Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan

Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan
Bab 52


__ADS_3

"Gak usah sungkan Ndu, Kia sudah aku anggap seperti adik ku sendiri, kamu gak usah khawatir dengan kondisi ku, sebaik nya kamu segera temui Kia di ruangan nya" sahut Aldi.


Pandu pun langsung berjalan menuju ruangan Kia istri nya di rawat, sementara keluarga Atmaja sudah pada pulang ke rumah, begitu juga dengan Rika dan Bayu. Hanya Ricki yang stay di rumah sakit bersama Pandu.


Pandu dengan setia duduk menemani Kia di samping ranjang tempat tidur, di genggam nya tangan Kia yang tidak ada jarum imfus nya.


"Sayang, segera lha bangun, apa kamu tidak rindu pada Mas? kita baru saja bahagia bersama di acara resepsi semalam, bangun lha sayang" ucap Pandu sambil mencium tangan Kia.


Pandu terus saja memandangi wajah istri nya, Ia berharap tiba tiba ada mukjizat Kia segera membuka mata nya.


Tiba tiba pintu ruangan rawat Kia terbuka, nampak lha Ricki masuk membawa tas yang berisi kan pakaian Pandu.


"Ndu kamu ganti baju dulu gih, ini tadi baju baju kamu yang di antar supir tadi" ucap Ricki menyerah kan Tas nya kepada Pandu.


Pandu pun langsung mengangguk kan kepala nya dan bangkit dari duduk nya.


Di ambil nya pakain yang akan Ia kenakan dari dalam tas dan segera masuk ke kamar mandi, tapi saat sudah sampai di depan pintu kamar mandi, Pandu membalik kan badan nya menghadap ke arah tempat tidur Kia yang masih ada Ricki berdiri di ujung ranjang tempat tidur Kia.


"Ric kamu jangan pergi dulu ya sampai aku selesai bersih bersih dan ganti pakaian, aku gak mau ada orang masuk saat aku masih di dalam kamar mandi, aku gak mau ada orang yang ingin menyakiti istri ku lagi" ucap Pandu dengan wajah datar dan dingin nya.


" Iya...kamu tenang aja" sahut Ricki santai.


Pandu pun langsung masuk ke kamar mandi untuk bersih bersih dan berganti pakaian.


Sedang kan Ricki yang menjaga Kia, memandang Kia begitu dalam, walau pun Ricki sudah mengikhlas kan Kia bersama dengan Pandu, tapi melihat kondisi Kia saat ini sungguh membuat hati Ricki sakit.


Kia bangun lha, semua orang merindukan mu Kia, terutama aku, yang rindu dengan senyuman mu dan keceriaan mu, bangun lha Kia. Gumam Ricki dalam hati.


Tak lama pintu kamar mandi terdengar di buka, Pandu keluar dari kamar mandi yang sudah berganti pakaian.

__ADS_1


"Kamu sebaik nya istirahat Ric, ini sudah hampir pagi, gak mungkin seorang dokter sakit nanti nya" ucap Pandu pada Ricki agar segera istirahat, Pandu ingat dari kejadian insiden Kia di tembak, Ricki belum ada istirahat sama seperti Pandu.


" Iya, ini aku juga mau istirahat, kalau ada apa apa kamu segera hubungi aku, atau panggil suster yang menjaga di depan" sahut Ricki yang langsung di jawab oleh Pandu dengan mengangguk kan kepala nya.


Saat Ricki sudah di depan pintu akan keluar, Ricki membalik kan badan nya balik.


"Ndu itu ada makanan buat kamu, aku tau kamu belum makan dari semalam karna sibuk dengan acara kalian, di tambah inseden tadi malam, sebaik nya kamu langsung makan, agar kamu bisa terus menjaga Kia" ucap Ricki memberi tahu kan makanan yang di bawak nya dan di letak kan di meja sofa ruangan Kia.


Pandu pun langsung melihat kotak makanan yang ada di atas meja.


