Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan

Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan
DCJPT 76


__ADS_3

Mobil yang dikendarai Raja sudah tiba di toko kue Cahaya, setelah mendpat kabar dari Cahaya kalau dia masih berada di toko kue, dengan cepat Raja melaju kan mobil nya menuju toko kue Cahaya.


" Raja" panggil Cahaya saat melihat Raja sudah keluar dari mobil.


Raja langsung berjalan ke arah Cahaya, " Kamu gak apa apa kan?" tanya Raja saat sudah berada di hadapan Cahaya.


Pasti kak Ara yang memberitahu kan kejaidan tadi pada Raja, padahal aku gak mau kalau Raja tahu, pasti akan membuat Raja dan Cahaya jadi semakin salah paham, batin Cahaya.


" Ya" panggil Raja karena melihat Cahaya malah melamun.


" Aku gak apa apa kok Ja" sahut Cahaya dan langsung mengajak Raja duduk di kursi kosong yang ada di toko kue nya.


" Aku mau kamu eri tahu aku kalau ada sesuatu yang terjadi pada kamu Ya, karena aku tidak tahu kalu kamu gak cerita sama aku" ucap Raja langsung.


Cahaya hanya bisa mendesah sambil menatap wajah Raja.


" Aku nantik akan bakalan jauh dari kamu Ya, kita berada di waktu yang berbeda, aku mau kamu beri tahu aku apa pun yang terjadi sama kamu saat aku berada di Jerman nanti" ucap Raja lagi yang langsung di angguki kepala oleh Cahaya.


" Ja" panggil Cahaya dengan suara lembut nya.


" Hammmm" sahut Raja menatap Cahaya.


" Boleh aku bertanya?" tanya Cahaya dengan sedikit takut.


Raja menyipit kan mata nya menatap Cahaya, " Tanya apa?" ucap Raja.

__ADS_1


" Kenapa kamu tidak menerima cinta Tiara, bukan kah dia wanita yang cantik, dan unga kampus di fakultas kamu" tanya Cahaya menatap wajah Raja yang juga menatap nya.


" Jujur aku saja yang seorang wanita begitu tergoda dengan kecantikan Tiara, dia juga wanita yang baik kan?" lanjut Cahaya.


Raja mengela nafas nya dengan berat, sebelum Ia menjawab, Raja menatap Cahaya lalu melihat pandangan ke depan.


" Secantik apa pun wanita yang mendekati ku, kalau sudah ada satu orang yang mengisi hati ku, aku gak akan mudah  berpaling Ya, mungkin sifat aku ini nurun pada papa ku, yang begitu sulit dan tidak percaya dengan nama nya cinta, tapi setelah menemukan satu orang wanita yang menurut nya pas dan klik di hati kami, kami langsung berusaha untuk menjaga nya bahkan dengan nyawa kami sendiri, wanita itu adalah kamu dan mama ku" ucap Raja memberi tahu.


" Kamu tahu Ya, sat aku pertama melihat kamu dan membantu aku dari para preman itu, aku langsung terkagum dengan kamu, kehebatan bela diri kamu, dan kecantikan kamu yang natural apa ada nya, dan suara kamu yang begitu lembut saat kamu bilang kalau kamu tidak apa apa" ucap Raja memberi tahu saat pertemuan pertama mereka.


" Aku di situ sudah jatuh hati pada mu, aku cari kamu di sana setelah pertemuan kita yang pertama agar aku bisa bertemu lagi, tapi selama empat tahun lama nya kita baru di pertemukan kembali, dan selama empat tahun itu, aku kamu sudha berada di hati ku Ya, walau pun aku gak tahu kamu sudah punya pasangan atau tidak saat itu" ucap Raja melanjut kan kata kata nya.


Cahaya yang mendengar nya langsung menetes kan air mata nya, ia begitu terharu dengan kesungguhan cinta Raja pada diri nya, Cahaya bersyukur bisa di pertemukan kembali oleh Raja, dan sekarang sudah menjadi calon suami nya, walau pun sebentar lagi mereka akan terpisah oleh jarak waktu yang cukup lama, sampai mereka melulus kan kuliah mereka nanti nya.


" Pasti nanti aku begitu kangen sama kamu, kalau kamu sudah berada di Jerman" ucap Cahaya senagja mengganti topik.


Haikal dan Andra sudah smapai di kediaman Atmaja, dengan tubuh yang sedikit terasa sakit, Andra masuk ke dalam rumah dengan wajah sedikit meringis menahan sakit, dan semua itu tak luput dari pandangan Kia.


" Loh Andra kamu kenapa sayang?" tanya Kia.


" Biasa lah Ma, mencoba menyelamat kan seorang wanita cantik, jadi nya Andra rela tubuh nya sakit sakit dan sampai luka begitu" ucap Haikal dengan kekehan kecil dari belakang Andra.


Kia yang mendengar ucapan Haikal langsung menaut kan alis nya, sementara mama Anita yang mendegar anak nya sedang tidak baik baik saja langsung menghampiri Andra dan terkejut bukan main saat melihat ada luka di tangan Andra.


" Sayang kamu kenapa? kok sampai luka luka begini?" tanya Anita khawatir.

__ADS_1


" Gak apa apa Ma, hanya luka kecil aja" sahut Andra langsung duduk di sofa ruang keluarga.


Yang lain nya mengikuti Andra duduk, Kia sudah mengambil kotak obat untuk mengobati luka yang ada di tangan Andra.


" Tadi ada kecelakan kecil Tan, jadi Andra mencoba untuk menjadi pahlawan bagi wanita yang di selamat kan Andra" ledek Haikal lagi.


" Kamu punya pacar Ndra? atau lagi jatuh cinta sama seorang wanita?" tanya Anita sambil membersih kan luka Andra.


" IIsshh..mama percaya sama ucapan anak cunguk itu, ya gak lah..Andra uda ada calon buat jadi menantu mama, tapi nanti nanti aja lah Andra kenalin" sahut Andra agar Haikal tidak meledeki diri nya terus.


" Siapa?" tanya semua yang ada di ruang keluarga.


" Mau tau aja apa mau tau banget" ucap Andra sengaja membuat semua yang ada di sana serius pada ucapan Andra.


" Alaah..dasar Jones, jomblo aja ngaku ngaku punya pacar, di kibulin tu kalian semua sama tu anak" ucap Ara yang baru masuk dengan Azmi dan mendengar ucapan adik nya.


" Kalau masuk ucap salam dulu dong, kayak setan Lo" ucap Andra yang langsung mendapat timpukan batal dari Ara karea di bilang setan.


" kakak uda ucap salam ya, tapi kalian aja pada gak dengar, orang pada bahas si jones ini yang gak laku kalu" ucap Ara.


Azmi yang melihat adik dan kakak ini selalu aja ribut hanya bisa menggeleng kan kepala nya dan tersenyum.


" Kamu jangan heran nanti nya kalau melihat mereka selalu berantem ya nak, mereka emang selalu seperti ini, ribut mulu, tapi kalau gak ketemu malah cari carian" ucap mama Anita.


" Dihh siapa yang nyariian si joens ini, kakak gak pernah ya Ma" ucap Ara.

__ADS_1


" Ahk masak, jadi dulu siapa yang nangis nangis saat aku di kira hilang padahal aku nya lagi bobok di kamar tamu" ucap Andra engingat kan Ara dan membuat semua yang ada di sana menertawai Ara, Ara jadi malu dan menunduk kan kepala nya.


Bersambung.


__ADS_2