Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan

Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan
Bab 132


__ADS_3

Widya di duduk kan di dekat ibu panti dan orang tua angkat nya, Aldi terus memandangi Widya yang begitu cantik di mata Aldi.


Sedang kan Kia langsung duduk di sebelah suami nya, begitu Kia sudah duduk di sebelah Pandu, Pandu langsung memeluk pinggang Kia agar semua orang melihat itu dan berfikir kalau Kia adalah milik Pandu.


" Sayang kenapa kamu lama sekali di dalam?" ucap Pandu sambil memeluk pinggang Kia.


" Tadi Kia ngobrol ngobrol sebentar sama Widya Mas" sahut Kia memberi tahu pada Pandu.


Pandu pun hanya mengangguk kan kepala nya saja,karena acara sudah di mulai, Aldi dan Widya pun sudah bertukar cincin tunangan yang Widya di pasang kan oleh mama Dewi, sedang kan Aldi di pasang kan oleh ibu panti.


Setelah menimbrung nimbrung, acara pernikahan Aldi dan Widya akan di laksanakan dua bulan lagi, dan semua nya sepakat.


Selesai acara, semua tamu di persilah kan untuk menyantap makanan yang sudah di sediakan.


Kia keluar dari ruangan karena ingin menghirup udara segar, Saat Kia sudah keluar, Kia melihat seorang anak kecil sedang bermain dengan Qiara di halamam depan, Kia yang melihat kelucuan di antara anak kecil itu langsung tersenyum.


Saat sedang asik melihat Qiara bermain dengan anak panti, Rika baru saja turun dari mobil nya, Ia melihat Kia yang lagi duduk sendirian di kurso depan rumah, sambil senyum senyum.


" Itu Kia sedang apa sih, kok senyum senyum sendiri" ucap Rika berbicara pada diri nya sendiri.


Rika pun mengikuti arah mata Kia, dan saat melihat sepasang anak kecil sedang bermain, Rika ikutan tersenyum, Rika berjalan ingin menghampiri Kia sambil melihat sepasang anak kecil itu, tapi tiba tiba Rika tabrakan dengan seseorang.


Buuuuk...


" Maaf...maaf saya tidak sengaja" ucap Rika.


Orang yang di tabrak Rika tidak menjawab, dia hanya melihat Rika dari atas sampai bawah dengan kagum.


Sedang kan Rika yang tidak mendengar jawaban dari orang yang berdiri di hadapan nya langsung mengangkat kepala nya melihat orang tersebut.


" Kenapa kamu liatin aku seperti itu?" tanya Rika saat melihat orang yang di hadapan nya bengong.


Orang yang di hadapan Rika langsung terkejut mendengar suara Rika.


" Ehk maaf..Aku jadi bengong" sahut orang tersebut.


Rika hendak pergi untuk menemui Kia, tapi di tahan oleh orang tersebut.


" Maaf kamu mau kemana?" tanya orang tersebut.


Rika yang mendengar pertanyaan orang tersebut langsung menyipit kan mata nya.

__ADS_1


" Maksud kamu apa?" tanya Rika balik.


" Maksud saya kamu mau kemana? di panti ini sedang ada acara, jadi kalau kamu mau bermaksu mau menyumbang untuk panti ini tidak bisa, karena ibu panti sedang ada acara" sahut orang tersebut.


Rika yang mendengar penjelasan dari orang tersebut langsung balik badan ingin pergi menemui sahabat nya, tapi lagi lagi di tahan oleh orang tersebut.


" Ehhk eehk kamu tidak dengar apa yang baru aku bilang ya, di dalam lagi ada acara, kamu tidak boleh masuk" cegah orang tersebut.


Rika yang sudah geram pun langsung membalik kan lagi tubuh nya menghadap orang tersebut.


" Kamu pikir aku ke sini mau ngapain kalau tidak untuk menghadiri acara pertunangan sahabat saya Widya, jadi tolong kamu jangan cegah saya buat masuk ke dalam, karena saya mau masuk" ucap Rika dengan jengkel.


Kia yang mendengar ada keributan pun langsung menghampiri Rika dan orang tersebut.


" Rika ada apa ini, kok kalian bertengkar?" tanya Kia.


