
Hari ini adalah hari yang di tunggu tunggu oleh keluarga besar Ara dan Azmi, yaah hari ini adalah hari pernikahan Ara dan Azmi.
Saat ini Ara sedang di make up oleh Mua profesional yang di utus langsung untuk datang ke kediaman Atmaja, acara akad nikah Ara dan Azmi akan di adakan di kediaman Atmaja, dan acara resepsi nya pasti nya akan di laksana kan di hotel bintal lima milik keluarga Atmaja.
Azmi yang sedang berada di dalam perjalanan terus tersenyum karena tak lama lagi gadis pujaan hati nya akan menjadi istri nya, pendamping hidup nya dan ibu dari anak anak nya.
Azmi sudah membayang kan mulai nanti malam dia akan tidur di temani sang istri tercinta, dan saat bangun tidur orang pertama yang akan diri nya lihat adalah Ara.
Pak Nugroho sang papa yang dari tadi melihat anak nya senyum senyum terus hanya menggeleng kan kepala nya saja.
" Az kamu jangan senyum aja dari tadi, uda hapal belum buat akad nikah nanti, awas aja sampai salah sebut nama pengantin wanita nya" ucap sang papa yang langsung membuyar kan lamunan Azmi tentang malam pertama nya nanti bersama Ara.
" Papa apa apaan sih, masak iya doain anak nya seperti itu" sahut Azmi dengan wajah kesal nya.
" Papa bukan nya ngejek Az, hanya bertanya, lagian kamu dari tadi senyum senyum gak jelas, mau nikah tapi kok kalakuan seperti orang gila" ucap sang papa yang semakin membuat Azmi kesal sampai melotot kan mata nya.
" Papa apaan sih, aku itu tadi sedang mikirin malam..." ucapan Azmi terhenti karena ia mengingat masa iya aku harus kasih tahu papa dan mama nya kalau sedang membayang kan yang gak gak bareng Ara nanti.
" Malam apa? malam pertama kamu?" tanya sang papa.
Azmi tidak menjawab, dia hanya diam sambil menggaruk tengkuk nya yang tidak gatal, mama Azmi yang berada di sebelah Azmi hanya bisa menggeleng kan kepala nya saja melihat kelakuan putra satu satu nya itu.
" Azmi...Azmi..belum apa apa aja udah bayangin yang gak gak, heran mama sama kamu, dulu aja waktu di khiantai jadi dingin dan kejam banget sama wanita, lah sekarang semenjak sama Ara, kelakuan kamu kadang bikin malu mama, ya walau pun cuma sama mama dan papa aja sih" ucap sang mama yang di sambut tawa oleh pak Nugroho.
Sedang kan Azmi hanya bisa mendengus kesal mendengar ucapan sang mama nya.
Mobil yang di kendarai keluarga besar Azmi sudah sampai di kediaman Atmaja, sang tuan rumah pun langsung menyambut keluarga Nugroho untuk masuk ke dalam tempat akad nikah akan di laksana kan. Lampu sorot dari kamera dari tadi menyambut kedatangan keluarga Azmi.
Kayla yang berada di apertemen nya mencekram gelas yang ada di tangan nya melihat tayangan yang ada di telivisi nya secara live.
__ADS_1
" Harus nya aku yang saat ini berada di sana Az, harus nya aku yang saat ini menjadi penganti wanita nya, kenapa malah wanita yang baru beberapa bulan bertemu dengan mu, apa kamu tidak bisa melihat betapa aku mencintai kamu Az, kenapa kamu lakuin ini sama kau Az, KENAPAAAAA" Teriak Kayla sambil melempar kan gelas yang iya pegang ke arah tembok.
CETAAAAAAAAR
" Kalian jahat sama aku, kamu jahat sama aku Az, kamu jahat sama aku, dan kamu Ara, kamu wanita yang sidah merusak kebahagian ku, aku gak mau kalian bahagia dia atas penderitaan ku, aku gak akan biar kan kelaian selalu tersenyum di atas kesedihan ku" ucap Kayla dengan air mata yang sudah mengalir deras di pipi nya.
Ara yang saat ini sedang berada di kamar nya, dan melihat betapa tampan nya calon suami nya yang sebentar lagi akan menjadi suami nya dari televisi yang sudah di sambung kan langsung di kamar Ara agar Ara bisa menyaksikan Azmi saat melafaz kan ijab Qabul nya.
Karena semua nya sudah sipa, dan pak penghulu juga sudah hadir, acara akan nikah Ara dan Azmi pun langsung di selenggerakan, dengan melantun kan ayat suci Al-qur'an terlebih dahulu, setelah itu satu kata dua kata dari pak penghulu, dan di sini lah saat ini, Bima yang duduk di kursi yang sudah di siap kan oleh WO untuk akad nikah dan Azmi yang duduk di depan Bima.
