Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan

Dokter Cantik Jodohnya Presdir Tampan
Bab 206


__ADS_3

Bela langsung merasa ketakutan saat Yara sudah hampir mendekati dirinya dan Bayu.


" Ma..af Pak Bayu, saya tidak bisa menerima bunga dari bapak, masih ada yang lebih berhak untuk menerima bunga ini" ucap Bela sambil melihat ke arah Yara yang sudah semakin dekat.


Bayu terkejut mendengar perkataan Bela kalau Bela menolak bunga pemberian dari nya.


Yara pun yang mendengar Bela menolak bunga pemberian dari kakak nya langsung menghenti kan langkah kaki nya.


Semua orang melihat Bela tidak menerima bunga itu merasa heran, Bayu menatap wajah Bela yang merasa ketakutan, ada cairan bening yang keluar dari sudut mata Bela.


" Tapi kena...." ucapan Bayu terpotong karena Bela langsung pergi begitu saja.


" Permisi pak" pamit Bela langsng berlari keluar dari tempat acara.


" Kak ada apa ya?" tanya Widya yang melihat sedikit ada keributan di bawah sana setelah lemparan bunga.


" Kakak juga gak tahu sayang, yasudah biar kan saja, itu lihat para tamu sudah pada naik lagi" sahut Aldi dan menujuk para tamu yang sudah naik ke atas pelaminan dan mengucap kan selamat.


Bayu masih berdiri mematung karena bunga pemberian nya di tolak oleh Bela, ada rasa aneh di lihat nya dari diri Bela saat tidak menerima bunga pemberian nya.


Niko sang asisten langsung msnghampiri Bayu agar tidak lagi menjadi bahan tontonan para tamu.


" Bos ayo kita pulang saja, tidak enak di lihatin sama tamu yang masih ada di sini" bisik Niko saat sudah berada di samping Bayu.


Bayu pun melihat ke sekeliling nya, dan benar saja kalau hampir semua mata melihat ke arah nya, Bela pun langsung berjalan ke arah Pandu untuk pamit, setelah itu Bayu langsung naik ke pelaminan untuk mengucap kan selamat pada Aldi dan Widya.


Sementara Bela keluar dari hotel dan menangis sambil berlari, Hal itu di lihat oleh mata Reza.


" Wanita itu menagis, pasti Yara juga menangis, dasar buaya" ucap Reza sambil mengepal kan tangan nya.


Reza sengaja menunggu Bayu keluar dari dalam hotel, Reza ingin memberi kan pelajaran karena sudah membuat dua wanita menangis sekaligus, itu lah yang di fikir Reza saat ini.


Setelah mengucap kan selamat pada pasangan pengantin, Bayu, Yara dan Niko langsung keluar dari hotel untuk pulang ke rumah mereka.


Reza yang melihat Bayu keluar langsung menghampiri Bayu.


Buukkkk


Bayu, Yara dan Niko terkejut karena mendapat pukulan dari Reza.


" Reza" ucap Yara terkejut.

__ADS_1


" Siapa kamu, kenapa kamu memukul saya" ucap Bayu yang merasa bibir nya berdarah akibat pukulan Reza.


" Kamu tidak perlu siapa aku, tapi yang perli kamu tahu, kalau kamu sudah menyakit hati wanita" ucap Reza dengan emosi.


" Apa maksud mu" tanya Bayu karena tidak mengerti.


" Maksud kamu apa Za" kali ini Yara yang bertanya.


Bayu yang mendengar adik nya menyebut nama orang yang memukul diri nya langsung menghadap ke adik nya.


" Kamu kenal dia Ra" tanya Bayu.


Yara hanya mengangguk kan kepala nya saja tanda membenar kan ucapan kakak nya.


" Kamu jalan dengan Yara tapi kamu memberi kan bunga pada wanita lain, dan tadi aku melihat kalau wanita itu menangis keluar dari sini" ucap Reza yang sudah tidak bisa menahan emosi nya.


" Seperti nya kamu salah paham" ucap Bayu dan menatap wajah adik nya.


" Ra sebaik nya kamu selesai kan urusan mu dengan lelaki ini, kakak tunggu di mobil" ucap Bayu sambil melangkah kan kaki nya meninggal kan Yara dan Reza.


Reza terlihat bingung melihat Bayu pergi begitu saja dan tidak marah sama sekali pada Yara.


Yara masih menatap Reza dengan tatapan marah karena sudah memukul kakak nya.


Deg


Reza terkejut mendengar ucapan Yara, dia langsung melihat Ke arah Bayu yang sudah tidak terlihat lagi, dan kembali melihat wajah Yara yang sudah mengeluar kan air mata nya.


" Kenapa diam?" tanya Yara lagi.


" Maaf Ra, aku tidak tahu kalau dia kakak kamu, selama kita pacaran dulu kamu tidak pernah mengenal kan kakak mu dengan ku Ra" ucap Reza merasa bersalah.


