Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan

Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan
Bab 54


__ADS_3

Ternyata ucapan mama Dewi mau merangsang pikiran Kia, Mama Dewi melihat Kia mengeluar kan Air mata nya, Mama Dewi begitu senang ada perubahan dari kondisi Kia, Mama Dewi pun langsung memanggil Pandu dan Dokter untuk memeriksa Keadaan Kia.


"Pandu..Panduu" panggil mama Dewi dengan antusius


Pandu dan yang lain nya yang mendengar mama Dewi berteriak memanggil nama nya Pandu pun langsung masuk ke dalam ruangan Kia.


"Ada apa Ma? apa yang terjadi dengan Kia?" tanya Pandu beruntun karna khawatir dengan keadaan istri nya.


"Tolong panggil Dokter Ricki, cepaat" ucap Mama Dewi tanpa menjawab pertanyaan Pandu.


Aldi langsung menekan tombol nurs yang ada di ruangan Kia, Mama Dewi karna sudah terlampau senang tidak bisa berfikir untuk menekan tombol nurs yang ada di ruangan Kia.


Tak lama Ricki datang masih keadaan ngos ngosan karna Ricki lari lari menuju ruangan rawat Kia.


"Apa yang terjadi dengan Kia?" tanya Ricki langsung.


" Ooh syukur lha kamu sudah datang nak" ucap Mama Dewi.


"Ma sebenar nya ada apa? Apa yang terjadi dengan Kia Ma? tanya Pandu lagi karna belum mendapat jawaban dari mama nya.


" Tadi mama mengajak Kia berbicara, tapi tiba tiba mama melihat Kia mengeluar kan air mata nya nak, lihat lha ini air mata nya masih ada kan?" jawab mama Dewi memberi tahu kan pada yang lain nya.


Pandu dan Ricki langsung memeriksa apa yanh di kata kan mama nya, dan benar saja kalau Kia tadi mengeluar kan air mata nya dan masih ada di ujung mata Kia menetes sampai ketelinga Kia.


" Biar aku periksa dulu" ucap Ricki.


Ricki pun langsung memeriksa keadaan Kia, semua yang di periksa Ricki pada Kia ada kemajuan yang pesat, yang awal nya detak jantung Kia yang belum stabil dan denyut nadi nya sedikit melemah, ini semua sudah normal.


"Semua nya normal Ndu, detak jantung nya normal, nadi nya juga sudah tidak lemah lagi dan tekanan darah Kia juga sudah stabil, ini kemajuan yang luar biasa Ndu, terus lha berinteraksi dengan Kia, agar memacu Kia cepat sadar dari koma nya" ucap Ricki.


Pandu dan yang lain nya yang mendengar perkataan Ricki senang bukan main, Pandu langsung duduk di sebelah tempat tidur Kia dan menggenggam tangan Kia lalu mencium nya dengan lembut.


"Sayang segera lha bangun, Mas sudah rindu dengan senyuman mu, bangun lha sayang" ucap Pandu tanpa terasa air mata nya menetes dan mengenai kulit tangan Kia.

__ADS_1


"Kalau gitu Ricki balik dulu ke ruangan Ricki, kalau ada apa apa segera kabari Ricki" pamit Ricki dan di angguki semua yang ada di sana.


Tanpa terasa hari sudah sore, Mama dan Papa Pandu pun bersiap siap untuk pulang, sementara Aldi sudah balik dari siang karna masih ngurusi pekerjaan yang ada di kantor.


"Ndu mama sama papa pulanh dulu ya, besok mama sama papa balik lagi" ucap Mama Dewi.


" Iya Ma, Mama sama Papa hati hati ya" sahut Pandu lalu mencium kedua tangan orang tua nya.


" Iya sayang" ucap mama Dewi lalu melangkah keluar kamar rawat Kia.


"Kalau ada apa apa segera kabari kita ya" ucap Papa Ridwan" ucap Papa Ridwan sambil menepuk bahu Pandu dan di jawab anggukan oleh Pandu.


Papa Ridwan pun langsung menyusul mama Dewi yang sudah keluar diluan dari ruang rawat Kia.


Setelah orang tua Pandu pulang ke rumah, tinggal lha Pandu dan Kia yang di dalam ruangan rawat Kia.


"Sayang Mas mau sholat Ashar dulu ya" ucap Pandu dan langsung mencium kening Kia lembut.


Sebelum Pandu masuk ke dalam kamar mandi untuk wudhu, tak lupa Pandu mengunci pintu kamar ruang rawat Kia, agar tidak ada orang yang masuk dan mencelakai istri nya lagi,mengingat sampai sekarang pelaku penembak istri nya belum di temukan.


Saat Pandu Sholat dan memohon Doa setelah selesai Sholat, Kia yang berbaring di atas tempat tidur mendengar Doa suami nya, dan Kembali air mata Kia mengalir keluar dari mata Kia yang masih tertutup.


" Ya allah hamba mohon kepada mu, sembuh kan lha istri ku ya allah, segera sadar kan lha istri ku seperti sedia kala, hamba sangat merindukan kasih sayang dari istri hamba ya allah" ucap Pandu dalam berdoa dan menitik kan air mata nya kembali.


Setelah selesai sholat Pandu kembali duduk di ranjang Kia, untuk menemui istri nya.


Saat sudah sampai di ranjang Kia, Pandu melihat tetesan air mata Kia di ujung mata Kia lagi.


" Sayang kamu nangis lagi, sayang segera lha buka mata kamu sayang, Mas tau kamu mendengar suara Mas kan sayang, bangun lha sayang, Mas mohon", ucap Pandu sambil mencium kening dan pipi Kia bergantian.


Kia yang mendengar suara suami nya dari alam bawah sadar mondar mandir berlari mencari suara suami nya dari arah mana.


" Suara siapa itu, kenapa tidak asing di telinga ku" ucap Kia sambil terus berlari mencari asal suara yang di dengar oleh Kia.

__ADS_1


" Sayaang kembali lha, kembali lha sayang"


Kia mendengar suara itu kembali, " Siapa Kamu dan dimana Kamu, kenapa aku gak lihat kamu?" ucap Kia masih mencari asal suara yang di dengar Kia.


"Aku di sini sayang, ayo ikut sama aku sayang"


Kia kembali mendengar suara itu dan keliling mencari cari suara siapa itu, tanpa sengaja Kia melihat sesosok bayangan laki laki yang berdiri dengan gagah nya, tapi Kia tidak melihat wajah siapa itu.


" Siapa kamu? apa tadi itu suara kamu?" tanya Kia.


" ayo sayang ikut sama Mas, tempat kamu bukan di sini sayang" ucap laki laki tersebut.


Kia yang ingin melihat wajah laki laki yang mengajak pun berlari mendekat, setelah cukup dekat, Kia melihat wajah suami nya tersenyum hangat kepada nya.


"Mas Pandu" Panggil Kia.


Kia hendak memeluk Pandu tapi Pandu rasa nya semakin jauh dan sulit untuk di gapai.


"Ayo sayang ikuti Mas, ikuti Mas sayang" tutun Pandu agar Kia mengikuti langkah nya.


Kia terus berlari mengejar Pandu, tiba tiba ada sebuah cahaya yang begitu silau dan membuat Kia berhenti.


" Mas Pandu kamu dimana? panggil Kia karna tidak melihat Pandu suami nya.


"Mas di sini sayang, ayok ikut Mas sayang" ucap Pandu lagi.


Kia yang melihat Pandu di ujung sinar yang sangat terang pun berlari ke arah Pandu.


Daaaaaaaaan...


Bersambung.....


Dukung Author terus yaa para untuk Like,komen dan Vote.

__ADS_1


dukungan kalian semua sangat berarti untuk Author dan buat Author makin semngat untuk nulis.


Terimah Kasih 🙏🙏🙏


__ADS_2