
Begitu lagu selesai Pandu langsung mencium kening Kia dengan mesra, setelah itu Pandu mencium perut buncit Kia.
Semua para tamu yang melihat kehangatan yang di beri kan Pandu pada Kia langsung berteriak histeris merasa iri.
Mama dan papa Pandu begitu bahagia melihat kehangatan keluarga anak laki laki nya.
Semoga rumah tangga kalian selalu bahagia,hingga mau memisah kan kalian nak, batin Mama Dewi yang tanpa terasa air mata nya mengalir di pipi.
Firman yang melihat para tamu yang begitu mengagumi Pandu dan Kia merasa kesal sendiri.
" Kenapa jadi mereka sih yank yang menjadi pusat perhatian, kan acara ini kita yang punya sayang" ucap Firman kesal.
Rika hanya tersenyum melihat kekesalan calon suami nya itu.
" Mereka emang selalu menjadi pusat perhatian bebh, masa kamu kesel lihat mereka yang jadi kesal, seharus nya kamu contohin mereka bebh" ucap Rika.
Aldi dan Widya hanya bisa mendengar percakapan pasangan lebay yang baru saja lamaran ini.
Acara pun selesai, karena sudah lelah, Pandu sekeluarga langsung pulang ke kediaman Atmaja, Aldi dan Widya juga langsung pulang ke rumah mereka, Begitu juga dengan Firman dan Rika.
Bayu saat ini sedang mengantar Bela untuk pulang, Bela merasa jantung berdetak begitu cepat, padahal Bayu sama sekali tidak melihat diri nya, Bayu hanya fokus melihat jalan.
Namun tiba tiba Bayu memberhenti kan mobil nya di sebuah taman yang masih ramai, karena memang malam ini malam minggu.
" Lho kok kita berenti di sini pak?" tanya Bela yang heran kenapa mobil nya tiba tiba berhenti.
" Kamu lupa kalau aku mau berbicara sama kamu" ucap Bayu.
__ADS_1
Bela langsung ingat kalau Bayu ingin membicara kan sesuatu pada nya, tapi Bayu tidak mau di saat acara lamaran Firman dan Rika.
" Ayo turun" ajak Bayu.
Bela pun turun dari mobil mengikuti Bayu yang berjalan masuk ke dalam taman, Bayu duduk di salah satu bangku, Bayu melihat banyak orang yang berpacaran dengan pasangan nya masing masing.
Kini Bela dan Bayu sedang duduk di kursi yang sama, Bela meremas tangan nya karena jantung nya dari tadi terua berdetak cepat.
" Bel ada yang mau aku bicara kan?" ucap Bayu.
" Apa?" tanya Bela dengan suara lembut nya.
" Bel sebenar nya saat aku datang pertama kali ke kantor Pandu, dan melihat kamu begitu gugup melihat aku, aku sedikit tertarik dengan kamu" ucap Bayu terdiam sesaat sambil melihay ke arah orang orang yang sedanh berpacaran.
" Dan lama kelamaan entah kenapa aku selalu melihat bayang bayang mu, sampai aku tidak konsen untuk bekerja" sambung Bayu lalu melihat ke arah Bela, Bayu ingin tahu seperti apa reaksi Bela, tapi yang di lihat Bayu Bela hanya diam saja sambil menunduk kan kepala nya.
Bela menatap mata Bayu, dia mencari kebohongan di mata Bayu, tapi tidak ada kebohongan di sana, Bela mengalih kan kepala nya ke arah lain, dia menarik nafas perlahan agar merasa tenang, tapi sebenar nya jantung nya berdetak tak karuan.
" Apa yang mambuat pak Bayu mencintai saya? saya hanya gadis biasa, yang tidak selevel dengan pak Bayu, saya hanya gadis yang menjadi tulang pinggung untuk ibu dan adik adik saya, saya rasa pak Bayu tidak pantas untuk saya" ucap Bela setenang mungkin.