" Walau pun kamu tidak pernah tahu kakak ku, tapi setidak nya kamu tidak asal main pukul aja Za, kamu bukan seperti Reza yang aku kenal dulu" sahut Yara.


" Ra aku begini karena aku ingin kita bisa bersama seperti dulu, aku yakin kamu masih ada perasaan sama aku kan Ra" ucap Reza yang ingin memegamg tangan Yara, tapi langsung di tepis Yara.


" Kamu gak tahu apa yang aku rasa kan saat aku melihat mu dulu berciuman dengan dia Za, hati ku sakit Za" ucap Yara dengan emosi.


" Tapi justru dengan aku pergi dari kamu, justru aku semkin sakit Za, aku selalu melihat bayang bayang mu walau pun aku jauh dari kamu" sambung Yara lagi dan menarik nafas nya sejenak.


" Setiap detik aku terus memikir kan mu Za, setiap aku melangkah, bayangan mu selalu ada di mana mana, aku rindu kamu Za, tapi malah membuat diri ku ragu dengan diri ku sendiri, 4 tahun Za, 4 tahun aku menderita karna aku belum bisa melupakan mu, walau pun aku sudah berusaha untuk melupakan mu" jerit Yara di saat itu hujan turun begitu deras nya membasahi tubuh Reza dan Yara.

__ADS_1


Jantung Reza sakit mendengar semua perkataan Yara, ada rasa bahagia karena Yara bisa jadi masih mencintai nyaz tapi Reza begitu sakit karena Yara begitu menderita dulu.


" Apa yang kamu rasa dulu semua itu juga aku rasa Ra, aku juga sakit, aku mencari mu kemana mana, maka nya aku menjadi lelaki bejat yang mempermain kan hati wanita" ucap Reza memberi tahukan menderitaan nya dulu.


" Tapi sekarang kamu sudah mencintai wanita lain Za, dan kamu sudah bisa melupakan aku" ucap Yara dengan suara tercekat nya.


Reza terdiam sesaat, memang benar dia sempat mecintai Rika, tapi dia juga ingin bersatu kembali dengan Yara, cinta pertama nya dan orang yang membuat diri nya hancur dulu.


" Nik kamu kenal siapa lelaki itu" tanya Bayu pada Niko yang menunggu di mobil.


" Dia sepupu nya Tuan Firman Bos, sahabat nya Tuan Pandu" ucap Niko memberi tahu.


Yara merasa sudah tidak ada lagi yang di bicara kan,Dia berlari ke arah jalanan karena tidak mau kakak nya curiga melihat keadaan nya yang lagi kacau.


Reza pun mengejar Yara yang lari ke arah jalanan, hujan begitu lebat nya membuat Yara dan Reza sudah kuyub.


Yara yang terus berlari ahkir nya Reza menjerit mengeluar kan isi hati nya pada Yara.


" YARAAAA....APAKAH TIDAK ADA SETITIK HARAPAN UNTUK KU AGAR AKU BISA MENGISI HATI MU LAGIII" teriak Reza yang sontak membuat Yara berhenti dari lari nya dan membalik kan badan nya menghadap Reza yang berdiri beberapa meter dari tempat diri nya berdiri.


Reza yang melihat Yara berhenti dan melihat ke arah nya langsung mengangkat tangan agar Yara kambali pada nya.


Yara terdiam sesaat, kemudian dia tersenyum dan berlari ke arah Reza dengan air mata yang mengalir di pipi nya berbarengan dengan air hujan membasahi wajah nya.


Yara langsung memeluk Reza, dan Reza pun membalas pelukan Yara, Reza begitu bahagia ahkir nya cinta pertama nya mau memberikan kesempatan untuk diri nya.


" Beri aku kesempatan sekali lagi Ra, agar aku bisa mengisi hati mu kembali, dan kamu juga mengisi hati ku" ucap Reza sambil memeluk Yara dengab erat.


Yara hanya mengangguk kan kepala nya sambil memeluk Reza dan menangis di dalam pelukan Reza.


Dari jauh Bayu dan Niko melihat ke arah Reza dan Yara, Bayu senang ahkir nya adik nya bisa menemukan cinta nya kembali, tapi Bayu kesal karena sudah mendapat bogeman dari Reza dan menunggu mereka terlalu lama.


" Ck..seperti flim india saja lari lari saat hujan setelah itu baikan" ucap Bayu sambil memegamg bibir nya yang di pukul Reza tadi.


" Kita pulang saja Nik, Yara pasti di antar lelaki sialan itu" ucap Bayu pada Niko, dan Niko hanya mengangguk kan kepala nya dan melaju kan mobil nya meninggal kan hotek tempat Aldi dan Widya resepsi.


Bersambung...


Mohon untuk dukungan nya ya readers tercinta, dengan Like,komen dan Vote.


Kasih Bunga dan Kopi yang banyak plisss 🙏🙏

__ADS_1


Salam sayang Author untuk readers tercinta.


Love You More 😊😊


__ADS_2