
Setelah drama bolak balik ke toilet karena Ara mengingat kalau siang tadi dia makan makanan sisa, ahkirnya saat ini Ara sudah bisa tidur nyenyak juga di bawah ketiak Azmi.
Entah kenapa tidur di bawah ketiak suaminya terasa begitu nyaman bagi Ara saat ini.
Azmi yang melihat istrinya tertidur seperti pukang tersenyum geli, " lucu banget kamu sayang kalau tidur seperti ini, pengen banget Aby makan kamu" ucap Azmi sambil mengelus kepala Ara dengan lembut.
" Ahkirnya kamu sadar juga gak mau makan bekas orang lagi, kalau makan bekas Aby gak apa apa sayang" lanjut Azmi sambil mengingat gimana istrinya tadi siang makan bekas punya Andra dan juga Cahaya.
*****
Pagi ini Tiara menetes kan air matanya kembali setelah sidang keputusan wisnu di ketuk palu oleh hakim.
Wisnu di tetapkan menjadi tersangka karena kasus mencelakai seseorang dengan senagaja dan di hukum penjara selama 5 tahun.
Keluarga Atmaja sudah balik ke rumah setelah sidang selesai, kini tinggal lah Raja, Haikal dan Andra yang masih berada di ruang sidang.
" Terima kasih Ja, karena sudah meringan kan hukuman kak Wisnu" ucap Tiara menjegat Raja saat mau pergi meninggalkan ruangan Sidang.
" berterima kasihlah pada Cahaya, karena dia yang mau meringan kan hukuman kakak kamu" jawab raja dengan wajah dingin nya.
Tiara hanya menganggukkan kepala nya menjawab ucapan Raja, kini ia menatap ke arah Andra yang juga menatap nya.
Tiara tersenyum menatap Andra. namun Andra hanya menatap nya saja tanpa membalas senyuman Tiara.
__ADS_1
Raja kembali melanjutkan langkah nya untuk keluar dari ruang sidang dan kembali ke rumah sakit, karna hari ini Cahaya sudah di boleh kan pulang.
Andra dan Haikal mengikuti Raja dan pergi meninggal kan Tiara begitu saja, Tiara yang tidak di sapa sekali oleh Andra entah kenapa hati nya begitu sakit.
" Sekarang aku cuma sendiri, 5 tahun kak Wisnu di dalam penjara, tapi aku harus kuat" ucap Tiara dengan melangkah kan kaki nya keluar dari ruang sidang.
*****
Kini Cahaya sudah tiba di rumahnya, raja dengan telaten membantu Cahaya sampai ia duduk di tempat tidur nya.
" Aii aku sudah sembuh, bukan seperti orang struk yang harus kamu papah seperti ini terus" ucap Cahaya yang membuat Raja kembali terkekeh.
" Tidak apa apa sayang, Aii hanya gak mau kamu kelelahan saja" sahut Raja menatap Cahaya.
" Sudah ada Arti, Aii mendingan balik ke kantor gih, gak enak aku sama papa Pandu, Aii gak pernah ke kantor semenjak aku di rumah sakit" usir Cahaya bercanda sambil di selangi kekehan kecil.
" Tapi gak enak kalau Aii lama lama di sini, tetangga juga pasti heboh nanti" sahut Cahaya yang membuat Raja kembali tertawa.
" Biar saja, kan lebih bagus, jadi cepat di nikahin" ucap Raja yang membuat Cahaya langsung melempar bantal ke arah raja.
Wajah Cahaya mendadak merah mendengar kata nikah, Ia pun memalingkan wajah nya menghadap ke arah jendela, Raja yang melihat itu terkekeh kecil dan langsung duduk di tepi ranjang Cahaya.
" Setelah kamu pulih benar, acara pernikahan kita akan langsung aku buat sayang, kita gak usah ada tunangan tunangan lagi, kan dulu juga kita uda tunangan" ucap raja menatap wajah Cahaya dengan lembut.
__ADS_1
Cahaya hanya bisa tersenyum dan menundukkan kepala nya, Raja yang melihat Cahaya malu malu ingin sekali mencium nya, tapi Raja menahannya karena belum waktunya.
Sabar Ja, belum halal, kudu sabar kamu mah, batin Raja.
" Yasudah Aii pulang dulu ya, kalau ada apa apa kabari Aii, bentar lagi Ratu akan ke sini di antar Haikal, tadi mereka masih beli cemilan katanya" pamit Raja.
Cahaya hanya menjawab dengan mengangguk kan kepala nya saja, namun sebelum raja keluar dari kamar Cahaya, Cahaya kembali memanggil Raja dan membuat Raja berbalik menatap Cahaya.
" Aii" panggil Raja.
" Hemmmm" sahut Raja sudah berbalik.
" Jangan lupa untuk mempertemukan Aya nanti dengan Tiara, biar bagaimana pun Aya harus tetap berterima kasih padanya karena sudah mau mendonorkan darah nya untuk Aya" ucap Cahaya.
Raja langsung menarik napas dalam setelah mendengar perkataan Cahaya.
" Baik lah" sahut Raja kemudian langsung pergi meninggalkan Cahaya.
Cahaya yang melihat sikap Raja seperti itu hanya bisa menggelengkan kepalanya saja, " Aii Aii, sebegitu malesnya kamu berhubungan sama mereka lagi" ucap Cahaya berbicara sendiri pada orang yang sudah keluar dari rumahnya.
Sebenarnya Raja bukan nya tidak mau mempertemukan Cahaya dengan Tiara, namun raja sudah tidak ingin lagi berurusan dengan Tiara mau pun Wisnu, karena menurut Raja ini sudah impas karena Tiara mau mendonor kan darah nya pada Cahaya karena Wisnu juga lah yang menyebabkan Cahaya seperti itu, dan mengenai hukuman Wisnu yang di ringan kan, itu juga karena Cahaya yang melakukannya, yang seharusnya Wisnu menerima hukuman 10 tahun penjara, menjadi 5 tahun penjara karena Cahaya yang meringkan kan hukuman Wisnu.
Cahaya yakin kalau Wisnu sudah menyadari kesalahan nya dan pasti akan berubah selama dia di dalam penjara.
__ADS_1
Bersambung.