" Apa cinta harus di sama kan dengan tahta, hanya fikiran orang bodoh yang menilai seperti itu" sahut Bayu menanggapi ucapan Bela.
" Bel kamu tahu Kia kan istri nya bos kamu, dia orang yang sama seperti mu, tapi karena kesederhanaan dan kelembutan nya, Bos kamu bisa begitu tergila gila pada nya, padahal begitu banyak wanita kaya dan cantik yang tertarik dengan pesona bos kamu, tapi semua itu tidak perna di pandang oleh bos kamu, dan di saat di bertemu dengan Kia, Pandu bos kamu langsung tertarik dengan Kia" ucap Bayu mencerita kan pada Bela.
" Apa pak Bayu salah satu nya pria yang pernah jatuh cinta dengan Nona Kia, mengingat dulu nona Kia perna ketakutan melihat bapak, di saat acara pernikahan pak Aldi" tanya Bela ingin tahu.
Sebelum Bayu menjawab, ia menarik nafas terlebih dahulu.
__ADS_1
" Iya Bel....kamu benar, mungkin aku akan cerita sedikit sama kamu" ucap Bayu sambil menatap wajah Bela dari terang nya cahaya bulan, kemudian Bayu mengalih kan pandangan nya melihat kearah depan.
" Dulu aku belum memegang perusahaan, aku masih bekerja menjadi dokter di rumah sakit milik Pandu, aku dan Kia kenal karena satu kampus, dari dulu aku mencintai dia, tapi aku tidak berani mengutara kan nya karena Kia tidak perna mau berpacaran, sehingga aku memendam perasaan ku agar aku masih bisa dekat dengan dia" ucap Bayu mulai mencerita kan.
" Sampai aku harus mengambil kuliah di luar negeri untuk melanjut kan spesialis ku, setelah gelar itu selesai, aku kembali ke sini, dan melamar menjadi dokter di rumah sakit yang sama dengan Kia bekerja, saat itu aku belum tahu kalau Pandu sudah menikahi Kia, karena mereka menikah karena ada suatu kejadian, dan entah kenapa Pandu begitu berani langsung meminta Kia untuk menjadi istri nya di saat ayah Kia ingin menghembus kan nafas nya untuk yang terahkir kali nya"
" Pernikahan mereka belum banyak di ketahui orang luar, termasuk aku, dan saat aku malamar Kia, Kia berkata kalau dia sudah bersuami, aku terkejut, hati ku sakit, dan aku berkata kalau aku ikhlas, tapi nyata nya aku tidak ikhlas, sampai sampai aku hampir mencelakai Pandu, tapi saat itu Kia langsung menyadar kan aku, dengan Kia menelpon ku, di situ aku sadar kalau apa yang aku lakukan salah, dan di situ juga kalau Pandu langsung mengajak aku untuk menjadi teman nya, aku kira Pandu akan menjeblos kan aku penjara, tapi ternyata tidak, dari situ lah aku dan Pandu bisa dekat" ucap Pandu mencerita kan semua nya pada Bela.
" Dan saat aku melihat mu, aku melihat kesederhanaan pada diri mu, bukan karena aku mengingat Kia, tapi aku memang benar benar jatuh hati dengan mu setelah pertemuan kita beberapa kali" ucap Bayu langsung melihat ke arah Bela.
" Bel...will you merry me?" ucap Bayu yang sudah mengeluar kan kotak cincin di hadapan Bela.
Bela langsung terkejut melihat Bayu langsung mengajak nya menikah setelah dia bercerita masa lalu cinta nya yang bertepuk sebelah tangan.
Bersambung.
Jangan lupa untuk selalu dukung karya author ya readera tercinta, dengan Like,Komen yang positif, dan vote.
Kasih bunga dan kopi yang banyak juga, pleaaaas.
Terima kasih banyak
Jangan lupa untuk mampir di novel author yang kedua ya, di jamin cerita nya gak kalah seru.
Love You 😘😘
__ADS_1