"Iya nantik aku makan kok, makasih ya" sahut Pandu.


"Gak usah sungkan" jawab Ricki lalu menutup pintu kamar rawat Kia.


Setelah Ricki pergi meninggal kan Pandu dan Kia di ruang perawatan, Pandu langsung makan makanan yang sudah di sedia kan Ricki, tapi tak lupa Pandu meminta Izin pada istri nya berharap mendapat jawaban dari Kia.


"Sayang, Mas makan dulu ya" ucap Pandu langsung mencium kening istri nya.


Setiap suapan yang masuk ke dalam mulut Pandu, mata Pandu tak pernah lepas dari Tempat tidur Kia.


Pandu tak mau lepas melihat Kia walau pun hanya sebentar,Pandu selalu berharap Kia segera membuka nya.


*****


Sementara di dalam kamar yang mewah, Iren begitu senang karna rencana nya berhasil, Iren sudah mendapat kabar kalau Kia tertembak dan tidak selamat.


Orang orang yang mengawasi Kia tertembak langsung mengikuti Kia saat di bawak ke rumah sakit, dan mendengar kalau Kia meninggal karna dokter tidak bisa menyelamat kan nyawa nya.


Tapi orang suruhan Iren langsung pergi saat mengetahui kematian Kia saja, mereka tidak tau kalau Kia ternyata hidup kembali.

__ADS_1


Jadi saat ini Iren mengetahui kalau Kia sudah meninggal,padahal Kia masih hidup.


"Hahahaha, ahkir nya perempuan murahan itu pergi juga selama lama nya, dan aku bisa bersama dengan Pandu" ucap Iren berbicara dengan diri nya sendiri.


Iren mengamati foto Pandu yang ada di ponsel nya.


"Pandu seharus kamu membuka mata kamu,kalau aku lebih dari segala galanya dari pada perempuan kampung itu, tapi sekarang sudah tidak ada lagi yang bisa memisah kan kita, aku akan selalu bersama kamu saat kamu masih berduka karna istri kampungan mu itu sudah di kubur" ucap Iren lagi dengan senyuman yang tak lepas dari bibir nya.


*****


Pandu yang sudah selesai makan, naik ke atas tempat tidur bersama Kia, Pandu sengaja menyuruh pihak rumah sakit untuk menyiap kan ranjang yang lumayan sedikit besar, agar Pandu bisa tidur di samping Kia.


Pandu memeluk tubuh Kia agar Kia merasa hangat, di tatap nya wajah cantik istri nya, di cium kening Kia dengan lembut.


" Sayang, seharus nya ini malam adalah malam terindah untuk kita berdua, tapi karna ada orang yang merusak nya, sehingga sekarang kamu seperti ini, Mas janji akan mencari sampai dapat siapa pelaku nya sayang" ucap Pandu yang masih setia memeluk tubuh istri nya.


Di lihat nya bekas operasi Kia, agar Pandu tidak menyakiti luka bagian yang masih basah akibat tembakan semalam.


"Sayang, Mas berharap besok pagi saat Mas membuka mata, ada keajaiban kamu juga membuka mata kamu sayang, dan mengucap kan selamat pagi untuk Mas" ucap Pandu lagi tanpa sadar air mata Pandu menetes mengenai pipi mulus Kia.


Pandu tak menyadari kalau Kia juga menggerak kan sedikit jari tangan nya.


"Selamag tidur sayang, Mas sangat mencintai kamu" ucao Pandu mencium kening Kia.


Pandu langsung menutup mata dan tertidur di samping Kia, Pandu langsung terlelap karena Pandu juga sangat lelah saat itu.


Bersambung...


Terus dukung Author ya, Agar Author makin semangat ngehalu nya 😄😄

__ADS_1


Dan jangan lupa untuk Like, Komen dan Vote untuk Author, karena dukungan kalian sangat sangat membuat Author makin semngat buat Nulis nya.


Terimah Kasih 🙏🙏


__ADS_2