Bima mengangakat tangan nya dan di sambut Azmi menyambut tangan sang calon mertua.
" Azmi Lutfi Nugroho" Panggil Bima dengan menatap wajah calon menantu nya.
" Saya Pak" sahut Azmi dengan lantang.
" Saya nikah kan kamu dengan Anak kandung saya Qiara Anastasya Bimantara binti Bimantara dengan mahar separangkat alat sholat dan emas 1112 gram tunai" ucap papa Bima sambil menghentak kan jabatan tangan nya dengan tangan Azmi.
" Bagaimana" tanya pak penghulu pada kedua saksi dari kedua mempelai.
" Sah"
" Sah"
" Sah"
Ucap para saksi dan semua tamu undangan yang ada di sana, " Alhamdulillah" ucap seleuruh keluarga besar Atmaja dan Nugroho begitu juga dengan para tamu yang hadir di sana.
Pak penghulu langsung mengankat tangan nya dan melantun kan doa nya, Azmi tanpa sadar langsung menetes kan air mata nya karena terharu, mama Anita, Kia dan sang Oma juga menetes kan air mata kebahagian.
__ADS_1
Sedang kan Ara yang masih berada di kamar tidak bisa di bilang lagi, air mata nya sudah mengalir saat papa nya menikah kan nya dan sat Azmi melafaz kan ijab Qabul nya, Ara semakin menetes kan air mata nya karena begit terharu.
" Jangan menangis nona, nanti riansan nya rusak" ucap sang Mua sambil memperbaiki riasan Ara agar kembali cantik.
Ara hanya bisa tersenyum menanggapi ucapan sang Mua, dan saat sudah selesai memperbaiki riasan di wajah Ara, pintu kamar Ara terbuka, dan masuk lah ANita dan Kia untuk memanggil Ara untuk turun ke lantai bawah.
" Ayo sayang, suami kamu sudah menunggu kamu di bawah untuk melihat kecantikan anak mama ini" ucap Anita memandang Ara begitu takjub.
" Iya ma" sahut Ara dan bangkit dari tempat duduk nya.
Ara turun di apit oleh Kia dan Anita, dari atas tangga, semua para tamu langsung melihat ke atas dan begitu kabum dengan kecantikan Ara yang luar biasa, karena mendengar suara keributan melihat kekaguman Ara, Azmi pun langsung melihat Ara yang baru beberapa menit yang lalu menjadi istri nya.
Azmi langsung bangkit dari tempat duduk nya untuk menyambut Ara yang sedang berjalan ke arah nya, da rasa getaran aneh di tubuh kedua nya, walau pun sama sama tersenyum karena bahagia, namun Azmi ingin sekali menangis karena bahagia saat ini wanita yang selalu di minta dalam doa nya di ijabah oleh Allah.
Azmi mendapat kan istri yang sholeha, yang pintar dan juga cantik semua itu dia dapat kan di diri Ara, dan Azmi begitu terharu menatap kecanti kan Ara yang sudah berada di hadapan nya dengan senyuman yang mengembang di wajah Ara.
Azmi langsung mengulur kan tangan nya, dan Ara langsung menyambut tangan uluran Azmi, dengan di beri tahu pak penghulu Ara langsung mencium tangan Azmi, dan Azmi langsung mencium kening Ara begitu dalam sambil memejam kan mata nya, begitu juga dengan Ara yang menutup mata nya saat Azmi mencium kening nya.
Setelah itu Ara dan Azmi langsung bertukar dan cincin, dan di sambut tepuk tangan oleh para tamu karena kini Ara dan Azmi sudah sah menjadi pasangan suami istri.
" Makasih ya sayang, sudah mau menerima kakak menjadi suami kamu, walau pun kamu bukan yang pertama yang hadir di hati kakak, tapi kamu adalah wanita yang terahkir dan wanita yang paling sepesial untuk kakak, sampai kita sama sama menua dan di panggil Allah sampai kita menutup mata" ucap Azmi saat mereka duduk di pelaminan yang di sediakan oleh Wo.
" Iya Hubby, Ara juga bahagia bisa punya suami seperti Hubby" ucap Ara dengan sedikit malu.
Azmi yang mendengar Ara memaggil diri nya Hubby langsung tersenyum mengembang.
" Kakak suka sama panggil kamu sayang" ucap Azmi yang langsung membuat Ara menjadi malu dan memaling kan wajah nya ke arah lain.
__ADS_1
Bersambung.