aku memang ada rasa sama Kak Aldi, tapi aku gak bisa memaksakan kak Aldi untuk membalas perasaan nya ke aku, Wid yang di cintai kak Aldi itu kamu, bukan aku, dan aku mendukung hubungan kalian, aku gak mau cuma karna cinta persahabatan kita jadi rusak, tolong jangan diam kan kak Aldi Wid, kak Aldi jodoh yang di kirim Allah buat kamu" ucap Rika dengan penuh perasaan saat mengatakan semua nya pada Widya.
Widya yang mendengar nya langsung menetes kan air mata nya, Ia melirik ke arah Kia yang tersenyum sambil mengangguk kan kepala nya kalau Kia setuju apa yang di kata kan Rika.
Widya melihat Rika yang tersenyum lembut pada nya.
" Rika, tapi aku gak bisa melihag kamu seperti ini, karna kamu juga baru merasakan yang nama jatuh cinta kan" sahut Widya masih mengeluar kan air mata nya.
__ADS_1
" Iyaa benar aku baru pertama kali merasakan jatuh cinta, tapi untuk apa aku memaksa kan keinginan ku, kalau lelaki yang aku cintai tidak mencintai aku sama sekali, Wid..Kak Aldi itu orang yang tepat buat kamu, dan kamu juga sangat mencintai kak Aldi, aku akan mengubur rasa ini dengan kak Aldi, karna aku gak mau persahabatan kita hancur, percaya lha Wid, Allah pasti akan memberi kan aku jodoh yang sama baik nya dengan jodoh sahabat sahabat ku" ucap Rika lagi menjelas kan.
Widya langsung memeluk Rika dengan Rika sambil menangis, Aldi yang mendengar dan melihat interaksi antara Widya dan Rika tersenyum kecil, sedang kan Pandu hanya melihat nya sambil memeluk istri nya yang juga terharu dengan kedua sahabat nya.
"Ayo kita makan dulu, sudah dong acara tangis tangisan nya" ucap Kia agar tidak ada sedih sedihan lagi.
Rika dan Widya langsung melepas kan pelukan nya, mereka saling bertatapan kemudian tertawa bersama.
Aldi yang melihat semua nya sudah beres merasa lega, ahkir nya Aldi tetap bisa bersama wanita yang di cintai nya.
" Rika" panggil Aldi.
Rika yang di panggil Aldi pun langsung melihag ke arah Aldi, begitu pun yang lain nya.
" Iya kak" sahut Rika.
" Makasih ya kamu mau meyakin kan Widya agar tetap mau bersama kakak, dan kakak yakin kamu bisa mendapat kan jodoh kamu yang lebih baik daro kakak, dan kakak angkat menganggap kamu sebagai adik kakak" ucap Aldi sambil tersenyum.
Rika yang mendengar perkataan Aldi langsung mengangguk kan kepala nya sambil tersenyum walau pun air maga nya keluar karna terharu.
Kemudian Aldi menatap wanita yang di cintai nya.
" Sekarang kamu sudah yakin kan sama kakak wid, kalau kamu adalah tulang rusuk kakak yang di kirim Allah" ucap Aldi pada widya.
Kali ini widya yang mengangguk kan kepala nya sambil menangis karena tarharu pada lelaki yang ada di hadapan nya.
Pandu dan Kia yang melihat semua nya sudah beres tersenyum senang, Pandu senang melihat Kia yang tersenyum karna melihat sahabat sahabat nya bahagia.
Mereka pun langsung makan makanan yang sudah mereka pesan, kadang sesekali Kia menyuapi Pandu suami nya, Aldi yang terus menatap Widya, membuat Widya jadi salah tingkah, sedang kan Rika hanya bisa tersenyum saja melihat sahabat sahabat nya bahagia.
Bersambung....
Jangan lupa selalu dukung karya Author ya readers 😊😊 dengan like,komen dan vote yang banyak, plissss 🙏🙏
__ADS_1
dan terima kasih banyak yang sudah dukung, semoga rezeki nya di limpah kan sama Allah swt, Aamiiin.
salam sayang Author untuk para pembaca setia "Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan".