
Aldi masuk ke ruangan Pandu untuk mengajak bos sekaligus sahabat yang sudah di anggap sepupu itu untuk makan siang, tapi ketika sudah masuk ke dalam ruangan Pandu, Aldi terkejut melihat kedatangan Kia.
" Lho Kia kamu datang?" tanya Aldi langsung duduk di sofa.
" Iya kak, Kia kangen sama Mas Pandu" sahut Kia sambil tersenyum.
" Yasudah kalau gitu aku keluar dulu dech, takut nya ganggu kalian pula, tadi nya aku ke sini mau ngajak Pandu makan siang" ucap Aldi dan hendak mau bangkit dari sofa tapi langsung di cegah Kia.
" Kak mau kemana, sini aja kali, gak ganggu juga kali Kak, dan sekalian kita makan siang sama sama, Kia memang sudah bawak bekal buat Mas Pandu dan Kak Aldi" sahut Kia sebelum Aldi beranjak.
" Udah ayo kita makan siang di sini, Kia sudah bawa bekal banyak banget" ucap Pandu menimpali.
" Dengan senang hati" sahut Aldi sambil tersenyum.
Kia pun langsung menyiap kan makanan yang di bawa nya, Aldi juga menyuruh Bela untuk menyiap kan alat makan buat mereka.
Mereka makan dengan lahap sambil sesekali bercerita.
" Oia kak, gimana rencana kakak sama Widya?" tanya Kia di sela mereka makan.
" Sabtu ini kakak mau ke panti Kia, mau membicara kan pada ibu panti kalau kakak mau menghitbah Widya" sahut Aldi.
" Waah bagus dong kak, lebih cepat lebih baik" ucap Kia lagi sambil tersenyum senang.
" Sayang makan dulu baru bicara, nanti kamu keselek lho" ucap Pandu mengingat kan Kia.
" Iya Mas maaf,tadi Kia begitu senang mendengar nya" sahut Kia langsung melanjut kan makan nya.
Setelah mereka selesai makan, mereka berbincang bincang sebentar.
" Jadi kapan rencana nya kak Aldi mau menghalal kan Widya?" tanya Kia lagi.
" Mungkin dua bulan setelah kakak bicara sama ibu panti dan orang tua Firman, kan Widya juga sudah menjadi anak dari orang tua Firman, walau pun Widya tidak mau tinggal di sana" sahut Aldi memberi tahu.
" Kia senang dengar nya kak, ahkir nya kakak sama Widya bisa bersama, mengingat pertemuan kalian yang seperti tikus dan kuncing" ucap Kia lagi sambil terkekeh mengingat kejadian Aldi dan widya dulu.
__ADS_1
Aldi pun tersenyum saat mengingat pertemuan nya dengan Widya dulu, di tambah setiap mereka bertemu pasti berantem adu mulut.
" Itu lha yang nama jodoh sayang, kita mana bisa tau, seperti Mas dan kamu, yang baru beberapa kali bertemu tiba tiba dengan berani langsung menikahi kamu" ucap Pandu memberi tahu pada Kia.
" Iya Mas, semoga tidak ada lagi orang yang mau memisah kan kita ya Mas, sampai kita menua bersama" sahut Kia memeluk Pandu.
" Iya sayang, Mas juga gak akan biar kan ada orang yang mau memisah kan kita" ucap Pandu dan mencium kening Kia dengan lembut.
" Kalian kalau mau mesra mesra jangan di depan aku dong, aku kan jadi iri liat nya" ucap Aldi dengan kesel.
Pandu dan Kia hanya tertawa melihat wajah Aldi yang lagi cemberut.
Setelah cerita sedikit, Aldi kembali ke ruangan nya, sedang kan Pandu dan Kia langsung malaksana ka. sholag Dzuhur di ruangan Pandu, begitu pun dengan Aldi, sholat Dzuhur di ruangan nya.
Setelah melaksana kan kewajiban muslim, Pandu langsung melanjut kan pekerjaan nya, sedang kan Kia duduk di sofa sambil membaca novel yang di bawa nya dari rumah.
Kia membaca novel sambil cekikikan, Pandu yang mendengar istri nya cekikikan pun ikut tersenyum melihat nya.
Melihat kamu tertawa seperti itu, hati Mas adem banget sayang,Mas janji akan slalu manjaga kamu walau pun nyawa Mas taruhan nya, gumam Pandu yang masih melihat Kia cekikikan.
"Tolong... aku mohon tolong keluar kan aku dari sini" jerit Iren sambil berteriak histeris.
Mama Iren dan Meri yang mendengar teriakan Iren tidak bisa membantu, mereka hanya bisa mendengar Iren menjerit ketakutan saja
" Maaf kan mama nak, mama tidak bisa membantu kamu, mama juga di kurung di sini sayang" jerit mama Iren.
" Mama Iren takut, di sini ada tikus, dan ruangan ini sangat pengap Ma, gelap sekali, tolong keluar kan Iren dari sini Ma, Iren gak sanggup tinggal di sini" jerit Iren menangis ketakutan.
Meri juga ikut menangis mendengar jeritan Iren, Dia juga sama ketakutan luar biasa, tapi dia memilih diam dari pada makin di siksa lebih parah lagi.
Para polisi datang ke dalam sel bawah tanah karna mengantar makan siang untuk mereka bertiga.
para polisi yang mendengar jeritan Iren langsung memaki nya karna berisik.
" Hei kenapa kalian ribut sekali" ucap polisi tersebut.
__ADS_1
Iren yang melihat ada yang datang langsung meminta tolong.
" Pak tolong keluar kan saya dari sini, saya mohon pak, letak saya di sel kemaron saja, saya tidak sanggup di sini pak, saya mohon" ucap Iren dengan memohon dan menangis.
" Kalian mohon saja pada keluarga Atmaja, mereka yang meletak kan kalian di sini, karna kalian sudah begitu jahat dengan istri nya, semoga kalian bisa insyaf dan segera menyadari kesalahn kalian" sahut polisi tesebut.
" Ini makan lha, sudah saat nya jadwal makan siang" sambung polisi itu lagi dan langsung meninggal kan mereka bertiga.
Iren, Meri dan Mama Iren melihat 3 piring yang ada di depan nya, dengan nasi dan lauk hanya tempe goreng secuil dan air putih di cangkir berbentuk kaleng yang bentuk nya sedikit peyot.
Aaaaaaaaaaaaaaaggggr
" AKU BENCI KAU KIA, aku bersumpah akan membunuh mu dengan tangan ku sendiri, penderitaan yang aku alami sekarang akan ku balas nanti" ucap Iren sambil menjerit geram.
Mama Iren yang mendengar jeritan anak nya pun langsung memasang wajah sadis nya, sedang kan Meri diam saja karna dia takut akan bertambah parah hukuman nya, dia sendiri pun gak tau sampai kapan dia di dalam penjara itu.
Kamu tenang saja sayang, mama juga akan membalas kan dendam mu, kita harus berusaha keluar dari tempat terkutuk ini, gumam mama Iren dengan memasang wajah sadis nya.
Mereka bertiga sama sekali tidak menyentuh makanan yang ada di hadapan mereka, melihay nya saja ingin rasa nya mereka muntah.
lren memikir kan cara nya agar dia bisa keluar dari penjara secepat mungkin, karna Iren sudah tidak sanggup berada di dalam penjara.
Aku harus bisa keluar dari tempat busuk ini, dan aku langsung membalas kan dendam ku dengan tangan ku sendiri, setelah iti aku akan mengahkiri hidup ku sendiri agar aku tidak masuk ke tempat busuk ini lagi, Gumam Iren sambil menggenggam kuat besi pintu sel dengan kuat.
Bersambung.....
Ayo dong jangan lupa Like,Komen dan Vote ya karya Author.
dukungan kalian sangat berarti untuk Author.
Shere novel author ya, plissss
agar banyak yang baca novel Author, dan Author semakin semangat nulis nya.
Terima kasih banyak 🙏🙏
__ADS_1
❤❤❤ All.