Rika yang melihat sahabat nya datang pun langsung bernapas lega.


" Ini orang ngelarang aku masuk Kia, dia kira aku datang mau ngasih sumbangan" sahut Rika kesel.


" Yaah mana aku tau, orang penampilan kamu bukan kayak mau datang buat acara ini aku lihat" ucap orang tersebut tanpa merasa bersalah.


Saat sudah di dalam, Rika langsung mengambil minum karena ingin mendingin kan amarah nya karena ulah orang tadi.


" Siapa sih dia, seenak nya saja kalau bicara" ucap Rika kesal.


Kia tidak menjawab, dia hanya memperhati kan Rika saja karena kesal, tiba tiba Pandu datang bersama Firman, dan di susul Aldi dan Widya di belakang.


" Sayang kamu dari mana? tadi saat Mas bicara sama ibu Panti kamu tidak kelihatan" ucap Pandu sambil memeluk pinggang Kia.


" Kia dari luar Mas, liat anak anak main" sahut Kia dan di angguki kepala oleh Pandu.


Widya yang melihat kedatangan Rika pun langsung menyambut nya senang.


" Rika ahkir nya kamu datang juga, makasih ya uda sempatin datang" ucap Widya sambil memeluk Rika.


" Aku pasti datang lha, gak mungkin sahabat aku tunangan aku gak hadir" sahut Rika membalas pelukan Widya.


Mereka pun berbincang bincang sambil memakan cemilan, saat asik berbincang bincang, datang seseorang yang membuat Rika kesal kembali.


" Hai kita ketemu lagi" ucap orang tersebut.

__ADS_1


Rika hanya diam saja, sedang kan yang lain hanya melihat ke arah Kia dan orang tersebut.


" Kamu kenal sama Rika Za" tanya Firman.


"Oh jadi nama nya Rika, cantik..secantik orang nya" sahut Reza, yaah orang yang dari tadi buat Rika kesal adalah Reza.


Reza adalah sepupu Firman yang tinggal di bandung, dan dia baru dua mingguan tinggal di jakarta karena di suruh papa mama nya Firman untuk membantu mengurus perusahaan orang tua Firman.


Reza pun mengulur kan tangan nya ke arah Rika untuk berkenalan, Rika pun menyambut nya dengan sedikit terpaksa karena tidak mau di fikir sombong oleh sahabat nya dan yang lain nya.


"Reza sepupu Firman dan Widya" ucap Reza.


" Rika sahabat Widya, bukan orang yang mau kasih sumbangan" sahut Rika sengaja menekan kan kata sumbangan.


Semua yang ada di sana heran dengan ucapan Rika, sedang kan Reza hanya tersenyum lucu.


Baru kali ini ada wanita yang jutek banget sama aku, biasa nya dari dulu aku lha yang slalu jual mahal dengan wanita wanita di luar sana, tapi sekarang aku yang di abai kan, sungguh aku penasaran dengan wanita ini, gumam Reza.


Karena acara sudah selesai, Semua keluarga Atmaja pun langsung permisi pulang, Rika pun juga permisi pulang karena hari sudah sore.


Saat di parkiran, Rika ingin masuk ke dalam mobil, tapi Ia do hentikan oleh panggilan Reza.


" Rikaa" panggil Reza.


Rika pun langsung menutup kembali pintu mobil nya saat mendengar suara Reza memanggil nama nya.


" Ada apa?" tanya Rika sedikit males.


" Boleh aku mintak nomor ponsel mu, aku ingin berteman dengan mu, karena aku juga di sini baru dan belum punya teman" ucap Reza.


Rika pun tidak banyak bicara, dia langsung mengetik nomor ponsel nya di Hp Reza, setelah itu dia langsung memberi kan Hp nya kembali dan langsung masuk ke dalam mobil,kemudia melaju kan mobil nya keluar dari pekarangan panti asuhan.


Bersambung...


**Jangan lupa untuk slalu dukung karya Author ya Readers, dengan Like,Komen dan Vote yang banyak, plissss...


Biar Karya Author bisa masuk rangking, dukungan kalian sangat berarti buat Author.


Terima Kasih


Salam sayang Author untuk kalian semua 😊😊**

__ADS_1


__ADS_2